Langsung ke konten
Awareness + Internal Auditor

Bangun Sistem Manajemen Anti-Penyuapan (SMAP) menuju ISO 37001:2016

Pelatihan untuk Direksi, Komisaris, Compliance Officer, Internal Auditor, dan Procurement, memahami klausul SMAP, menjalankan uji tuntas mitra, dan menyiapkan organisasi untuk Stage 1 audit. Selaras dengan arahan SMAP Kementerian BUMN 2020.

  • 4,9/5 · 287 ulasan
  • 300+ klien nasional
  • 2.000+ trainer
  • 1 sampai ratusan peserta
  • Standar · Premium · Privat 1-on-1
Klausul utama
Klausul 4–10Klausul utama
Fungsi kunci
Anti-Bribery Compliance FunctionFungsi kunci
Regulasi pendukung
arahan SMAP Kementerian BUMN 2020Regulasi pendukung
Format
Inhouse, online, hybridFormat

2.000+ trainer dan expert

Jaringan pengajar grup kami, dipilih per kebutuhan tim Anda.

Lihat dokumentasi kelas

Trainer Anda terlihat dulu

Profil, rekam jejak, dan bidang trainer dikirim bersama proposal, sebelum Anda memutuskan.

4,9 dari 5

287 ulasan peserta.

300+ klien nasional dan 180.000+ sesi pelatihan privat terselesaikan. Sebagian di antaranya: MPR RI, Akademi Militer Magelang, DPRD Provinsi Jawa Timur.

Satu orang sampai ratusan

Coaching privat untuk satu peserta, kelas satu tim, sampai beberapa angkatan sekaligus.

Tiga tingkat anggaran

  • Standar: kelas inti, materi disesuaikan pekerjaan peserta
  • Premium: trainer senior, rancangan materi lebih dalam
  • Privat 1-on-1: satu peserta, satu trainer, jadwal mengikuti peserta
Sebutkan anggaran Anda
Jawaban singkat

Pelatihan ISO 37001 Awareness + Internal Auditor membekali tim Anda memahami klausul Sistem Manajemen Anti-Penyuapan, menjalankan uji tuntas mitra bisnis, dan melakukan audit internal sesuai ISO 19011. Neksus melatih hingga organisasi siap audit; badan sertifikasi terakreditasi KAN yang menyertifikasi dan menerbitkan sertifikat ISO 37001:2016.

Tentang Standar

Standar sistem manajemen pertama yang khusus menangani penyuapan

ISO 37001:2016 adalah standar internasional pertama untuk Sistem Manajemen Anti-Penyuapan (SMAP / Anti-Bribery Management System). Struktur klausul mengikuti Annex SL High Level Structure (klausul 4–10), sama seperti ISO 9001 dan 14001. Inti ISO 37001 adalah penilaian risiko penyuapan, penetapan kebijakan anti-penyuapan, penunjukan fungsi kepatuhan anti-penyuapan, kontrol keuangan dan non-keuangan, uji tuntas (due diligence) pihak ketiga, serta mekanisme pelaporan dan investigasi. Di Indonesia, ISO 37001 jadi pengakuan komitmen anti-korupsi dan diwajibkan untuk BUMN/anak BUMN tertentu melalui arahan Kementerian BUMN 2020 (surat Menteri BUMN S-35 dan surat S-17/S.MBU/02/2020, pelaksanaan Perpres 54/2018). Neksus melatih tim Anda menerapkan SMAP yang efektif dan menyiapkan organisasi untuk audit eksternal.

  • Annex SL, mudah diintegrasikan dengan ISO 9001, 14001, 45001, 27001
  • Klausul 5.3.2, fungsi kepatuhan anti-penyuapan wajib independen dan punya akses langsung ke governing body
  • Klausul 8.2, uji tuntas pihak ketiga jadi salah satu kontrol kunci
  • Diwajibkan untuk banyak BUMN/anak BUMN per arahan SMAP Kementerian BUMN 2020
  • Definisi suap ISO 37001 mencakup sektor publik, swasta, dan nirlaba, langsung maupun lewat perantara; di Indonesia suap antarswasta diatur UU Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap
  • BSN mengadopsinya sebagai SNI ISO 37001:2016, dan surat Menteri BUMN S-35/MBU/01/2020 mendorong penerapan SMAP di BUMN sebagai turunan Stranas PK (Perpres 54/2018)
Neksus melatih, badan sertifikasi yang menyertifikasi

Sertifikat ISO 37001 hanya dapat diterbitkan badan sertifikasi terakreditasi (KAN di Indonesia, diakui internasional via IAF MLA). Neksus menyiapkan SMAP organisasi Anda hingga lulus Stage 1 dan Stage 2, tanpa janji ‘sertifikasi pasti’.

