Langsung ke konten
Senior ยท Teknologi

Pelatihan IT Lead & Tech Manager yang Memadukan Kepemimpinan Manusia, Disiplin Engineering, dan Tata Kelola Risiko

Tech manager modern memikul tiga beban sekaligus: ritme delivery (DORA), kesehatan sistem (SRE / error budget), dan tata kelola keamanan (DevSecOps, NIST CSF 2.0). Program Neksus 10โ€“14 minggu membangun kompetensi terintegrasi untuk IT Lead, Engineering Manager, dan Head of Engineering di korporat, perbankan, BUMN, dan tech-enabled enterprise.

Target peserta
Tech Lead ยท Engineering Manager ยท IT Lead ยท Head of EngineeringTarget peserta
Durasi tipikal
10โ€“14 minggu (cohort)Durasi tipikal
Fokus inti
DORA ยท SRE ยท DevSecOps ยท ITIL 4 ยท LeadershipFokus inti
Format
Hybrid: workshop + lab + peer-coachingFormat
Jawaban singkat

Pelatihan IT Lead / Tech Manager Neksus membangun lima fondasi: kepemimpinan tim engineering yang berbasis konteks, ritme delivery menggunakan empat DORA metrics (Forsgren-Humble-Kim Accelerate), disiplin keandalan ala Google SRE dengan SLO/SLI/error budget, postur keamanan DevSecOps + NIST CSF 2.0, dan tata kelola layanan ITIL 4. Program 10โ€“14 minggu dengan workshop, lab langsung di stack klien, dan peer-coaching mingguan.

Konteks Peran

Mengapa IT Lead modern memikul beban yang berbeda dari era waterfall

Peran Engineering Manager dan IT Lead di korporat Indonesia bergeser tajam sejak adopsi cloud dan microservices. Riset Accelerate (Forsgren, Humble, Kim) menunjukkan organisasi high-performing engineering meng-ship 208x lebih sering dengan lead time 106x lebih pendek dan recovery time 2604x lebih cepat dari low-performing peers. Yang membedakan adalah disiplin kultural-teknis terukur; jumlah engineer berperan kedua. IT Lead modern bertanggung jawab atas empat DORA metrics (deployment frequency, lead time, change failure rate, MTTR), error budget tim, postur keamanan DevSecOps, dan tata kelola layanan ITIL 4, sambil tetap memimpin manusia. Program Neksus mengintegrasikan kelima domain ini dalam satu kohort, dengan lab langsung di stack klien dan praktik di KPI tim yang sebenarnya.

  • Accelerate (Forsgren-Humble-Kim) membuktikan empat DORA metrics berkorelasi langsung dengan kinerja bisnis dan kepuasan engineer
  • Google SRE memperkenalkan konsep error budget, ruang gagal terukur yang menyeimbangkan delivery vs reliability
  • NIST Cybersecurity Framework 2.0 (Februari 2024) menambah fungsi Govern di samping Identify-Protect-Detect-Respond-Recover
  • ISO/IEC 20000-1:2018 dan ITIL 4 Service Value System adalah acuan tata kelola layanan IT korporat dan BUMN
  • OWASP Top 10 (rilis 2021) menjadi baseline literasi keamanan aplikasi untuk seluruh tim engineering
Promosi engineer tanpa transisi peran = burn out + churn tim

Senior engineer terbaik sering dipromosikan jadi Engineering Manager tanpa kerangka kerja peran baru. Akibatnya: micro-management kode, 1-on-1 berubah jadi code review, dan engineer pergi dalam 6โ€“12 bulan. Riset Stack Overflow Developer Survey 2024 mencatat 'bad management' sebagai penyebab #2 churn engineer di Asia Tenggara.

Kerangka acuan program

Modul Neksus mengintegrasikan Accelerate (DORA), Google SRE Book (SLO/SLI/error budget), NIST CSF 2.0, OWASP Top 10 2021, ITIL 4 Service Value System, COBIT 2019 (untuk konteks audit BUMN/perbankan), dan SAFe / Scrum at Scale untuk konteks multi-tim. Latihan kepemimpinan mengikuti Manager's Path (Camille Fournier) dan The Manager's Handbook.

Engineering leadership adalah disiplin terukur

DORA metrics, SLO compliance, dan MTTR adalah angka yang bisa di-track mingguan. Tech Manager yang memimpin tanpa baseline angka memimpin secara perasaan. Program Neksus dimulai dari instrumentasi baseline empat DORA metrics di stack klien.

