Langsung ke konten
Layanan Korporat

Layanan Kami

Kami urus pelatihan korporat dari awal sampai akhir, mulai dari memetakan kebutuhan sampai laporan hasilnya. Untuk perusahaan, BUMN, instansi pemerintah, lembaga, dan organisasi nonprofit.

  • 4,9/5 · 287 ulasan
  • 300+ klien nasional
  • 2.000+ trainer
  • 1 sampai ratusan peserta
  • Standar · Premium · Privat 1-on-1

2.000+ trainer dan expert

Jaringan pengajar grup kami, dipilih per kebutuhan tim Anda.

Lihat dokumentasi kelas

Trainer Anda terlihat dulu

Profil, rekam jejak, dan bidang trainer dikirim bersama proposal, sebelum Anda memutuskan.

4,9 dari 5

287 ulasan peserta.

300+ klien nasional dan 180.000+ sesi pelatihan privat terselesaikan. Sebagian di antaranya: MPR RI, Akademi Militer Magelang, DPRD Provinsi Jawa Timur.

Satu orang sampai ratusan

Coaching privat untuk satu peserta, kelas satu tim, sampai beberapa angkatan sekaligus.

Tiga tingkat anggaran

  • Standar: kelas inti, materi disesuaikan pekerjaan peserta
  • Premium: trainer senior, rancangan materi lebih dalam
  • Privat 1-on-1: satu peserta, satu trainer, jadwal mengikuti peserta
Sebutkan anggaran Anda

Pelatihan Korporat End-to-End

Neksus punya enam layanan pelatihan korporat: in-house training di kantor Anda, kelas terbuka, pemetaan kebutuhan tim, persiapan sertifikasi, program setahun penuh, dan pengukuran hasil.

Tiap layanan kami sesuaikan dengan kondisi organisasi Anda. Ada 8 tipe program dan 5 model harga, dan semuanya berangkat dari konsultasi awal yang gratis.

Lini layanan
6Lini layanan
Tipe program
8Tipe program
Model harga
5Model harga
Titik awal
TNATitik awal
Kepemimpinan untuk Manajer Lini Pertama
Kesadaran Keamanan Siber Karyawan
Pelatihan AI Generatif untuk Korporat

Enam lini layanan

Apa yang Bisa Neksus Kerjakan untuk Tim Anda

Setiap layanan berangkat dari pemetaan kebutuhan. Harga dan cakupannya kami susun di proposal, satu per satu.

In-House Training

Program yang kami rancang khusus dari hasil pemetaan kebutuhan, dibawakan di kantor Anda atau daring. Materinya nyambung dengan bisnis, peran, dan budaya kerja Anda.

Termasuk

  • Pemetaan kebutuhan dan penyelarasan target belajar
  • Materi, studi kasus, dan asesmen yang dibuat khusus
  • Trainer dicocokkan dengan sektor dan level peserta
  • Laporan hasil setelah pelatihan

Paling cocok untuk: Satu organisasi yang ingin menaikkan kemampuan timnya dengan arah yang jelas.

Desainnya mengikuti ADDIE. Evaluasinya memakai empat level Kirkpatrick.

Public Training & Workshop

Kelas terbuka dan workshop intensif yang diikuti peserta dari berbagai organisasi. Pas untuk perorangan atau tim kecil yang belum perlu program in-house penuh.

Termasuk

  • Jadwal terbuka, peserta dari banyak organisasi
  • Materi terstruktur per topik
  • Sertifikat kehadiran atau penyelesaian
  • Bisa dipindah ke in-house kalau pesertanya bertambah banyak

Paling cocok untuk: Kebutuhan mendesak, peserta sedikit, atau coba dulu sebelum in-house.

Kurikulum modular, dengan latihan terapan dan diskusi yang dipandu.

Training Needs Analysis & Konsultasi

Kami cari tahu kemampuan apa yang kurang, menyusun peta jalan belajarnya, dan menemani Anda menimbang pilihan sebelum program dijalankan.

Termasuk

  • Pemetaan kemampuan tim dibanding tuntutan pekerjaannya
  • Pencarian akar masalah di balik kinerja yang kurang
  • Peta jalan belajar bertingkat
  • Saran prioritas dan indikator keberhasilan

Paling cocok untuk: Organisasi yang belum yakin pelatihan apa yang sebenarnya dibutuhkan.

