Langsung ke konten
Tema Org-Wide

Program Diversity, Equity & Inclusion (DEI) untuk Kebijakan dan Kebiasaan Kerja Sehari-hari

Tema tahunan dengan empat pilar terintegrasi (literasi DEI, kapabilitas inclusive leadership, governance & policy, accountability & ukuran), pagu anggaran terstruktur, dan rollout berfase. Untuk CHRO, Chief Diversity Officer (atau DEI Lead), CFO, dan Chief Legal yang ingin DEI menjadi kapabilitas organisasi yang terukur.

  • 4,9/5 ยท 287 ulasan
  • 300+ klien nasional
  • 2.000+ trainer
  • 1 sampai ratusan peserta
  • Standar ยท Premium ยท Privat 1-on-1
Skala program
Org-wide (CHRO + DEI Lead + CFO sponsorship)Skala program
Durasi tipikal
12 bulan (renewable)Durasi tipikal
Pilar program
4: Literasi ยท Inclusive Leadership ยท Governance ยท AccountabilityPilar program
Tingkat anggaran
Standar atau PremiumTingkat anggaran

2.000+ trainer dan expert

Jaringan pengajar grup kami, dipilih per kebutuhan tim Anda.

Lihat dokumentasi kelas

Trainer Anda terlihat dulu

Profil, rekam jejak, dan bidang trainer dikirim bersama proposal, sebelum Anda memutuskan.

4,9 dari 5

287 ulasan peserta.

300+ klien nasional dan 180.000+ sesi pelatihan privat terselesaikan. Sebagian di antaranya: MPR RI, Akademi Militer Magelang, DPRD Provinsi Jawa Timur.

Satu orang sampai ratusan

Coaching privat untuk satu peserta, kelas satu tim, sampai beberapa angkatan sekaligus.

Tiga tingkat anggaran

  • Standar: kelas inti, materi disesuaikan pekerjaan peserta
  • Premium: trainer senior, rancangan materi lebih dalam
  • Privat 1-on-1: satu peserta, satu trainer, jadwal mengikuti peserta
Sebutkan anggaran Anda
Jawaban singkat

Program DEI Korporat Neksus adalah tema tahunan empat pilar: literasi DEI untuk semua karyawan, kapabilitas inclusive leadership untuk manajer dan above, governance & policy selaras ISO 30415:2021 + UN Women's Empowerment Principles + UU Ketenagakerjaan 13/2003 + Permenaker 39/2003 + Permenaker 7/2017, dan accountability framework dengan ukuran McKinsey Diversity Wins + Catalyst. Rollout pilot 30 hari โ†’ wave 90 hari โ†’ org-wide 12 bulan. Anggarannya mengikuti berapa manajer yang menjalani inclusive leadership, berapa ERG yang didampingi, dan seluas apa kebijakan yang ditinjau; pagu yang Anda tetapkan menjadi batas rancangannya.

Tema Tahunan

Mengapa DEI Korporat harus dirancang sebagai tema setahun dengan accountability

DEI di Indonesia sering dianggap CSR program atau International Women's Day campaign tahunan. McKinsey Diversity Wins 2023 menunjukkan korporat dengan diversitas gender + etnis di top management menghasilkan profitability 27โ€“39% lebih tinggi dari pesaing yang tidak beragam, namun korelasi tersebut bergantung pada eksekusi inklusi yang substantif. Catalyst research menemukan inclusive leadership behavior (humility, courage, empathy, accountability) menjelaskan 70% varians antara karyawan yang merasa included vs tidak. ISO 30415:2021 (Diversity & Inclusion in HR) adalah standar internasional pertama yang memberi backbone sistem manajemen D&I yang dapat diaudit. UN Women's Empowerment Principles (WEPs, 7 prinsip) menjadi komitmen yang ditandatangani 8.000+ korporat global, termasuk semakin banyak korporat Indonesia. ILO Convention 100 (Equal Remuneration, 1951) dan ILO Convention 111 (Discrimination Employment, 1958) sudah diratifikasi Indonesia. Hukum dalam negeri: UU 13/2003 Ketenagakerjaan (Pasal 5+6 anti-diskriminasi), Permenaker 39/2003 (TKA + K3 untuk diversitas), Permenaker 7/2017 (dispute resolution). Sektor finansial menambah IFC Gender Lens Investing untuk korporat yang menerima blended finance. Edelman Trust Barometer + Mercer menunjukkan karyawan dan kandidat (terutama Gen Z) makin mengevaluasi korporat berdasarkan DEI action terukur. Tema setahun menggabungkan kerangka-kerangka ini menjadi kapabilitas eksekusi.