Buyer korporat sudah siap angka

CIO / CTO Indonesia sudah familier dengan kerangka Accelerate dan SRE. Tech Manager yang fasih bicara DORA, error budget, dan NIST CSF 2.0 berbicara di gelombang yang sama dengan direksi teknologi mereka.

Profil TNA

Profil TNA yang paling sering kami temukan pada IT Lead / Tech Manager

Pola berikut konsisten muncul dari diagnostik awal di klien Neksus, lintas perbankan, BUMN, manufaktur, dan tech-enabled enterprise.

Gap
Belum ada baseline DORA metrics

Gejala: Tim engineering meng-ship tanpa mengukur deployment frequency, lead time, change failure rate, atau MTTR. Diskusi performance berbasis perasaan.

Dampak bisnis: Direksi meragukan ROI investasi engineering; engineer kehilangan kompas perbaikan kontinu.

Gap
Belum mengenal konsep SLO / SLI / error budget

Gejala: Permintaan reliability dan permintaan delivery dianggap konflik permanen. Setiap insiden disikapi reaktif tanpa kerangka error budget.

Dampak bisnis: Tim oscillate antara over-engineering dan teknis hutang ekstrem; CIO sulit prioritisasi roadmap.

Gap
DevSecOps masih jadi proses paralel, belum terintegrasi

Gejala: Security review dilakukan post-development; OWASP Top 10 belum jadi checklist standar; threat modeling absent di backlog.

Dampak bisnis: Vulnerability ditemukan saat audit eksternal; release tertunda karena perbaikan late-stage; biaya perbaikan 10โ€“100x lebih mahal.

Gap
1-on-1 berubah jadi code review

Gejala: Tech Lead yang baru dipromosikan masih dominan di technical decision; engineer tidak diberi ruang tumbuh.

Dampak bisnis: Senior engineer tidak naik; tim bergantung pada satu titik kegagalan; psychological safety rendah.

Gap
Tata kelola layanan IT lemah

Gejala: Incident management tanpa runbook; change management ad-hoc; problem management absent. ITIL 4 atau ISO/IEC 20000-1 belum dipetakan ke praktik harian.

Dampak bisnis: Audit IT (BPK / KAP eksternal / regulator) menghasilkan banyak temuan; SLA layanan internal sulit dipenuhi.

Gap
Belum punya operating cadence engineering

Gejala: Backlog grooming ad-hoc; sprint review jadi formalitas; retro absent atau menghasilkan action item yang tidak ditindaklanjuti.

Dampak bisnis: Tim berjalan tanpa ritme; learning loop tidak terbentuk; perbaikan kontinu macet.

Pain Point Harian

Pain point yang dirasakan IT Lead / Tech Manager di lapangan

Tekanan direksi: "kenapa fitur lambat, padahal engineer sudah 30 orang?"

Akar: Direksi melihat output sebagai jumlah fitur per kuartal, tanpa visibilitas lead time atau change failure rate.

Respons program: Modul 'DORA Storytelling for the Boardroom', mengubah empat metrik menjadi narasi yang dipahami CFO / CEO, dengan baseline 30-hari dari stack klien sebagai bukti.

Setiap insiden produksi memicu blame game di Slack

Akar: Belum ada blameless post-mortem ritual; SLO / error budget tidak terdefinisi sehingga insiden terasa selalu "kegagalan personal".

Respons program: Modul 'Blameless Post-Mortem + Error Budget', install ritual Google SRE: 5-why, contributing factors, action items dengan owner + due date.

Security team dilihat sebagai blocker oleh engineering

Akar: Security review terjadi setelah PR ready; engineering merasa security menghambat delivery.

Respons program: Modul 'Shift-Left DevSecOps', threat modeling di sprint planning, SAST/DAST di CI, security champion per tim, OWASP Top 10 sebagai checklist code review.

Audit IT (BPK / KAP / regulator) selalu menghasilkan banyak temuan

Akar: Praktik harian belum dipetakan ke ITIL 4 / ISO/IEC 20000-1 / COBIT 2019; dokumentasi minim.

Respons program: Modul 'Audit-Ready Engineering Org', pemetaan praktik ke kontrol ITIL 4 dan COBIT 2019; template runbook, change log, dan evidence trail.

Tech Lead resign karena merasa stagnan

Akar: Tidak ada career ladder teknis (IC track) di samping management track; semua jalur naik berarti menjadi manajer.

