Siapkan ISMS Anda menuju sertifikasi ISO/IEC 27001:2022
Pelatihan untuk CISO, IT Manager, GRC officer, tim auditor internal, dan pemilik proses bisnis, memahami klausul SMKI 4–10, menerapkan 93 kontrol Annex A, dan menjalankan audit internal sesuai ISO 19011 sebelum badan sertifikasi datang.
- Klausul utama
- Klausul 4–10Klausul utama
- Kontrol Annex A
- 93 kontrol (versi 2022)Kontrol Annex A
- Standar pendamping
- ISO/IEC 27002:2022Standar pendamping
- Format
- Inhouse, online, hybridFormat
Pelatihan ISO 27001 Awareness + Internal Auditor membekali tim Anda memahami persyaratan SMKI klausul 4–10 dan 93 kontrol Annex A (versi 2022), menyusun Statement of Applicability, serta menjalankan audit internal sesuai ISO 19011. Neksus melatih hingga organisasi siap audit; badan sertifikasi terakreditasi KAN yang menyertifikasi dan menerbitkan sertifikat ISO/IEC 27001:2022.
Standar internasional untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi
ISO/IEC 27001:2022 adalah standar internasional untuk Information Security Management System (ISMS / SMKI), diterbitkan bersama oleh ISO dan IEC. Versi 2022 menggantikan 27001:2013, mempertahankan struktur klausul 4–10 (Annex SL) dan merampingkan Annex A dari 114 kontrol di 14 domain menjadi 93 kontrol di 4 tema: Organizational (37), People (8), Physical (14), dan Technological (34). Pendamping kontrolnya adalah ISO/IEC 27002:2022, panduan implementasi yang lebih dalam per kontrol. Neksus melatih tim Anda menyusun konteks ISMS, melakukan risk assessment, membuat Statement of Applicability, mengimplementasikan kontrol Annex A yang relevan, dan menjalankan audit internal sebelum badan sertifikasi datang.
- Versi 2022 berlaku, organisasi 27001:2013 harus transisi sebelum Oktober 2025 (deadline siklus IAF)
- 93 kontrol Annex A, wajib evaluasi semua, tetapkan ‘applicable’ atau ‘excluded’ dengan justifikasi tertulis
- Statement of Applicability (SoA) adalah dokumen wajib paling diperhatikan auditor
- Selaras dengan UU 27/2022 PDP untuk komponen keamanan data pribadi
Sertifikat ISO/IEC 27001 hanya dapat diterbitkan badan sertifikasi terakreditasi (KAN di Indonesia, diakui IAF MLA). Neksus menyiapkan ISMS Anda hingga lulus Stage 1 dan Stage 2, tanpa janji ‘sertifikasi pasti’.
UU 27/2022 Perlindungan Data Pribadi mengatur pemrosesan data pribadi dengan kewajiban legal. ISO 27001 adalah kerangka manajemen keamanan informasi yang membantu organisasi menerapkan kontrol teknis dan organisasi pendukung UU PDP. Banyak organisasi memakai ISMS sebagai fondasi compliance PDP.
Per resolusi IAF, sertifikat ISO 27001:2013 berakhir efektif setelah 31 Oktober 2025. Organisasi dengan sertifikat 27001:2013 harus melakukan audit transisi ke 27001:2022 sebelum tanggal tersebut. Pelatihan transisi Internal Auditor fokus pada perubahan struktur Annex A dan 11 kontrol baru.
Ruang lingkup ISMS yang biasa disertifikasi
Penentuan ruang lingkup (klausul 4.3) adalah keputusan strategis yang menentukan kompleksitas audit dan biaya.
Ruang lingkup: layanan SaaS dari development hingga delivery; mencakup tim engineering, infrastruktur cloud, customer support, dan vendor management. Lazim jadi syarat enterprise customer.
Ruang lingkup: layanan keuangan digital, payment processing, kredit online. Sering dipadukan dengan POJK 11/2022 manajemen risiko TI dan POJK Keamanan Siber.
Ruang lingkup: infrastruktur dan operasi data center. Kontrol fisik (Annex A.7) dapat banyak dipilih sebagai applicable.