ISO 37001 berbeda dengan UKAP KPK

UKAP (Upaya Komprehensif Anti-Penyuapan) adalah program penilaian oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Indonesia. ISO 37001 adalah standar sistem manajemen internasional. Banyak organisasi memakai ISO 37001 sebagai fondasi yang membantu memenuhi kriteria UKAP, tetapi keduanya program terpisah.

Sertifikasi ≠ jaminan bebas dari penyuapan

ISO 37001 tidak menjamin organisasi bebas dari penyuapan. Standar ini menetapkan persyaratan sistem manajemen anti-penyuapan yang dirancang efektif. Auditor menilai kerangka dan implementasinya, bukan ‘kebersihan absolut’, yang tidak dapat dijamin standar manapun.

Edisi kedua sudah terbit: ISO 37001:2025

ISO menerbitkan ISO 37001:2025 pada Februari 2025 sebagai pengganti edisi 2016. Menurut buletin teknis UKAS Mei 2025, strukturnya kini mengikuti Harmonized Structure, dengan subklausul baru 5.1.3 tentang budaya anti-penyuapan, klausul 6.3 tentang perencanaan perubahan (termasuk merger dan akuisisi), konflik kepentingan yang masuk ke proses kepegawaian, serta persyaratan perubahan iklim dari amandemen 2024. Masa transisinya dua tahun, dan sertifikat berbasis edisi 2016 berhenti berlaku pada 28 Februari 2027. Materi pelatihan memetakan kedua edisi berdampingan supaya auditor internal Anda menulis nomor klausul yang tepat. Status SNI adopsi edisi baru mengikuti penetapan BSN, jadi periksa dulu sebelum mengutipnya di dokumen SMAP.

Register hadiah perlu tersambung dengan pelaporan gratifikasi

Pasal 12B UU 31/1999 jo UU 20/2001 menganggap gratifikasi kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara yang berhubungan dengan jabatannya sebagai suap, kecuali dilaporkan ke KPK paling lambat 30 hari kerja sejak diterima (Pasal 12C). Definisi pegawai negeri di Pasal 1 angka 2 UU 31/1999 menjangkau orang yang digaji korporasi yang memakai modal atau fasilitas negara, sehingga insan BUMN ikut tercakup. Tata cara pelaporannya diatur Peraturan KPK Nomor 2 Tahun 2019, yang diubah Peraturan KPK Nomor 1 Tahun 2026 (diundangkan 20 Januari 2026). Prosedur klausul 8.7 di organisasi seperti ini sebaiknya menyambungkan register hadiah dengan Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG), supaya satu kejadian tercatat sekali lalu mengalir ke dua jalur yang benar.

Mengapa SMAP yang dijalankan berarti di ruang sidang

Peraturan Mahkamah Agung Nomor 13 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penanganan Perkara Tindak Pidana oleh Korporasi meminta hakim menilai, antara lain, apakah korporasi sudah mengambil langkah yang diperlukan untuk mencegah tindak pidana (Pasal 4 ayat 2). KUHP baru, UU Nomor 1 Tahun 2023 yang berlaku sejak 2 Januari 2026, juga mengatur pertanggungjawaban pidana korporasi. SMAP yang terdokumentasi dan meninggalkan jejak pelaksanaan (register, berkas uji tuntas, log investigasi, notulen tinjauan) menjadi bukti langkah pencegahan itu. Manual yang tersimpan di rak tanpa catatan pelaksanaan memberi perlindungan yang tipis.

Ruang Lingkup

Ruang lingkup SMAP yang biasa disertifikasi

Penentuan ruang lingkup memengaruhi kompleksitas uji tuntas dan biaya audit.

BUMN & anak perusahaan BUMN

Wajib per arahan SMAP Kementerian BUMN 2020 untuk BUMN tertentu. Ruang lingkup: seluruh operasional, atau lingkup terbatas (mis. unit pengadaan strategis).

Kementerian/Lembaga & Pemda

Lingkup unit kerja yang berisiko tinggi (pengadaan, perizinan, pelayanan). Sering jadi syarat untuk pencapaian WBK/WBBM.