Respons program: Modul 'Engineering Career Ladder Design', dual track IC (Senior โ†’ Staff โ†’ Principal โ†’ Distinguished) + Manager (EM โ†’ Director โ†’ VP) berbasis Patterson + Camille Fournier.

Adopsi cloud kacau: cost out-of-control, governance lemah

Akar: Migration dilakukan team-by-team tanpa landing zone, tagging policy, atau FinOps discipline.

Respons program: Modul 'Cloud Governance & FinOps Foundations', landing zone, tagging convention, cost allocation, RACI dengan tim Infra dan Finance.

Tangga Kapabilitas

Tangga kapabilitas IT Lead / Tech Manager, 14 bulan pertama

Setiap tahap menyebutkan kompetensi inti dan sinyal KPI yang menandakan tahap berikutnya siap dijajaki.

1
Bulan 1โ€“3: Identitas peran + instrumentasi baseline
12 minggu
  • Menginternalisasi shift dari hands-on engineer ke leader of engineers
  • Memetakan stakeholder map: Product, Security, Infra, Finance, Compliance
  • Membangun 1-on-1 mingguan dengan setiap engineer (model GROW + technical mentoring split)
  • Menginstrumentasi baseline DORA metrics di stack klien (deployment frequency, lead time, CFR, MTTR)
100% engineer punya 1-on-1 mingguan; dashboard DORA baseline berjalan minimal 30 hari
2
Bulan 4โ€“7: Disiplin SRE + DevSecOps
16 minggu
  • Mendefinisikan SLO/SLI untuk 2โ€“3 layanan kritis tim
  • Menerapkan error budget policy dengan trigger "freeze release" yang disepakati direksi
  • Memasukkan threat modeling ke sprint planning rutin
  • Implementasi SAST/DAST di CI; OWASP Top 10 sebagai checklist code review
  • Menjalankan blameless post-mortem ritual untuk setiap insiden P0/P1
SLO compliance โ‰ฅ 99.9% untuk layanan kritis; MTTR turun 30โ€“50%; vulnerability critical/high terselesaikan โ‰ค 7 hari
3
Bulan 8โ€“11: Tata kelola layanan + audit-ready
16 minggu
  • Memetakan praktik harian ke ITIL 4 Service Value System
  • Menyusun runbook standar untuk top-10 jenis insiden
  • Membangun change advisory board (CAB) ringan untuk perubahan high-risk
  • Mengintegrasikan tata kelola dengan kontrol COBIT 2019 untuk konteks audit BUMN/perbankan
  • Memimpin response audit (BPK / KAP / regulator) dengan evidence trail siap
Audit IT terakhir menghasilkan temuan tipikal menurun โ‰ฅ 50%; SLA layanan internal terpenuhi โ‰ฅ 95%
4
Bulan 12โ€“14: Engineering org as a system
12 minggu
  • Mendesain engineering career ladder dual-track (IC + Manager)
  • Membangun engineering operating cadence: planning kuartalan, monthly review, weekly sync, retro dwi-mingguan
  • Menyiapkan engineering brand: tech blog, open-source contribution policy, hiring playbook
  • Menyiapkan suksesor (manager-once-removed thinking)
Engineer churn turun di bawah 12% tahunan; minimal satu Tech Lead siap naik ke Engineering Manager
KPI yang Diukur

KPI yang seharusnya berubah saat program ini berjalan

Pilih 3โ€“5 KPI dari daftar berikut sebelum program mulai, agar dampak terukur dengan angka, dengan dukungan cerita sebagai lapisan pelengkap.

Deployment frequency (DORA #1)
Naik 3โ€“10x dalam 6 bulan (baseline klien biasanya weekly โ†’ daily)

Indikator paling sensitif dari kesehatan pipeline CI/CD dan disiplin trunk-based development.

Lead time for changes (DORA #2)
Turun 50โ€“80% (target elite tier: < 1 hari)

Mengukur kecepatan ide โ†’ produksi; berkorelasi langsung dengan responsiveness bisnis.

Change failure rate (DORA #3)
โ‰ค 15% (target elite tier: 0โ€“15%)

Memvalidasi kualitas otomatisasi testing dan code review discipline.

MTTR / mean time to restore (DORA #4)
Turun 50% (target elite tier: < 1 jam)

Mengukur kematangan observability, incident response, dan runbook discipline.