Kerangka analisis kebutuhan tiga level: organisasi, tugas, dan individu.

Persiapan Sertifikasi & Kepatuhan

Persiapan menuju skema sertifikasi atau syarat regulasi. Kami mendampingi kesiapan peserta. Akreditasi yang tidak kami punya, tidak kami klaim.

Termasuk

  • Pemetaan unit kompetensi terhadap skema
  • Pelatihan persiapan dan simulasi asesmen
  • Penyelarasan materi dengan standar acuan
  • Koordinasi dengan lembaga sertifikasi eksternal bila relevan

Paling cocok untuk: Tim yang menuju sertifikasi BNSP, K3, ISO, atau sertifikasi profesi.

Materi diselaraskan dengan standar acuan: BNSP/SKKNI, K3, dan ISO terkait.

Program Berkelanjutan & Akademi Korporat

Kurikulum bertingkat dan program yang berulang, untuk membina kemampuan tim dalam jangka panjang.

Termasuk

  • Susunan kurikulum bertingkat, dari dasar sampai lanjutan
  • Kalender pelatihan berkala
  • Angkatan belajar dan jalur belajar per peran
  • Tinjauan berkala efektivitas program

Paling cocok untuk: Organisasi yang sedang membangun akademi internal atau menyiapkan calon pemimpin berikutnya.

Prinsip 70-20-10 untuk memadukan pelatihan, praktik, dan pendampingan.

Asesmen & Pengukuran Dampak

Tes kemampuan dan evaluasi setelah pelatihan, dengan laporan yang jujur. Kalau hasilnya belum sampai target, itu juga kami tulis.

Termasuk

  • Tes kemampuan awal sebelum program
  • Pengukuran perubahan perilaku dan hasilnya
  • Laporan hasil yang tertata
  • Saran langkah lanjut

Paling cocok untuk: Organisasi yang harus mempertanggungjawabkan anggaran pelatihannya.

Evaluasi empat level Kirkpatrick (reaksi, pembelajaran, perilaku, hasil).

Alat bantu keputusan

In-House, Public, atau Konsultasi Dulu?

Tiga jalur masuk yang paling sering dipilih. Pilih dari jumlah peserta, sejelas apa kebutuhan Anda, dan seberapa jauh mau dikustomisasi.

In-House Training

Paling sering dipilih organisasi
Skala peserta
Tim/divisi (banyak)
Kustomisasi
Penuh, dari pemetaan kebutuhan
Konteks industri
Spesifik organisasi
Waktu mulai
Setelah pemetaan dan proposal
Pengukuran hasil
Ukur awal, ukur akhir, laporan
Investasi
Per proposal, setelah pemetaan

Public Training

Skala peserta
Individu / tim kecil
Kustomisasi
Terbatas, kurikulum tetap
Konteks industri
Umum lintas peserta
Waktu mulai
Mengikuti jadwal kelas
Pengukuran hasil
Sertifikat penyelesaian
Investasi
Per peserta

TNA & Konsultasi

Skala peserta
Tidak relevan (diagnostik)
Kustomisasi
Hasilnya: rancangan khusus
Konteks industri
Dipetakan mendalam
Waktu mulai
Tercepat untuk memulai
Pengukuran hasil
Indikator & roadmap
Investasi
Per lingkup diagnostik

Angka biaya tidak kami pajang di web, karena selalu disusun per proposal setelah kebutuhan Anda dipetakan. Dengan begitu angkanya mengikuti kondisi nyata Anda.

Alur kerja sama

Dari Kebutuhan ke Laporan Dampak

Semua layanan lewat alur yang sama dan terbuka. Konsultasi di tahap obrolan awal gratis.

  1. 01

    Diskusi awal

    Hari ke-0

    Kami dengar dulu situasi organisasi Anda, peran siapa yang mau dilatih, dan apa kendalanya. Gratis.

  2. 02

    Training Needs Analysis

    Minggu 1

    Kami petakan kemampuan yang kurang dan target bisnisnya, lalu itu jadi dasar penyusunan materi.

  3. 03

    Proposal & silabus

    Minggu 1–2

    Materi, trainer, format, durasi, dan perkiraan biaya kami tulis untuk Anda setujui.

  4. 04

    Pelaksanaan

    Sesuai jadwal

    Program jalan, in-house atau kelas terbuka, tatap muka atau daring, mengikuti jadwal tim Anda.