Ruang lingkup: sistem informasi utama yang mengelola data pegawai/warga. Selaras dengan BSSN dan pedoman keamanan SPBE.
Ruang lingkup: rekam medis elektronik, sistem antrian, integrasi BPJS. Sangat sensitif untuk data kesehatan.
Ruang lingkup: sistem operasional teknologi (OT/ICS) yang konvergen dengan IT. Tantangan unik di kontrol Annex A.7 (fisik) dan A.8 (teknologi).
Kesiapan organisasi sebelum mengundang badan sertifikasi
Tanpa item-item ini, Stage 1 menyatakan ‘kesiapan tidak memadai’ dan Stage 2 ditunda.
- Kebijakan keamanan informasi disahkan top managementKomitmen keamanan informasi, kewajiban kepatuhan, kerangka risiko, dan tujuan keamanan.
- Konteks ISMS & ruang lingkup tertulisKlausul 4, analisis isu, pihak berkepentingan (regulator, klien, partner), interface dengan sistem di luar lingkup.
- Metodologi risk assessment & risk treatmentKlausul 6.1, metode risiko terdokumentasi (mis. ISO 31000 atau OCTAVE), kriteria penerimaan risiko, register risiko terkini.
- Statement of Applicability (SoA)Wajib mencakup ke-93 kontrol Annex A: status applicable/excluded, justifikasi, dan referensi ke prosedur/kontrol teknis.
- Rencana penanganan risiko (Risk Treatment Plan)Daftar kontrol yang dipilih dengan target waktu, penanggung jawab, dan status implementasi.
- Bukti implementasi kontrol Annex A yang applicableUntuk setiap kontrol applicable, ada prosedur, log, dan/atau konfigurasi teknis yang dapat diaudit.
- Satu siklus audit internal + tinjauan manajemenAudit internal sesuai ISO 19011, evaluasi kepatuhan, dan tinjauan manajemen (klausul 9.3) dengan input/output sesuai standar.
Tahap audit dari kontrak hingga sertifikat
Sesuai ISO/IEC 17021-1, siklus sertifikasi 3 tahun dengan dua surveillance audit.
- 1
Aplikasi & kontrak
1–2 mingguSubmit ruang lingkup, jumlah karyawan dalam scope, jumlah lokasi, sektor IAF (37 untuk teknologi informasi). Badan sertifikasi menghitung mandays per IAF MD 5.
- 2
Stage 1, Tinjauan dokumentasi ISMS
1–2 hariAuditor memeriksa kebijakan, ruang lingkup, register risiko, SoA, risk treatment plan, hasil audit internal, dan notulen tinjauan manajemen. Output: kesiapan dinyatakan, atau daftar pra-syarat ditutup dulu.
- 3
Stage 2, Audit implementasi
3–10 hari onsiteAuditor turun ke proses & sistem. Wawancara CISO, tim TI, asset owner, vendor. Pemeriksaan log akses, konfigurasi firewall, backup, manajemen patch, incident log. Temuan diklasifikasi.
- 4
Penutupan temuan & rekomendasi sertifikasi
30–90 hariMajor NC harus ditutup dengan bukti tindakan koreksi efektif sebelum rekomendasi sertifikat. Minor NC bisa ditutup di surveillance.
- 5
Penerbitan sertifikat (siklus 3 tahun)
,Sertifikat mencantumkan ruang lingkup ISMS yang spesifik. Sering dijadikan persyaratan oleh enterprise customer dan dalam proses due diligence M&A.
- 6
Surveillance audit tahun 1 & 2
Tahunan, 2–5 hariFokus pada perubahan signifikan (mis. arsitektur baru, vendor baru, insiden besar), hasil monitoring, dan sampel kontrol kritis.
- 7
Recertification audit (tahun 3)
Sebelum sertifikat habisAudit menyeluruh ulang. Bila lulus, sertifikat diperpanjang 3 tahun lagi.
Apa yang dilakukan Internal Auditor ISO 27001, beyond checklist
Pelatihan Internal Auditor mengikuti pedoman ISO 19011:2018, dengan fokus tambahan kompetensi keamanan informasi.