SLO compliance untuk layanan kritis
โ‰ฅ 99.9% (atau target SLO spesifik per layanan)

Memberi error budget yang dapat dipakai untuk delivery agresif.

Engineer retention 12 bulan
โ‰ฅ 88% (baseline industri tech ~75โ€“82%)

Manajer langsung adalah faktor #1 retensi engineer (Stack Overflow Developer Survey 2024).

Mean time to detect (MTTD) vulnerability critical
โ‰ค 24 jam dari publikasi CVE

Bukti kematangan DevSecOps dan postur NIST CSF 2.0 (fungsi Detect).

Alat Bantu Keputusan

Workshop intensif 3 hari vs Cohort 10โ€“14 minggu vs Embedded coaching

Tiga bentuk intervensi dengan profil ROI berbeda. Cohort 10โ€“14 minggu adalah rekomendasi default Neksus untuk Engineering Manager dan IT Lead.

KriteriaWorkshop 3 hariCohort 10โ€“14 minggu
โ˜…
Embedded coaching
Investasi per pesertaRp 6โ€“10 jutaRp 18โ€“35 jutaRp 60โ€“120 juta
Instrumentasi DORA baseline di stack klienTidak adaYa, 30-hari baseline realYa, 90-hari deep instrumentation
Skalabilitas ke 15+ engineering managerTinggi, bisa serentakTinggi dengan format cohortRendah, terbatas kapasitas coach senior
Praktik di insiden + audit nyataTidak adaYa, assignment + blameless post-mortem liveYa, di setiap insiden P0/P1 selama engagement
Kapan paling cocokAwareness DORA / NIST CSF untuk direksiDefault untuk Engineering Manager + IT LeadHead of Engineering / VP Eng yang transisi ke peran C-level
Alur Kerja Sama

Alur kerja sama 10โ€“14 minggu, dari kickoff hingga sustaining

  1. 1

    Diagnostik awal & assessment teknis

    Minggu 0

    Pre-assessment online (DORA self-assessment, NIST CSF 2.0 maturity questionnaire, ITIL 4 readiness check) + interview 1:1 dengan setiap peserta + walkthrough stack engineering klien. Output: baseline DORA + heatmap kapabilitas tim.

  2. 2

    Kickoff workshop 3 hari onsite

    Minggu 1โ€“2

    Hari 1: identitas peran Engineering Manager + DORA framework + storytelling for the boardroom. Hari 2: SRE foundation (SLO/SLI/error budget) + blameless post-mortem. Hari 3: DevSecOps shift-left + OWASP Top 10 + threat modeling. Tugas: setiap peserta menyusun rencana 90-hari.

  3. 3

    Lab instrumentasi DORA baseline

    Minggu 2โ€“4

    Tim Neksus + tech lead klien menginstrumentasi pengukuran empat DORA metrics di pipeline klien (GitHub/GitLab + CI/CD tool). Dashboard 30-hari baseline disetujui sebelum bergerak ke modul SRE.

  4. 4

    Live workshop tematik (bi-weekly, 3 jam)

    Minggu 3โ€“12

    Topik bergulir: SLO Workshop (definisi SLO untuk 2โ€“3 layanan kritis), Error Budget Policy, Threat Modeling Practical, ITIL 4 mapping, COBIT 2019 audit readiness, Engineering Career Ladder Design. Setiap sesi dengan assignment praktik 2 minggu.

  5. 5

    Peer-coaching pods (4 manager per pod)

    Minggu 3โ€“13

    Pertemuan mingguan 60 menit antar-peserta dengan kerangka peer-coaching (problem framing, GROW peer-question, accountability check). Difasilitasi remote oleh coach Neksus untuk 3 sesi pertama, kemudian self-running.

  6. 6

    Mid-program check-in dengan CIO / CTO

    Minggu 7

    Peserta + CIO/CTO + coach Neksus dalam sesi 60 menit. Review rencana 90-hari, baseline DORA, SLO definisi, dan kalibrasi ekspektasi delivery vs reliability.

  7. 7

    Capstone presentation, engineering org transformation

    Minggu 13

    Setiap peserta mempresentasikan: DORA baseline โ†’ 90-day target, satu insiden yang ditangani dengan blameless post-mortem, satu SLO yang sudah berjalan, satu vulnerability yang diselesaikan via shift-left DevSecOps, dan rencana career ladder untuk timnya.