  5. 05

    Evaluasi & laporan

    Pasca-program

    Hasilnya kami ukur dengan model Kirkpatrick, lalu kami laporkan lengkap dengan saran langkah lanjut.

  6. 06

    Administrasi pengadaan

    Paralel

    PO, faktur PPN, dan dokumen vendor kami selesaikan mengikuti prosedur Anda.

Memilih Layanan dari Masalah yang Sedang Anda Hadapi

Kebanyakan lembaga datang membawa satu kalimat dari atasan, misalnya “carikan pelatihan untuk tim”. Lima pertanyaan di bawah membantu menerjemahkan kalimat itu menjadi jenis kerja sama yang tepat, dan Anda bisa menjawabnya sendiri sebelum menghubungi siapa pun.

  1. 1

    Apakah masalahnya sudah jelas?

    Kalau Anda bisa menyebut kemampuan apa yang kurang, siapa yang kurang, dan bagaimana kekurangan itu terlihat di pekerjaan, Anda sudah siap membahas program. Kalau yang Anda pegang baru gejala, seperti keluhan pelanggan yang naik atau target cabang yang meleset, mulailah dari Training Needs Analysis & Konsultasi supaya akar masalahnya ditemukan lebih dulu.

  2. 2

    Berapa orang yang perlu belajar?

    Satu sampai beberapa orang dari divisi yang berlainan biasanya lebih pas ikut Public Training & Workshop. Satu tim utuh, satu angkatan supervisor, atau satu unit kerja dengan masalah yang sama lebih masuk akal dilatih lewat In-House Training, sebab materinya bisa memakai kasus dari kantor Anda sendiri.

  3. 3

    Apakah ada standar luar yang harus dipenuhi?

    Bila tuntutannya datang dari regulasi, auditor, atau skema kompetensi profesi, jalurnya Persiapan Sertifikasi & Kepatuhan. Di jalur ini isi materi ditentukan standar acuannya, dan keputusan kelulusan ada di lembaga sertifikasi yang berwenang.

  4. 4

    Sekali jalan atau terus berulang?

    Kebutuhan yang muncul tiap tahun, seperti menyiapkan pemimpin baru atau membekali karyawan baru di tiap gelombang rekrutmen, lebih hemat tenaga bila disusun sebagai Program Berkelanjutan & Akademi Korporat. Kebutuhan yang hanya muncul sekali cukup diselesaikan dengan satu program.

  5. 5

    Siapa yang nanti menanyakan hasilnya?

    Kalau direksi, dewan pengawas, atau pemeriksa anggaran nanti meminta bukti perubahan, sertakan Asesmen & Pengukuran Dampak sejak awal. Kondisi awal hanya bisa diukur sebelum program dimulai, jadi keputusan ini sebaiknya diambil di depan.

Seperti Apa Bekerja Sama di Tiap Lini Layanan

Kartu di bawah melihat enam lini layanan dari sisi lembaga Anda: siapa yang biasanya memulai, apa yang memicunya, apa yang perlu Anda siapkan, bagaimana pekerjaannya berjalan, dan apa yang Anda pegang di akhir.

In-House Training

Biasanya dimulai oleh
Kepala divisi yang timnya sedang tersendat, HR atau L&D yang memegang rencana pelatihan tahunan, atau pemilik usaha di perusahaan kecil yang memutuskan sendiri.
Pemicunya
Satu kelompok orang dengan tugas serupa menunjukkan kekurangan yang sama: supervisor hasil promosi yang belum terbiasa memimpin, tim penjualan yang kehilangan calon pembeli sesudah kunjungan pertama, atau petugas layanan yang sering dikeluhkan.
Yang perlu disiapkan
Jumlah dan jabatan peserta, contoh situasi kerja yang ingin diperbaiki, tanggal ketika tim bisa lepas dari pekerjaan, pilihan tempat atau kesiapan ruang daring, dan anggaran dalam bentuk yang Anda pegang.
Jalannya pekerjaan
Sesudah kebutuhan dipetakan, kami mengusulkan trainer dan silabus. Anda meninjau nama trainer beserta contoh kasusnya, lalu program berjalan di kantor, di tempat pilihan Anda, atau daring. Sesudah kelas selesai, kami menyusun laporannya.
Yang Anda terima
Program yang memakai kasus dari pekerjaan tim Anda sendiri, rekap kehadiran dan dokumentasi, hasil survei peserta, serta catatan trainer tentang hal yang masih perlu dilatih di lapangan.