Internal Auditor ISO 27001 memverifikasi SoA bahwa setiap kontrol yang ditetapkan applicable benar-benar terimplementasi dan efektif. Mereka turun ke sistem: memeriksa log akses dengan least privilege, ujicoba prosedur incident response, evaluasi konfigurasi firewall vs baseline, audit lifecycle aset (HR onboarding/offboarding), audit kontrak vendor untuk klausul keamanan. Independensi krusial, auditor dari satu BU mengaudit BU lain. Audit internal jadi input wajib tinjauan manajemen klausul 9.3.
- Pemahaman klausul 4–10 SMKI dan struktur Annex SL
- Penguasaan 93 kontrol Annex A: organizational, people, physical, technological
- Risk-based thinking & metode risk assessment (ISO 31000 / OCTAVE / FAIR)
- Audit SoA: justifikasi inclusion/exclusion dan konsistensi dengan kontrol terimplementasi
- Audit teknis dasar: log akses, konfigurasi keamanan, backup, vulnerability management
- Pemahaman regulasi pendukung: UU 27/2022 PDP, PP PDP, peraturan BSSN
- ISO 19011, independensi, objektivitas, evidence-based
- Major NC
Mis. SoA tidak konsisten dengan kontrol implementasi, kontrol kritis (mis. backup) tidak berjalan, atau insiden besar tidak terkelola sesuai prosedur.
- Minor NC
Mis. log akses tidak direview rutin, satu prosedur tidak update setelah perubahan, atau training awareness karyawan belum dijalankan untuk satu departemen.
- OFI
Mis. usulan otomatisasi review akses, atau adopsi kerangka tambahan (mis. NIST CSF) untuk memperkuat tata kelola.
- Observation
Mis. catatan tentang risiko baru muncul (vendor baru, layanan baru) yang belum tercakup risk assessment.
Hasil yang diharapkan dari tim Anda
Awareness vs Internal Auditor vs Persiapan Lead Auditor (Keamanan Informasi)
| Kriteria | Awareness | Internal Auditor ★ | Persiapan Lead Auditor |
|---|---|---|---|
| Durasi tipikal | 1 hari | 3 hari | 5 hari (IRCA-style) |
| Target peserta | Semua karyawan yang akses sistem | Tim auditor internal & GRC | Calon Lead Auditor / konsultan ISMS |
| Output utama | Kebijakan keamanan dipahami & dijalankan | Checklist audit + SoA draft + laporan temuan | Sertifikat individual dari skema pelatihan terdaftar |
| Dilakukan oleh | Vendor pelatihan (mis. Neksus) | Vendor pelatihan (mis. Neksus) | Lembaga pelatihan terdaftar (mis. IRCA / PECB) |
Alur kerja sama dengan Neksus untuk ISO 27001
- 1
Kickoff & gap analysis
Minggu 1Workshop 2 jam dengan CISO/IT Lead: pemetaan scope ISMS, identifikasi gap utama vs 93 kontrol Annex A, target jadwal sertifikasi.
- 2
Awareness 1 hari
Minggu 2Untuk seluruh karyawan dalam scope (engineering, customer support, HR, finance). Tujuan: budaya keamanan informasi tertanam.
- 3
Workshop Internal Auditor 3 hari
Minggu 3–4Klausul 4–10, 93 kontrol Annex A, metode risk assessment, audit SoA, teknik audit ISO 19011, dan latihan menyusun temuan.
- 4
Mock audit di area kritis
Minggu 5Fasilitator mendampingi audit di satu BU (mis. engineering / data center). Peserta mempraktikkan teknik wawancara & verifikasi log.
- 5
Tinjauan kesiapan & rekomendasi closure
Minggu 6Laporan: gap yang tersisa, daftar tindakan prioritas, kesiapan dokumen untuk Stage 1.
- 6
Handoff ke badan sertifikasi
Minggu 7+Paket dokumen Stage 1 siap. Pemilihan badan sertifikasi sepenuhnya keputusan organisasi.
Peran sasaran
Pemilik ISMS, kontak utama dengan badan sertifikasi.
Bertanggung jawab implementasi kontrol teknis Annex A.8 (technological).
Memelihara SoA, risk register, dan dokumentasi ISMS.
4–8 orang lintas-BU untuk independensi.
Penyelarasan ISMS dengan UU 27/2022 PDP.