Sektor konstruksi & infrastruktur

Risiko penyuapan tinggi di proses tender publik dan procurement subkontraktor. Lingkup: seluruh operasional plus pengelolaan proyek.

Sektor jasa keuangan

Bank, asuransi, sekuritas, risiko di onboarding nasabah, KYC, dan pengadaan vendor. Sering paralel dengan compliance APU/PPT.

Multi-site & multi-yurisdiksi

Korporat global dengan operasional lintas negara, risiko penyuapan berbeda per negara. Lingkup dapat di-sample sesuai IAF MD 1.

Industri ekstraktif & energi

Risiko penyuapan tinggi di perizinan, pembebasan lahan, dan hubungan pemerintah. Lingkup biasanya seluruh operasional.

Kesiapan Organisasi

Kesiapan organisasi sebelum mengundang badan sertifikasi

  • Kebijakan anti-penyuapan disahkan governing body & top management
    Komitmen tegas: zero tolerance penyuapan, kewajiban pelaporan, dukungan whistleblower, larangan retaliasi.
  • Penilaian risiko penyuapan terdokumentasi (klausul 4.5)
    Identifikasi proses berisiko (pengadaan, perizinan, hubungan dengan pejabat publik), pihak ketiga berisiko, dan transaksi berisiko (gifts, hospitality, donasi, sponsorship).
  • Penunjukan Fungsi Kepatuhan Anti-Penyuapan
    Penunjukan resmi person/unit yang independen, kompeten, dan punya akses langsung ke governing body (klausul 5.3.2).
  • Prosedur uji tuntas pihak ketiga (klausul 8.2)
    Klasifikasi mitra/pemasok berdasar risiko; due diligence berlapis sesuai tingkat risiko; klausul anti-penyuapan di kontrak.
  • Prosedur gifts, hospitality, donasi, sponsorship (klausul 8.7)
    Limit nominal, persetujuan, register, dan audit periodik untuk pemberian/penerimaan.
  • Mekanisme pelaporan & investigasi (klausul 8.9–8.10)
    Whistleblower channel anonim, jaminan non-retaliasi, prosedur investigasi yang adil dan independen.
  • Satu siklus audit internal + tinjauan manajemen
    Audit internal sesuai ISO 19011, evaluasi efektivitas SMAP, dan tinjauan oleh governing body & top management.
  • Kontrol keuangan yang diturunkan dari peta risiko (klausul 8.3)
    Contoh dari Lampiran A standar: pemisahan tugas antara yang mengajukan dan yang menyetujui pembayaran, dua tanda tangan untuk pembayaran di atas ambang tertentu, pembatasan kas tunai, kode akun yang akurat untuk setiap transaksi, dan tinjauan manajemen berkala atas transaksi signifikan.
  • Kontrol non-keuangan di pengadaan, penjualan, dan SDM (klausul 8.4)
    Misalnya pemasok lolos prakualifikasi lebih dulu, tender kompetitif dinilai lebih dari satu orang, akses dokumen tender dibatasi, dan kebutuhan atas jasa agen atau konsultan perizinan dibuktikan sebelum kontrak ditandatangani.
  • Proses kepegawaian yang menutup celah (klausul 7.2.2)
    Pernyataan kepatuhan dari personel, uji tuntas sebelum menempatkan orang di jabatan berisiko lebih dari rendah, dan target bonus yang ditinjau supaya tidak mendorong penyuapan demi mengejar angka.
Alur Audit Sertifikasi

Tahap audit dari kontrak hingga sertifikat

Sesuai ISO/IEC 17021-1, siklus sertifikasi 3 tahun.

  1. 1

    Aplikasi & kontrak

    1–2 minggu

    Submit ruang lingkup, jumlah karyawan dalam scope, jumlah lokasi, profil risiko penyuapan (sektor, pihak ketiga). Badan sertifikasi menghitung mandays per IAF MD 5.

  2. 2

    Stage 1, Tinjauan dokumentasi SMAP

    1–2 hari

    Auditor memeriksa kebijakan anti-penyuapan, penilaian risiko penyuapan, prosedur uji tuntas, prosedur gifts/hospitality, mekanisme pelaporan, dan hasil audit internal. Output: kesiapan dinyatakan, atau daftar pra-syarat ditutup dulu.