Public Training & Workshop

Biasanya dimulai oleh
Karyawan yang mengajukan diri ke atasannya, atasan yang ingin mengirim satu atau dua orang, atau pemilik usaha kecil yang ingin mencoba lebih dulu sebelum melatih seluruh tim.
Pemicunya
Kebutuhan perorangan yang belum dirasakan seluruh tim, peran yang di kantor Anda hanya diisi satu orang, atau keinginan mengenal gaya seorang trainer sebelum memesan program sendiri.
Yang perlu disiapkan
Nama dan jabatan peserta, persetujuan atasan, serta dokumen administrasi yang diminta bagian keuangan Anda untuk pembayaran per peserta.
Jalannya pekerjaan
Peserta mendaftar ke kelas yang sudah terjadwal, belajar bersama orang dari lembaga lain, lalu kembali ke kantor dengan bahan yang bisa ia bagikan kepada rekan kerjanya.
Yang Anda terima
Materi kelas, latihan terapan, dan sudut pandang dari peserta lembaga lain. Bila kelasnya cocok, pengalaman itu bisa menjadi dasar memesan versi in-house untuk tim yang lebih besar.

Training Needs Analysis & Konsultasi

Biasanya dimulai oleh
Direksi atau kepala unit yang merasakan kinerja turun tanpa tahu sebabnya, atau HR yang diminta menyusun rencana pelatihan tahun depan dan ingin dasarnya kuat.
Pemicunya
Target yang meleset berulang kali, pelatihan sebelumnya yang terasa tidak membekas, restrukturisasi atau sistem kerja baru, dan permintaan pelatihan dari banyak divisi yang perlu diurutkan.
Yang perlu disiapkan
Target bisnis atau target unit tahun ini, struktur organisasi dan uraian jabatan, data kinerja yang boleh dibagikan, serta waktu beberapa atasan dan wakil karyawan untuk diwawancarai.
Jalannya pekerjaan
Kami membaca dokumen, berbicara dengan atasan dan pelaksana, mengamati pekerjaan bila perlu, lalu memilah masalah yang bisa dijawab pelatihan dari masalah yang sumbernya ada di proses, alat, atau aturan.
Yang Anda terima
Peta kesenjangan kemampuan per kelompok jabatan, urutan prioritas, usulan bentuk program, dan indikator yang nanti dipakai menilai hasilnya. Dokumen itu tetap milik Anda, apa pun keputusan berikutnya.

Persiapan Sertifikasi & Kepatuhan

Biasanya dimulai oleh
Bagian K3, mutu, kepatuhan, atau diklat rumah sakit, sering bersama HR yang memegang anggarannya.
Pemicunya
Jadwal audit atau survei akreditasi, regulasi baru yang mewajibkan kompetensi tertentu, syarat tender yang meminta tenaga kerja bersertifikat, atau temuan pemeriksaan.
Yang perlu disiapkan
Nama skema atau standar yang dituju, daftar peserta beserta pengalaman kerjanya, bukti kerja yang sudah ada, dan tanggal uji bila sudah ditetapkan lembaga sertifikasi.
Jalannya pekerjaan
Kami memetakan unit kompetensi terhadap pengalaman peserta, mengisi kekurangannya lewat pelatihan, lalu menjalankan simulasi supaya peserta mengenal bentuk ujiannya. Uji resminya diselenggarakan lembaga sertifikasi atau LSP yang berwenang.
Yang Anda terima
Peserta yang lebih siap menghadapi asesor, berkas portofolio yang tertata, dan catatan kesiapan per orang. Sertifikat kompetensi diterbitkan lembaga sertifikasi atau LSP sesudah asesornya menyatakan peserta kompeten.