  • Korporat dengan diversitas top management: profitability 27โ€“39% lebih tinggi (McKinsey Diversity Wins 2023)
  • Inclusive leadership behavior menjelaskan 70% varians karyawan included (Catalyst research)
  • Backbone sistem manajemen: ISO 30415:2021 (D&I in HR), dapat diaudit
  • Komitmen global: UN Women's Empowerment Principles + ILO Convention 100/111
  • Hukum Indonesia: UU 13/2003 Ketenagakerjaan + Permenaker 39/2003 + Permenaker 7/2017
DEI training tunggal tanpa accountability = checkbox compliance

Korporat yang menjalankan unconscious bias training tahunan tanpa accountability framework dan ukuran outcome akan menerbitkan laporan DEI yang impressive sambil retention perempuan tetap turun dan promotion gap tidak bergerak. Karyawan kelelahan dengan program checkbox; manajer skeptis. Pilar 4 (accountability) adalah pembeda yang sering dilewati.

Tiga sponsor wajib dan opsional Chief Legal

Program DEI Korporat membutuhkan tiga sponsor selaras: CHRO atau Chief Diversity Officer (eksekusi + kapabilitas), CFO (anggaran + integrasi dengan compensation review), dan CEO/COO (sinyal organisasi-lebar bahwa DEI menjadi prioritas). Chief Legal menjadi sponsor keempat untuk dimensi anti-diskriminasi, dispute resolution, dan kepatuhan UU Ketenagakerjaan.

Diversity โ‰  Equity โ‰  Inclusion

Diversity = komposisi (siapa di organisasi). Equity = sistem yang adil (kompensasi, promosi, akses peluang). Inclusion = pengalaman (apakah orang merasa diterima, didengar, dapat berkontribusi). DEI tanpa equity โ†’ diversitas tetapi karyawan minoritas tidak naik. DEI tanpa inclusion โ†’ diversitas tetapi karyawan minoritas keluar dalam 18 bulan. Ketiganya dirancang bersama.

Arsitektur Program

Arsitektur empat pilar terintegrasi

Setiap pilar memiliki audience, modul, dan ukuran berbeda. Tata kelola program menyelaraskan keempatnya di bawah peta jalan tahunan.

Pilar 1
Pilar 1, Literasi DEI untuk Semua Karyawan

Memberi setiap karyawan dasar pemahaman DEI: definisi, sejarah, bias kognitif (unconscious bias), microaggression awareness, dan kontrak sosial baru di tempat kerja. Modul 4โ€“6 jam per orang per tahun (async + sesi divisi).

  • 100% karyawan paham perbedaan diversity / equity / inclusion
  • Awareness terhadap microaggression dan cara intervensi bystander
  • Bahasa umum tim untuk diskusi DEI lintas-fungsi
Pilar 2
Pilar 2, Inclusive Leadership untuk Manajer dan Above

Membangun kapabilitas inclusive leadership berbasis Catalyst research: humility, courage, empathy, accountability. Modul 20โ€“40 jam per orang per tahun untuk manager + above. Spesifik untuk Indonesia: dimensi multi-faith + multi-etnis + gender.

  • Manager + above menyelesaikan modul + assessment inclusive leadership
  • 1:1 coaching budaya inklusif diadopsi sebagai praktik tim
  • ERG (Employee Resource Groups) executive sponsorship terbentuk
Pilar 3
Pilar 3, Governance & Policy (ISO 30415:2021 + WEPs)

Menyusun D&I Policy selaras ISO 30415:2021 + UN WEPs + UU Ketenagakerjaan. Mencakup anti-diskriminasi, anti-harassment, parental leave (kedua jenis kelamin), dispute resolution selaras Permenaker 7/2017, dan equitable pay framework.

  • D&I Policy v1.0 disahkan governing body, dikomunikasikan ke 100% karyawan
  • Pay equity audit pertama dilakukan dengan tindak lanjut transparan
  • Dispute resolution channel resmi yang dapat dipercaya karyawan
Pilar 4
Pilar 4, Accountability & Measurement Framework

Membangun ukuran DEI yang dapat dipertanggungjawabkan: representation per level + fungsi, promotion rates by demographic, pay equity gaps, inclusion survey scores, ERG participation. KPI DEI masuk balanced scorecard manajemen.