  3. 3

    Stage 2, Audit implementasi

    3–10 hari onsite

    Auditor turun ke proses kritis: pengadaan, hubungan dengan pejabat publik, manajemen kontrak, transaksi gifts/hospitality. Wawancara fungsi kepatuhan, internal audit, procurement, dan governing body.

  4. 4

    Penutupan temuan & rekomendasi sertifikasi

    30–90 hari

    Major NC ditutup dengan tindakan koreksi efektif. Untuk SMAP, major NC sering terkait absennya fungsi kepatuhan independen atau uji tuntas yang tidak dijalankan.

  5. 5

    Penerbitan sertifikat (siklus 3 tahun)

    ,

    Sertifikat mencantumkan ruang lingkup spesifik. Untuk BUMN, sertifikat jadi bukti pemenuhan arahan SMAP Kementerian BUMN 2020.

  6. 6

    Surveillance audit tahun 1 & 2

    Tahunan, 2–5 hari

    Fokus pada efektivitas pelaksanaan, hasil investigasi (kasus pelaporan), perubahan profil risiko, dan tindak lanjut temuan sebelumnya.

  7. 7

    Recertification audit (tahun 3)

    Sebelum sertifikat habis

    Audit menyeluruh ulang. Bila lulus, sertifikat diperpanjang 3 tahun lagi.

Internal Auditor (ISO 19011)

Apa yang dilakukan Internal Auditor ISO 37001, di luar centang-centangan

Pelatihan Internal Auditor mengikuti pedoman ISO 19011:2018, dengan fokus pada audit kontrol anti-penyuapan.

Apa yang dilakukan

Internal Auditor ISO 37001 memverifikasi efektivitas kontrol anti-penyuapan: apakah uji tuntas pihak ketiga benar-benar dijalankan sebelum kontrak ditandatangani, apakah register gifts/hospitality lengkap dan dipantau, apakah whistleblower channel berfungsi (uji dengan kasus pengujian), apakah investigasi pelaporan dilakukan independen dari pihak yang dilaporkan. Independensi auditor mutlak, auditor internal SMAP tidak boleh mengaudit proses yang ia kelola. Hasil audit internal jadi input wajib tinjauan governing body dan top management.

Kompetensi yang dibangun
  • Pemahaman klausul SMAP 4–10 dan struktur Annex SL
  • Pemahaman regulasi: KUHP, UU Tipikor, UU 8/2010 TPPU, arahan SMAP Kementerian BUMN 2020
  • Metode penilaian risiko penyuapan: identifikasi proses, pihak ketiga, dan transaksi berisiko
  • Audit uji tuntas pihak ketiga (klausul 8.2), review dokumentasi due diligence
  • Audit transaksi gifts/hospitality, donasi, sponsorship
  • Audit mekanisme pelaporan & investigasi: independensi & proteksi whistleblower
  • ISO 19011, independensi, objektivitas, evidence-based, kerahasiaan ekstra ketat
  • Kaitan SMAP dengan etika pengadaan Perpres 16/2018 beserta perubahannya: Pasal 7 tentang larangan menerima, menawarkan, atau menjanjikan hadiah, serta pakta integritas
  • Audit kontrol keuangan dan non-keuangan (klausul 8.3 dan 8.4) dengan menelusuri sampel transaksi dari permintaan sampai pembayaran
Kategori Temuan
  • Major NC

    Mis. fungsi kepatuhan anti-penyuapan absent atau tidak independen, uji tuntas pihak ketiga tidak dijalankan untuk kontrak berisiko tinggi, atau whistleblower channel tidak berfungsi.

  • Minor NC

    Mis. register gifts/hospitality tidak lengkap untuk satu kuartal, satu prosedur uji tuntas tidak update, atau training awareness belum dijalankan untuk unit pengadaan.

  • OFI

    Mis. usulan automasi due diligence dengan database publik (sanksi, PEP), atau enhancement whistleblower channel dengan platform pihak ketiga independen.

  • Observation

    Mis. catatan tentang area berisiko baru (mis. ekspansi ke yurisdiksi dengan Corruption Perception Index rendah).