Program Berkelanjutan & Akademi Korporat

Biasanya dimulai oleh
Kepala L&D, direktur SDM, atau pengelola akademi internal yang memikirkan kebutuhan beberapa tahun ke depan.
Pemicunya
Posisi pimpinan yang segera ditinggalkan pemegangnya atau lahir dari pembukaan unit baru, gelombang rekrutmen yang terus datang, atau keinginan menjadikan pelatihan agenda tetap yang tidak bergantung pada satu orang.
Yang perlu disiapkan
Jalur karier yang berlaku, kelompok jabatan yang diprioritaskan, kalender kerja tahunan, serta orang internal yang akan menjadi mentor atau pengelola program.
Jalannya pekerjaan
Program disusun berjenjang dan dijalankan per angkatan. Di antara pertemuan, peserta mengerjakan tugas di pekerjaannya sendiri dengan dampingan atasannya. Tinjauan berkala menentukan modul mana yang dipertahankan dan mana yang diubah.
Yang Anda terima
Kalender belajar setahun, jalur belajar per peran, catatan perkembangan tiap angkatan, dan bahan yang bisa dipakai tim internal Anda bila suatu hari ingin menjalankan sebagian program sendiri.

Asesmen & Pengukuran Dampak

Biasanya dimulai oleh
Pemegang anggaran yang harus melapor ke direksi, dewan pengawas, atau inspektorat, dan HR yang ingin menunjukkan apa gunanya program yang sudah berjalan.
Pemicunya
Pertanyaan “apa yang berubah sesudah pelatihan?” yang sulit dijawab, rencana memperpanjang program yang mahal, atau kebutuhan memilih siapa yang layak ikut program lanjutan.
Yang perlu disiapkan
Indikator kerja yang sudah dipantau, misalnya keluhan, waktu proses, atau angka penjualan, akses ke atasan peserta untuk menilai perilaku, dan kesepakatan kapan pengukuran ulang dilakukan.
Jalannya pekerjaan
Kondisi awal diukur sebelum program, pembelajaran dicek di akhir kelas, lalu perubahan perilaku dan hasil kerja dilihat lagi beberapa waktu sesudahnya lewat atasan dan data unit.
Yang Anda terima
Laporan yang membandingkan kondisi sebelum dan sesudah, menyebut terus terang bagian yang belum berubah, dan memuat usulan langkah berikutnya yang bisa Anda bawa ke rapat anggaran.

Apa yang Dibahas di Percakapan Pertama

Konsultasi pertama gratis, dan bentuknya obrolan biasa. Belum ada formulir panjang dan belum ada angka penawaran. Tujuannya satu: memahami situasi Anda cukup dalam supaya usulan yang datang sesudahnya pas. Pemetaan kebutuhan pun dimulai dari obrolan ini, lalu diperdalam bila kebutuhannya memang menuntut.

Percakapan itu paling berguna bila Anda membawa beberapa hal berikut. Semuanya boleh berupa perkiraan, dan yang belum diketahui bisa dicari bersama.

  • Kalimat perintah dari atasan apa adanya, termasuk tenggat yang disebutkan.
  • Siapa pesertanya: jabatan, jumlah, lama bekerja, dan sebaran lokasinya.
  • Satu atau dua kejadian nyata yang membuat pelatihan ini terasa perlu.
  • Anggaran dalam bentuk apa pun yang Anda pegang: total kegiatan, jatah per orang, atau batas dari atasan.
  • Pelatihan yang pernah dijalankan untuk kelompok yang sama, dan apa yang terasa kurang dari pelatihan itu.
  • Aturan pengadaan di lembaga Anda: apakah vendor harus terdaftar, berapa pembanding yang diminta, dan siapa yang menandatangani.

Kenapa Anggaran Ditanyakan di Awal

Usulan kami disusun mengikuti angka yang Anda pegang. Begitu angkanya diketahui, kami bisa menawarkan beberapa susunan program yang sama-sama masuk, lalu Anda memilih yang paling dekat dengan tujuan. Tanpa angka itu, proposal mudah meleset ke atas atau ke bawah, dan Anda harus meminta revisi.

Anggaran bisa dipegang dalam bentuk yang berlainan. Ada yang memegang total untuk satu kegiatan, ada yang memegang jatah per karyawan per tahun, dan ada yang hanya diberi batas oleh atasan. Bentuk mana pun bisa dipakai, dan bila atasan Anda bertanya dalam bentuk lain, kami bantu menuliskan konversinya di proposal supaya Anda tidak menghitung ulang sendiri.

Urusan Pengadaan dan Administrasi

Bagian ini sering memakan waktu lebih lama dari menyusun materinya, jadi lebih baik dibicarakan sejak awal.