Pemilik aset informasi yang harus mendemonstrasikan kontrol saat audit.
Kontrol Annex A.6 (people), screening, training, disciplinary process.
Mengarahkan kebijakan keamanan informasi dan memimpin tinjauan manajemen.
Contoh badan sertifikasi terakreditasi untuk ISO 27001 di Indonesia
Daftar berikut bukan rujukan resmi Neksus. Pilihan badan sertifikasi sepenuhnya keputusan organisasi Anda.
Lembaga asal Inggris; pengarang awal banyak standar ISO/IEC keamanan informasi.
Pengalaman luas audit ISMS untuk SaaS, fintech, dan data center.
Banyak dipakai untuk kombinasi 27001 dengan 27017/27018 (cloud).
Pengalaman audit ISMS multi-site dan layanan cloud lintas-yurisdiksi.
Pengalaman audit ISMS di sektor keuangan dan energi.
Sering dipakai dalam tender BUMN/pemerintah dan ekosistem fintech OJK.
Badan-badan di atas adalah contoh organisasi terakreditasi (umumnya melalui KAN dan jaringan IAF MLA) yang dapat melakukan audit sertifikasi. Mereka bukan mitra resmi Neksus dan tidak menerima rujukan dari Neksus. Pemilihan badan sertifikasi sepenuhnya keputusan organisasi Anda berdasarkan ruang lingkup, sektor, dan ketentuan procurement internal.
Pola hasil tipikal dari klien serupa
SaaS B2B 80 karyawan, sertifikasi pertama untuk syarat enterprise customer.
Awareness untuk seluruh tim (1 hari) + Internal Auditor 3 hari untuk 5 orang lintas-fungsi + mock audit fokus pada engineering & vendor management.
Stage 1 lulus tanpa temuan kritis; Stage 2 menghasilkan 2 Minor NC (review akses & vendor security clause) ditutup dalam 45 hari. Sertifikat membuka pipeline enterprise customer berikutnya.
Fintech OJK 150 karyawan, transisi dari 27001:2013 ke 27001:2022.
Pelatihan transisi Internal Auditor (2 hari) fokus pada 11 kontrol baru + update SoA + mock audit transisi.
Audit transisi lulus dalam siklus surveillance reguler tanpa biaya tambahan.
BUMN sektor utilitas, ingin sertifikasi sistem SCADA-IT.
Pelatihan untuk tim IT, OT, dan vendor management; pendampingan menentukan ruang lingkup yang feasible vs ambisius.
Sertifikat ISO 27001 lingkup terbatas (control room + SCADA-IT) berhasil sebagai pondasi roadmap perluasan scope tahun berikutnya.
Informasi procurement
- Format kontrakInhouse training, program berkelanjutan, atau paket terintegrasi awareness + Internal Auditor + mock audit.
- LokasiOnsite di lokasi klien (Jabodetabek tanpa biaya transport tambahan), regional onsite, atau live online.
- Bahasa pengantarBahasa Indonesia atau bilingual ID/EN (banyak tim engineering pakai EN).
- Materi & sertifikat pesertaModul, handout, template SoA, checklist audit Annex A, sertifikat partisipasi Neksus.
- Dokumentasi pajakFaktur pajak PPN, kwitansi, BAST. Dukungan e-procurement BUMN/pemerintah tersedia.
- Termin pembayaranDP 30% saat kontrak, pelunasan 70% setelah pelatihan.
- Pendampingan implementasi opsionalKonsultasi terpisah berbasis manday: pendampingan implementasi kontrol Annex A, pendampingan menjelang Stage 1.
Pertanyaan Umum
Diskusikan kesiapan ISO/IEC 27001:2022 untuk organisasi Anda
Kirim ruang lingkup ISMS Anda dan target jadwal sertifikasi. Tim Neksus mempelajari konteks Anda dan menyiapkan rancangan program dalam 2 hari kerja.
- Awareness, Internal Auditor, dan mock audit terfokus pada area kritis
- Fasilitator dengan latar belakang CISO/security architect & audit ISMS
- Materi mencakup transisi 27001:2013 → 27001:2022 dan penyelarasan UU PDP
- Handoff terstruktur ke badan sertifikasi pilihan Anda