Hasil yang Diharapkan

Hasil yang diharapkan dari tim Anda

Penilaian risiko penyuapan
Output kelas: matriks risiko penyuapan per proses, pihak ketiga, dan transaksi, dapat dipertahankan di Stage 2.
Prosedur uji tuntas berlapis
Tiga tingkat due diligence berdasar risiko, dengan template dokumen dan kriteria escalation.
Fungsi kepatuhan anti-penyuapan
Penunjukan formal dengan piagam tertulis, posisi independen, dan akses langsung ke governing body.
Auditor internal SMAP aktif
4–8 auditor internal lintas-fungsi yang dilatih audit kontrol anti-penyuapan.
Mekanisme pelaporan diuji
Whistleblower channel telah diuji minimal sekali dengan skenario kasus; non-retaliasi terbukti dijalankan.
Register hadiah tersambung ke pelaporan gratifikasi
Satu formulir kejadian yang mengalir ke register klausul 8.7 dan ke UPG, dengan aturan tertulis siapa yang memutuskan penolakan, pengembalian, atau pelaporan.
Peta transisi ke ISO 37001:2025
Daftar perubahan edisi 2025 yang berdampak pada dokumen SMAP Anda (budaya anti-penyuapan, perencanaan perubahan, konflik kepentingan), siap dibawa ke pembahasan transisi dengan badan sertifikasi.
Alat Bantu Keputusan

Awareness vs Internal Auditor vs Persiapan Lead Auditor (SMAP)

KriteriaAwarenessInternal Auditor
★
Persiapan Lead Auditor
Durasi tipikal1 hari3 hari5 hari (IRCA-style)
Target pesertaSeluruh karyawan + Direksi + KomisarisTim auditor internal & compliance officerCalon Lead Auditor SMAP / konsultan compliance
Output utamaKebijakan anti-penyuapan dipahami; gifts/hospitality limit jelasChecklist audit + draft uji tuntas + laporan temuanSertifikat individual dari skema pelatihan terdaftar
Dilakukan olehVendor pelatihan (mis. Neksus)Vendor pelatihan (mis. Neksus)Lembaga pelatihan terdaftar (mis. IRCA / PECB)
Klausul yang dibedahKebijakan, 8.7 hadiah dan jamuan, 8.9 pelaporan, konsekuensi pelanggaran4.5, 5.3.2, 7.2.2, 8.2 sampai 8.10, 9.2 sampai 9.4Seluruh klausul, ditambah ISO/IEC 17021-1 dan ISO/IEC TS 17021-9 tentang kompetensi auditor SMAP
Latihan praktikStudi kasus hadiah dan konflik kepentingan sesuai jabatan pesertaMenelusuri satu transaksi pengadaan dari permintaan sampai pembayaran, lalu menulis temuannyaSimulasi audit pihak ketiga lengkap dengan rencana dan laporan audit
Alur Kerja Sama dengan Neksus

Alur kerja sama dengan Neksus untuk ISO 37001

  1. 1

    Kickoff & gap analysis

    Minggu 1

    Workshop 2 jam dengan Direksi/Compliance: pemetaan risiko penyuapan eksisting, dokumentasi SMAP existing, dan target jadwal sertifikasi.

  2. 2

    Awareness 1 hari

    Minggu 2

    Untuk semua karyawan + sesi khusus Direksi/Komisaris. Topik: kebijakan anti-penyuapan, gifts/hospitality limit, whistleblower channel, dan konsekuensi.

  3. 3

    Workshop Internal Auditor 3 hari

    Minggu 3–4

    Klausul 4–10 ISO 37001, regulasi Indonesia, audit uji tuntas, audit gifts/hospitality, audit whistleblower channel, dan teknik ISO 19011 dengan tingkat kerahasiaan ekstra.

  4. 4

    Mock audit di proses berisiko tinggi

    Minggu 5

    Fasilitator mendampingi audit di unit pengadaan strategis dan unit hubungan dengan pemerintah. Peserta mempraktikkan teknik observasi dan menyusun temuan dengan diskresi.

  5. 5

    Tinjauan kesiapan & rekomendasi

    Minggu 6

    Laporan: gap yang tersisa, daftar tindakan prioritas, kesiapan dokumen untuk Stage 1.

  6. 6

    Handoff ke badan sertifikasi

    Minggu 7+

    Paket dokumen Stage 1 siap. Pemilihan badan sertifikasi sepenuhnya keputusan organisasi.

Peran Sasaran

Peran sasaran

Direksi & Komisaris (Governing Body)
Direksi

Bertanggung jawab atas kebijakan anti-penyuapan dan oversight efektivitas SMAP.

Compliance Officer / Fungsi Kepatuhan Anti-Penyuapan
Senior

Pemilik SMAP, koordinator audit internal & investigasi pelaporan.