Perusahaan menengah dan besar biasanya meminta vendor terdaftar di sistem rekanan lebih dulu. Dokumen yang lazim diminta, seperti profil perusahaan, NPWP, status PKP, NIB, akta, pakta integritas, dan CV trainer, kami serahkan langsung kepada penanggung jawab pengadaan yang memintanya.

Sesudah proposal disetujui, dasar kerjanya bisa berupa Purchase Order (PO), surat perintah kerja, atau kontrak, mengikuti kebiasaan lembaga Anda. Dokumen itu mencantumkan lingkup kerja, jadwal, jumlah peserta, apa yang termasuk dan apa yang tidak termasuk, serta tahapan pembayarannya.

Untuk lembaga berstatus PKP, kami menerbitkan faktur pajak supaya PPN-nya bisa dikreditkan. Jasa pelatihan juga lazim dikenai PPh 23 yang dipotong lembaga Anda saat membayar, lalu bukti potongnya dikirimkan kepada kami. Bagian keuangan Anda biasanya sudah hafal alurnya, dan kami mengikutinya.

Pembayaran bisa disepakati bertahap (termin), misalnya sebagian di depan dan sisanya sesudah program selesai dan laporan diterima. Susunan termin ditulis di kontrak supaya keuangan kedua pihak memegang jadwal yang sama.

Usaha kecil, yayasan, dan lembaga yang tidak memerlukan faktur pajak cukup memakai invoice biasa. Sebutkan saja kebutuhan administrasi Anda di percakapan pertama, supaya dokumen yang kami siapkan sesuai dengan yang diminta keuangan Anda.

Instansi Pemerintah, BUMN, dan Swasta: Kalender dan Berkasnya Berlainan

Perusahaan swasta umumnya memegang anggaran pelatihan sebagai satu pos. Di perusahaan kecil keputusannya bisa selesai dalam satu percakapan, sementara di perusahaan besar ia berpindah dari meja HR ke atasan para peserta, lalu ke bagian pengadaan dan bagian keuangan. Pos pelatihan tahunan biasanya disusun menjelang akhir tahun lalu dipakai sepanjang tahun berikutnya.

BUMN dan BUMD membeli lewat pedoman pengadaan internal masing-masing, dengan anggaran yang tertuang di RKAP. Pendaftaran rekanan di portal pengadaannya sering menjadi langkah terpanjang, karena dokumennya diperiksa satu per satu. Program bertahap yang membutuhkan kesinambungan lebih mudah direncanakan bila dibicarakan sejak RKAP disusun.

Instansi pemerintah pusat dan daerah membeli dengan anggaran per pos yang sudah bernama di DIPA atau DPA, seperti honor narasumber, konsumsi, dan sewa ruang, dengan standar biaya sebagai pagarnya. Karena itu rencana anggaran biaya (RAB) yang kami susun untuk instansi dipecah mengikuti pos-pos tersebut, dan honor narasumber dicocokkan dengan standar biaya yang berlaku di daerah Anda.

Soal waktu, kegiatan instansi harus sudah tercantum di RKA atau DPA agar bisa dibeli. Bila Anda merencanakan pelatihan untuk tahun depan, kerangka acuan kerja (TOR) dan RAB sebaiknya sudah dibahas saat anggaran tahun depan disusun. Untuk tahun berjalan, yang bisa dipakai adalah pos yang memang sudah tersedia.

Menggabungkan Beberapa Lini dalam Satu Tahun

Tiap lini bisa dipesan sendiri, dan hasilnya paling terasa bila beberapa lini disusun berurutan. Berikut satu contoh susunan untuk unit penjualan atau layanan. Lembaga dengan anggaran terbatas bisa memulai dari satu program in-house yang disertai pengukuran sederhana, lalu menambah lini lain saat anggaran berikutnya dibuka.

  1. 1

    Awal tahun: Training Needs Analysis

    Pemetaan menunjukkan kelompok mana yang paling mendesak, sekaligus mengukur kondisi awal yang nanti dijadikan pembanding.

  2. 2

    Semester pertama: In-House Training

    Kelompok prioritas dilatih dengan kasus dari pekerjaan mereka sendiri. Satu atau dua orang dengan kebutuhan khusus dikirim ke kelas terbuka yang topiknya cocok.

  3. 3

    Pertengahan tahun: persiapan sertifikasi bila perlu

    Peran yang menuntut kompetensi bersertifikat disiapkan menjelang jadwal uji yang ditetapkan lembaga sertifikasi.