  8. 8

    Sustaining: quarterly clinic + audit-readiness review

    Minggu 14 โ†’ 12 bulan

    Klinik triwulanan 90 menit dengan coach Neksus untuk membahas kasus terkini (DORA regression, insiden besar, audit yang akan datang). Akses ke alumni network Engineering Manager Indonesia.

Pemangku Keputusan

Pemangku keputusan dalam program engineering leadership

Lima rangkaian stakeholder yang harus selaras sebelum program berhasil.

CIO / CTO
Sponsor + Mid-program check-in

Justifikasi ROI investasi engineering, koneksi ke roadmap teknologi korporat, dan kepastian audit-readiness.

Head of Engineering / VP Engineering
Co-design

Konsistensi praktik engineering antar-tim, standar dual-track career ladder, dan kesiapan suksesi Tech Lead โ†’ Engineering Manager.

CISO / Head of Security
Co-coach modul DevSecOps

Postur DevSecOps, kepatuhan NIST CSF 2.0 / ISO 27001, dan integrasi security champion per tim engineering.

L&D / Training Manager
Owner program

Operasional logistik, evaluasi Kirkpatrick, integrasi LMS, dan reporting ke CHRO.

Internal Audit / SPI (BUMN) / Compliance
Beneficiary + reviewer evidence trail

Pemetaan praktik engineering ke kontrol ITIL 4, COBIT 2019, dan ISO/IEC 20000-1:2018.

Procurement
Process owner

Vendor scoring, kontrak, e-procurement (BUMN/pemerintah dengan SPSE LKPP) untuk pengadaan multi-cohort.

Catatan Desain Program

Catatan desain, mengapa kami merancang seperti ini

  • Format hybrid (live + lab + async)
    50% live cohort, 30% lab instrumentasi di stack klien, 20% async assignment
    Engineering leadership perlu praktik di stack nyata. Workshop teori tanpa lab menghasilkan awareness yang menguap dalam 30 hari.
  • Ukuran cohort
    8โ€“14 Engineering Manager / IT Lead per cohort
    Cukup kecil untuk role-play 1:1 mendalam, cukup besar untuk diversitas pengalaman lintas-domain (microservices, monolit legacy, data platform).
  • Durasi total
    10โ€“14 minggu (modul SRE + DevSecOps + ITIL 4 perlu praktik berulang)
    Riset Kirkpatrick L3 menunjukkan dampak nyata muncul setelah minimum 8 minggu praktik dengan feedback; engineering leadership memerlukan latensi praktik tambahan untuk siklus insiden alami muncul.
  • Fasilitator
    Fasilitator dengan minimum 12 tahun pengalaman engineering leadership lapangan + sertifikasi salah satu: ICF ACC/PCC, AWS/GCP/Azure Professional, ITIL 4 Managing Professional, atau CISSP
    Pengalaman lapangan memberi kredibilitas; sertifikasi vendor memberi disiplin metode terstandar.
  • Bahasa pengantar
    Bilingual ID/EN, jargon engineering tetap bahasa Inggris (DORA, SLO, error budget, blameless post-mortem); diskusi kontekstual dalam Bahasa Indonesia
    Engineer Indonesia berbahasa campuran sehari-hari; memaksa semua jargon ke Indonesia menambah friction. Diskusi kepemimpinan lebih dalam dalam bahasa ibu.
  • Pengukuran efektivitas
    Kirkpatrick L1 (kepuasan) + L2 (kompetensi) + L3 (perilaku, 3-bulan pasca) + L4 (DORA + SLO + churn engineer, 6-bulan pasca)
    L4 untuk engineering leadership terukur jelas via DORA dan SLO compliance; tidak ada alasan program engineering leadership berhenti di L2.
Pola Hasil Tipikal

Pola hasil tipikal dari klien serupa

Konteks

Bank syariah top-10 nasional, 12 Engineering Manager dari mobile banking + core banking + data platform; target memperbaiki audit OJK terhadap praktik change management.

Intervensi

Cohort 12 minggu dengan emphasis ITIL 4 + COBIT 2019 audit readiness. Lab instrumentasi DORA di pipeline mobile banking. Workshop tematik DevSecOps dengan CISO sebagai co-fasilitator. Mid-program check-in dengan CTO.

Hasil indikatif

Audit OJK berikutnya menghasilkan temuan terkait change management turun signifikan. Lead time mobile banking dari 5 hari โ†’ 1.5 hari dalam 4 bulan pasca-program. Tiga Engineering Manager mempresentasikan praktik baru di forum CIO Bank nasional.