Internal Audit Team

4–8 auditor internal lintas-fungsi untuk menjaga independensi.

Procurement / Pengadaan

Menjalankan uji tuntas pemasok dan menerapkan klausul anti-penyuapan di kontrak.

Legal & General Counsel

Memelihara register regulasi anti-penyuapan dan jadi pendamping investigasi.

HR (Human Resources)

Klausul 7.2, kompetensi & pelatihan; klausul 8.7, disciplinary process.

Sales / Business Development

Risiko gifts/hospitality dengan klien dan pejabat publik; perlu pemahaman limit dan pencatatan.

Contoh Badan Sertifikasi Terakreditasi

Contoh badan sertifikasi terakreditasi untuk ISO 37001 di Indonesia

Daftar berikut bukan rujukan resmi Neksus. Pilihan badan sertifikasi sepenuhnya keputusan organisasi Anda.

Sucofindo
KAN

BUMN inspeksi & sertifikasi, banyak digunakan di lingkungan tender BUMN/pemerintah.

TÜV Rheinland
DAkkS + KAN

Pengalaman audit SMAP untuk BUMN dan korporat multinasional.

BSI (British Standards Institution)
UKAS + KAN

Lembaga asal Inggris, terlibat dalam pengembangan ISO 37001.

SGS
UKAS / ANAB + KAN

Pengalaman audit SMAP di sektor energi, konstruksi, dan jasa.

Bureau Veritas
COFRAC + KAN

Sering dipakai BUMN besar untuk integrasi 37001 dengan standar manajemen lain.

TÜV NORD Indonesia
KAN

Sering hadir di proses sertifikasi BUMN sektor energi & infrastruktur.

Penting — Transparansi

Badan-badan di atas adalah contoh organisasi terakreditasi (umumnya melalui KAN dan jaringan IAF MLA) yang dapat melakukan audit sertifikasi. Mereka bukan mitra resmi Neksus dan tidak menerima rujukan dari Neksus. Pemilihan badan sertifikasi sepenuhnya keputusan organisasi Anda berdasarkan ruang lingkup, sektor, dan ketentuan procurement internal.

Pola Hasil Tipikal

Pola hasil tipikal dari klien serupa

Konteks

Anak perusahaan BUMN 200 karyawan, sertifikasi pertama untuk memenuhi arahan SMAP Kementerian BUMN 2020.

Intervensi

Awareness untuk seluruh karyawan + sesi khusus Direksi (1 hari) + Internal Auditor 3 hari untuk 6 orang + mock audit di pengadaan & hubungan pemerintah.

Hasil indikatif

Stage 1 lulus tanpa temuan kritis; Stage 2 menghasilkan 2 Minor NC (register gifts/hospitality belum lengkap, klausul anti-penyuapan kontrak vendor lama belum diaddendum) ditutup dalam 60 hari.

Konteks

Kementerian/lembaga, lingkup unit pengadaan strategis, target WBK/WBBM.

Intervensi

Pelatihan + pendampingan penyusunan kebijakan, prosedur uji tuntas, dan whistleblower channel. Fokus integrasi dengan Sistem Manajemen Anti-Penyuapan pemerintah.

Hasil indikatif

Sertifikat ISO 37001 lingkup terbatas membantu pencapaian predikat WBK pada tahun berikutnya.

Konteks

Korporat konstruksi multi-proyek, tuntutan due diligence dari klien internasional.

Intervensi

Awareness + Internal Auditor + mock audit di tiga proyek konstruksi besar. Pendampingan template uji tuntas subkontraktor.

Hasil indikatif

Sertifikat ISO 37001 terbit dalam 8 bulan, memenuhi syarat dokumentasi vendor list klien internasional.

Informasi Procurement

Informasi procurement

  • Format kontrak
    Inhouse training atau program berkelanjutan (mencakup mock audit di proses berisiko).
  • Lokasi
    Onsite di lokasi klien, regional onsite, atau live online.
  • Bahasa pengantar
    Bahasa Indonesia (default untuk BUMN/pemerintah) atau bilingual ID/EN.
  • Materi & sertifikat peserta
    Modul, handout, template uji tuntas pihak ketiga, register gifts/hospitality, checklist audit, sertifikat partisipasi Neksus.
  • Dokumentasi pajak
    Faktur pajak PPN, kwitansi, BAST. Dukungan e-procurement BUMN/pemerintah tersedia (LKPP).
  • Termin pembayaran
    Uang muka saat kontrak, pelunasan setelah pelatihan. Besaran tiap termin disepakati di kontrak mengikuti ketentuan pengadaan klien.
  • Pendampingan opsional
    Konsultasi terpisah berbasis manday: pendampingan penyusunan kebijakan SMAP, pendampingan menjelang Stage 1.