  4. 4

    Akhir tahun: pengukuran dampak

    Perilaku dan hasil kerja diukur ulang. Laporannya menjadi bahan rapat anggaran, dan bagian yang berhasil dilanjutkan sebagai program berkelanjutan di tahun berikutnya.

Tanda Lembaga Anda Perlu Konsultasi Sebelum Pelatihan

Pelatihan menjawab kekurangan kemampuan. Bila masalahnya berasal dari tempat lain, konsultasi lebih dulu akan menghemat anggaran Anda.

  • Orang yang sama sudah pernah dilatih untuk topik yang sama, dan hasilnya belum terlihat.
  • Karyawan yang biasanya berkinerja baik ikut mengalami masalah yang sama, tanda bahwa sumbernya ada di proses atau sistem kerja.
  • Para atasan menyebut masalah yang berlainan ketika ditanya apa yang perlu diperbaiki.
  • Target sudah berubah, sementara uraian jabatan dan cara menilai kinerja belum ikut diperbarui.
  • Permintaan pelatihan datang dari banyak divisi sekaligus, dan Anda perlu dasar yang kuat untuk mengurutkannya.
  • Ada rencana besar seperti sistem baru, penggabungan unit, atau pembukaan cabang, dan Anda ingin tahu kemampuan apa yang perlu disiapkan lebih dulu.

Pertanyaan Lain Seputar Kerja Sama

Bolehkah kami memesan TNA saja tanpa lanjut ke pelatihan?

Boleh. Training Needs Analysis & Konsultasi berdiri sebagai layanan sendiri, dengan lingkup dan biaya yang disepakati di proposal. Hasilnya menjadi milik Anda dan bisa dipakai untuk menyusun program bersama tim internal atau penyedia mana pun.

Bisakah materi internal kami dipakai di dalam program?

Bisa, dan biasanya justru membantu. SOP, istilah internal, dan contoh dokumen kerja membuat latihan terasa dekat dengan pekerjaan sehari-hari. Kami meninjau materinya lebih dulu, lalu mengusulkan bagian mana yang dipertahankan, dilengkapi, atau diubah urutannya.

Bagaimana kalau trainer yang ditugaskan ternyata kurang cocok dengan tim kami?

Sampaikan sejak sesi pertama. Kami menyiapkan trainer pengganti tanpa tagihan baru, sesudah lebih dulu menanyakan bagian mana yang terasa kurang pas supaya orang berikutnya lebih cocok dengan kelompoknya.

Peserta kami tersebar di beberapa cabang. Bisakah tetap ikut satu program?

Bisa, dengan beberapa pilihan susunan: satu kelas daring untuk semua cabang, kelas tatap muka yang berpindah dari kota ke kota, atau gabungan keduanya, yaitu pertemuan tatap muka untuk koordinator lalu kelas daring berseri untuk tim di cabang. Pilihan terbaik bergantung pada jenis keterampilannya dan biaya perjalanan yang masuk akal bagi anggaran Anda.

Siapa dari pihak kami yang sebaiknya hadir di percakapan pertama?

Cukup satu orang yang memegang tugas ini. Bila memungkinkan, ajak juga kepala divisi yang merasakan masalahnya langsung, karena dialah yang paling tahu contoh kejadiannya. Procurement dan keuangan biasanya baru perlu ikut saat proposal dibahas.

Bisakah proposal Neksus dibandingkan dengan penawaran vendor lain?

Bisa. Proposal kami menuliskan apa yang termasuk dan apa yang tidak termasuk, sehingga mudah dibandingkan baris demi baris. Bila lembaga Anda memakai format penawaran sendiri, kirimkan formatnya dan kami mengisinya.

Anggaran kami kecil. Masih bisa dilayani?

Sebutkan angkanya, lalu kami susun bentuk program yang masuk di angka itu. Anggaran kecil sering pas untuk kelas singkat, workshop setengah hari, atau mengirim beberapa orang ke kelas terbuka, dan batas tiap pilihan kami jelaskan terus terang.

Data karyawan yang kami bagikan dipakai untuk apa?

Data peserta, hasil penilaian, dan data kinerja yang Anda bagikan dipakai untuk merancang, menjalankan, dan melaporkan program Anda. Bila lembaga Anda mensyaratkan perjanjian kerahasiaan (NDA), kami menandatanganinya sebelum data dibagikan.