Konteks

BUMN telekomunikasi besar, 18 IT Lead dari unit operasi jaringan, BSS, dan OSS; target menyiapkan tim untuk transformasi cloud-native.

Intervensi

Cohort 14 minggu hybrid. Lab cloud governance + landing zone design. Workshop SRE dengan SLO definisi untuk 3 layanan kritis customer-facing. Coaching pasangan dengan Head of Cloud sebagai mentor.

Hasil indikatif

SLO compliance tiga layanan kritis stabil di 99.95% setelah 5 bulan. MTTR turun 60% (dari 4 jam ke 90 menit rata-rata). Empat dari 18 IT Lead diangkat ke posisi Engineering Manager dalam 12 bulan.

Konteks

Tech-enabled enterprise FMCG (digital commerce + supply chain platform), 10 Engineering Manager dari berbagai tim produk; target menyatukan praktik engineering antar-tim setelah akuisisi.

Intervensi

Cohort 10 minggu fokus DORA + engineering career ladder design. Embedded peer-coaching pods. Workshop tematik blameless post-mortem dan engineering brand.

Hasil indikatif

Empat DORA metrics tim tersinkronisasi dalam satu dashboard korporat dalam 8 minggu. Engineer churn turun dari 22% tahunan menjadi 11% dalam 12 bulan pasca-program. Dual-track career ladder diadopsi sebagai standar HR korporat.

Informasi Procurement

Informasi procurement

  • Format kontrak
    Inhouse cohort tetap (10โ€“14 minggu), program berkelanjutan multi-cohort (3โ€“4 cohort per tahun), atau pendampingan jangka panjang (12 bulan dengan refresh berkala + quarterly clinic).
  • Lokasi
    Onsite di kantor klien (Jabodetabek tanpa biaya transport tambahan), regional onsite untuk BUMN dengan lokasi multi-kota, hybrid (kickoff onsite + sesi bi-weekly online), atau full online.
  • Bahasa pengantar
    Bilingual ID/EN (default); full English untuk korporat multinasional; full Bahasa Indonesia untuk konteks BUMN/pemerintah tertentu.
  • Materi & sertifikat peserta
    Modul, workbook, template runbook + SLO + threat modeling + RACI, akses 12 bulan ke alumni resource hub Engineering Manager Indonesia, sertifikat partisipasi Neksus. Sertifikasi lanjutan (ITIL 4 Foundation / AWS / GCP) tersedia jalur terpisah.
  • Dokumentasi pajak & e-procurement
    Faktur pajak PPN, kwitansi, BAST. Dukungan e-procurement BUMN/pemerintah (SPSE LKPP) tersedia. Vendor scoring document lengkap untuk evaluasi internal.
  • Termin pembayaran
    DP 30% saat kontrak, milestone 40% pasca-kickoff + lab instrumentasi, pelunasan 30% pasca-capstone.
  • Pendampingan opsional
    Coaching 1-on-1 personal untuk Head of Engineering / VP Eng (paket terpisah berbasis jam) + executive briefing 90 menit untuk CIO / CTO / Board IT Committee mengenai roadmap engineering capability.
  • NDA & confidentiality
    NDA standar atau klien-spesifik; tim Neksus terbiasa bekerja dengan stack engineering konfidensial (mobile banking, core banking, sistem regulator).

Pertanyaan Umum

Diskusikan kohort Engineering Manager untuk tim teknologi Anda

Kirim jumlah Engineering Manager / IT Lead, domain yang terlibat (mobile, core banking, data platform, infra), dan target start cohort. Tim Neksus mempelajari konteks Anda dan menyiapkan rancangan program dalam 2 hari kerja.

  • Cohort 10โ€“14 minggu dengan workshop + lab instrumentasi DORA + peer-coaching
  • Fasilitator dengan pengalaman engineering leadership lapangan + sertifikasi ITIL 4 / AWS / ICF
  • Mid-program check-in dengan CIO/CTO agar rencana 90-hari peserta dapat dukungan direksi
  • Pengukuran Kirkpatrick L1โ€“L4 dengan DORA metrics + SLO compliance + churn engineer
  • Bilingual ID-EN sesuai konteks tim, materi siap audit BPK / KAP / OJK
Kontak PIC (HR / L&D / Procurement)
Perusahaan
Kebutuhan Pelatihan