Pertanyaan Umum

Tidak. Sertifikat ISO 37001 hanya dapat diterbitkan badan sertifikasi terakreditasi (KAN di Indonesia, diakui internasional via IAF MLA). Neksus melatih hingga SMAP organisasi Anda siap diaudit; Anda memilih badan sertifikasi sendiri.

Arahan Kementerian BUMN 2020 (surat Menteri BUMN S-35 dan surat S-17/S.MBU/02/2020, pelaksanaan Perpres 54/2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi) meminta BUMN menerapkan SMAP dan menyertifikasinya ke SNI ISO 37001. Cek surat edaran Kementerian BUMN terbaru untuk daftar BUMN yang wajib. Banyak BUMN besar telah tersertifikasi; saat ini banyak anak perusahaan BUMN sedang dalam proses.

UKAP (Upaya Komprehensif Anti-Penyuapan) adalah program penilaian oleh KPK dengan kriteria spesifik Indonesia. ISO 37001 adalah standar sistem manajemen internasional. Banyak organisasi menggunakan ISO 37001 sebagai fondasi yang membantu memenuhi sebagian kriteria UKAP, tetapi keduanya program terpisah dengan tata cara penilaian berbeda.

Untuk organisasi mulai dari nol, 8–14 bulan adalah rentang realistis. Variabel utama: ukuran organisasi, jumlah pihak ketiga, kompleksitas proses pengadaan. BUMN kecil dengan komitmen Direksi yang kuat: 6–9 bulan. Korporat multi-yurisdiksi: 12–18 bulan.

Tidak. Standar ini sendiri secara eksplisit menyatakan tidak menjamin organisasi bebas dari penyuapan. Yang dijamin: sistem manajemen yang dirancang efektif untuk mencegah, mendeteksi, dan menanggapi penyuapan. Auditor menilai kerangka dan implementasinya.

Pelaporan adalah bukti SMAP berfungsi. Auditor justru tertarik melihat bagaimana organisasi menanggapi laporan: apakah investigasi independen dijalankan, apakah whistleblower diberi proteksi, apakah hasil investigasi ditindaklanjuti. Adanya laporan + respons yang baik adalah indikator SMAP yang hidup.

Ditentukan badan sertifikasi berdasarkan mandays IAF MD 5. Variabel utama: jumlah karyawan dalam scope, jumlah lokasi, dan profil risiko penyuapan (sektor, pihak ketiga). Minta penawaran 2–3 badan sertifikasi untuk komparasi. Untuk BUMN, biaya audit biasanya tercakup dalam RKA dengan persetujuan komisaris/RUPS.

Tidak wajib full-time, tetapi harus independen, kompeten, dan punya akses langsung ke governing body (klausul 5.3.2). Di organisasi kecil, fungsi ini sering digabung dengan compliance officer umum atau internal audit head. Di BUMN besar, biasanya unit terpisah dengan beberapa staf.

Tidak ada kewajiban hukum melaporkan hasil audit internal ke pihak eksternal. Namun bila audit internal menemukan indikasi tindak pidana penyuapan, ada kewajiban etis dan hukum (UU Tipikor) untuk melaporkan ke aparat penegak hukum yang berwenang. Banyak organisasi mengaturnya dalam protokol investigasi internal yang melibatkan legal counsel.

Sertifikat edisi 2016 berlaku sampai 28 Februari 2027, dan transisinya umumnya diperiksa badan sertifikasi di audit surveilans atau resertifikasi sebelum tanggal itu. Siapkan tiga hal. Pertama, bukti budaya anti-penyuapan yang dipimpin manajemen puncak, misalnya pesan pimpinan, survei persepsi karyawan, dan cara insiden dibahas di rapat direksi. Kedua, prosedur perencanaan perubahan yang menilai risiko penyuapan saat reorganisasi, merger, atau akuisisi. Ketiga, deklarasi konflik kepentingan di proses kepegawaian. Auditor internal yang terlatih membaca kedua edisi bisa menjalankan gap check sendiri sebelum badan sertifikasi datang.