Kapan sebaiknya kami mulai berbicara bila pelatihan ditargetkan berjalan awal tahun depan?

Saat anggaran tahun depan sedang disusun. Di perusahaan swasta itu biasanya kuartal keempat, dan di instansi saat RKA disusun. Membicarakan kebutuhan pada masa itu membuat angka yang masuk ke anggaran berangkat dari program yang sudah jelas bentuknya.

Apakah Neksus menjamin kinerja tim naik sesudah pelatihan?

Jaminan seperti itu tidak bisa diberikan dengan jujur oleh siapa pun, sebab perubahan kinerja juga bergantung pada atasan, sistem kerja, dan kesempatan peserta mempraktikkan hal baru. Yang kami pegang adalah program yang dirancang dari kebutuhan nyata, laporan yang apa adanya, dan usulan perbaikan bila hasilnya belum sampai target.

Pertanyaan tentang Layanan

Hal yang paling sering ditanyakan tim HR, L&D, dan Procurement sebelum bekerja sama dengan Neksus

In-house training adalah program khusus untuk satu organisasi, disusun dari hasil pemetaan kebutuhan, dan dibawakan di kantor Anda atau daring. Public training adalah kelas terbuka lintas organisasi dengan kurikulum tetap, pas untuk peserta perorangan atau tim kecil. Banyak organisasi mulai dari public training, lalu pindah ke in-house begitu pesertanya bertambah.

Neksus tidak memasang tarif tetap. Harganya kami susun per proposal setelah kebutuhan dipetakan, dengan melihat jumlah peserta, durasi, format, dan seberapa dalam kustomisasinya. Dengan begitu biayanya mengikuti kebutuhan nyata Anda. Konsultasi awalnya gratis.

Training Needs Analysis adalah cara memetakan jarak antara kemampuan tim sekarang dan tuntutan pekerjaan serta target bisnisnya. Biasanya dilihat dari tiga sisi: organisasi, tugas, dan orangnya. Kalau langkah ini dilewat, pelatihan gampang menyentuh gejalanya saja. Anggaran habis tanpa perubahan perilaku yang bisa diukur.

Kami memakai empat level Kirkpatrick: reaksi peserta, pembelajaran, perubahan perilaku di pekerjaan, dan hasil bagi organisasi. Indikatornya disepakati di awal, kondisi awal diukur sebelum program, lalu hasilnya kami laporkan apa adanya, termasuk kalau target belum tercapai.

Tidak ada penyedia jujur yang bisa menjamin kelulusan, karena keputusannya ada di lembaga sertifikasi eksternal seperti BNSP. Neksus mendampingi persiapan dan menyelaraskan materi dengan standar acuan (SKKNI, K3, ISO terkait) supaya peserta sesiap mungkin. Akreditasi yang tidak kami punya, tidak kami klaim.

Bisa. Neksus melayani perusahaan, BUMN, dan instansi di seluruh Indonesia: in-house di kantor Anda, di venue pilihan, atau daring untuk tim yang tersebar. Untuk kota di luar jaringan utama, biaya perjalanan trainer kami tulis terbuka di proposal.

Neksus menyiapkan dokumen vendor, menerima Purchase Order dan surat perjanjian, serta menerbitkan faktur pajak PPN sesuai ketentuan. Tahap administrasi yang lebih ketat di BUMN, BUMD, dan instansi pemerintah juga kami ikuti.

Tergantung serumit apa programnya dan kapan jadwal tim Anda longgar. Pola umumnya: obrolan awal di hari ke-0, pemetaan kebutuhan sekitar minggu 1, proposal dan silabus di minggu 1–2, lalu pelaksanaan mengikuti jadwal kerja tim Anda. Public training mengikuti kalender kelas yang sudah ada.

Untuk in-house training, bisa. Materi, studi kasus, dan asesmennya kami rancang dari hasil pemetaan kebutuhan dan kondisi bisnis Anda, dengan trainer yang dicocokkan ke sektor peserta. Public training memakai kurikulum terstruktur yang lebih umum.

Masih ada pertanyaan tentang layanan?

Hubungi tim kami

Mulai dari Obrolan Singkat

Konsultasi awalnya gratis. Di obrolan itu kami ikut memetakan kebutuhan tim, lalu membalas dengan langkah yang konkret untuk organisasi Anda.