Klausul 4.5 meminta organisasi mengidentifikasi risiko penyuapan yang secara wajar dapat diantisipasi, menganalisis dan memprioritaskannya, lalu menilai kecukupan kontrol yang sudah ada. Praktik yang kuat dimulai dari daftar proses (pengadaan, perizinan, penjualan ke instansi, rekrutmen, donasi dan sponsorship), lalu daftar pihak ketiga dan jenis transaksi. Setiap kombinasi dinilai dengan kriteria tertulis yang disetujui manajemen, misalnya interaksi dengan pejabat publik, nilai kontrak, keterlibatan agen, dan lokasi kerja. Hasilnya ditinjau berkala dan setiap ada perubahan besar seperti proyek baru atau ekspansi wilayah. Kelemahan yang paling sering ditemukan: penilaian dibuat sekali untuk sertifikasi lalu dibiarkan, sementara struktur organisasinya sudah berubah.

Standar meminta uji tuntas atas transaksi, proyek, kegiatan, mitra bisnis, dan kategori personel yang risikonya dinilai lebih dari rendah, dengan kedalaman sebanding risikonya. Untuk pemasok berisiko rendah, kuesioner dan pernyataan anti-penyuapan biasanya memadai. Untuk agen, konsultan perizinan, atau mitra yang berurusan dengan pejabat publik atas nama Anda, auditor berharap melihat pemeriksaan pemilik manfaat (rujukannya di Indonesia Perpres 13/2018), rekam jejak perkara, hubungan dengan pejabat, kewajaran imbalan, dan keputusan tertulis berikut nama penyetujunya. Yang dicari auditor internal adalah keputusan itu, sebab berkas uji tuntas yang lengkap tanpa kesimpulan belum menunjukkan kontrolnya bekerja.

ISO 37001 menyerahkan angkanya kepada organisasi: klausul 8.7 meminta prosedur untuk mencegah hadiah, jamuan, donasi, dan manfaat serupa yang dapat dianggap sebagai suap. Untuk organisasi yang personelnya tercakup aturan gratifikasi, batas dan pengecualiannya mengikuti Peraturan KPK Nomor 2 Tahun 2019 sebagaimana diubah Peraturan KPK Nomor 1 Tahun 2026. Perubahan 2026 itu menyentuh pengaturan nilai wajar, jadi angka di kebijakan internal sebaiknya dicocokkan ulang dengan teks resmi sebelum disahkan. Di kelas Awareness, peserta berlatih memutuskan kasus sesuai jabatannya: parsel hari raya dari vendor yang sedang ikut tender, undangan seminar berikut hotel, atau suvenir dari acara resmi.

Ada pola yang sering berulang. Penilaian risiko tidak diperbarui sesudah reorganisasi. Berkas uji tuntas tersimpan rapi tanpa keputusan dan nama penyetujunya. Register hadiah kosong berbulan-bulan di unit yang banyak berurusan dengan vendor, yang justru menandakan pencatatan berhenti. Fungsi kepatuhan melapor kepada direktur yang prosesnya ia awasi, sehingga independensinya lemah. Kontrol belum diteruskan ke anak perusahaan yang dikendalikan (klausul 8.5). Kanal pelaporan menerima laporan tanpa log tindak lanjut. Tinjauan fungsi kepatuhan atas SMAP (klausul 9.4) tidak terdokumentasi. Workshop Internal Auditor melatih peserta menemukan pola ini dari sampel bukti di unit kerja mereka sendiri.

Diskusikan kesiapan ISO 37001:2016 untuk organisasi Anda

Kirim ruang lingkup SMAP yang direncanakan dan target jadwal sertifikasi. Tim Neksus mempelajari konteks Anda dan menyiapkan rancangan program.

  • Awareness untuk Direksi/Komisaris + seluruh karyawan, Internal Auditor terfokus, mock audit di proses berisiko
  • Fasilitator dengan latar belakang compliance officer, audit anti-fraud, dan investigasi
  • Penyelarasan dengan arahan SMAP Kementerian BUMN 2020 dan kerangka UKAP
  • Handoff terstruktur ke badan sertifikasi pilihan Anda

Enam isian saja untuk memulai. Tim korporat kami yang membaca dan membalasnya.

Detail tambahan (opsional)

Isi kalau sudah ada gambarannya. Semua isian di bagian ini boleh dilewati, dan tim kami akan menanyakannya saat sesi analisa kebutuhan.