  • Dashboard DEI hidup dengan ukuran kuartalan ke direksi
  • KPI DEI di balanced scorecard manager + above dengan bobot โ‰ฅ 10%
  • Annual DEI report internal + eksternal dengan accountability terbuka
Pagu Anggaran Tahunan

Pagu anggaran tahunan berdasarkan ukuran organisasi dan ambisi DEI

Seberapa jauh ambisi DEI perusahaan biasanya tercermin pada tingkat di tiap baris. Program akhir disusun dari jumlah manajer peserta, jumlah ERG, dan pagu Anda. Investasi pay equity adjustment (gap closure) di luar program ini.

LingkupPesertaTingkat AnggaranCatatan
Perusahaan menengah (200โ€“500 karyawan)100% literasi + 60 manajer inclusive leadership + ERG sponsorshipStandarCocok untuk korporat yang baru mulai disiplin DEI. Fokus pada literasi + inclusive leadership + pay equity audit pertama.
Korporat besar (500โ€“2000 karyawan, multi-BU)100% literasi + 200 manajer inclusive leadership + 4โ€“6 ERG aktif + DEI CouncilStandar atau Premium, multi-BUStandard rollout 12-bulan dengan DEI dashboard hidup dan KPI di balanced scorecard.
Enterprise (2000+ karyawan, multi-site)100% literasi + 500+ manajer inclusive leadership + 8โ€“12 ERG + DEI Council lintas-BU + external DEI Advisory BoardPremium, multi-siteKontrak multi-tahun. Termasuk dukungan WEPs reporting + IFC Gender Lens Investing readiness.
BUMN dengan mandat inclusive growthSkema enterprise + alignment program nasional anti-diskriminasi + Permenaker 39/2003Standar atau Premium, inclusive growthProcurement via SPSE LKPP. Selaras program Kementerian PPPA + Kemnaker.
Anak perusahaan multinasional dengan global DEI commitmentSkema enterprise + bilingual + alignment global DEI policy + reporting regional HQPremium, komitmen globalKontrak akhir disetujui regional HQ. Selaras WEPs + ISO 30415 + global parent reporting.
Fase Rollout

Fase rollout, pilot 30 hari โ†’ wave 90 hari โ†’ org-wide 12 bulan

Rollout berfase mengkalibrasi pesan, menutup gap policy, dan membangun bukti accountability sebelum scale.

1
Pilot, 30 hari
Bulan 1

Validasi modul literasi + inclusive leadership + draft D&I Policy dengan 1 BU pilot (20โ€“50 karyawan + manajer-nya).

  • D&I Policy draft v0.1
  • Literasi 4 jam diselesaikan untuk seluruh BU pilot
  • Inclusive leadership modul untuk 10โ€“15 manajer BU pilot
  • Baseline survey inclusion + representation per BU pilot
2
Wave 1, 90 hari
Bulan 2โ€“4

Scale ke 3 BU prioritas + D&I Policy v1.0 disahkan + ERG executive sponsorship terbentuk.

  • D&I Policy v1.0 disahkan steering committee + dewan
  • Literasi org-wide untuk 3 BU diselesaikan
  • DEI Council lintas-fungsi terbentuk dengan TOR + cadence
  • ERG (Employee Resource Groups) terbentuk untuk 3 dimensi (gender, faith/etnis, generation atau lainnya)
3
Wave 2โ€“3, 180 hari
Bulan 5โ€“10

Rollout ke seluruh organisasi + pay equity audit + DEI dashboard live + KPI di balanced scorecard.

  • 100% karyawan menyelesaikan literasi DEI
  • 100% manajer + above menyelesaikan inclusive leadership modul
  • Pay equity audit pertama dengan tindak lanjut transparan
  • DEI dashboard hidup dengan reporting kuartalan
4
Sustaining, 60 hari + perpanjangan
Bulan 11โ€“12 + renewal

Memformalkan DEI operating model + annual DEI report + rancangan tahun ke-2.

  • Annual DEI report internal + eksternal dirilis
  • KPI DEI di balanced scorecard manager + above (bobot โ‰ฅ 10%)
  • Rancangan tahun ke-2 (WEPs signatory + ISO 30415 readiness atau dimensi lanjutan)
  • Internal DEI Practitioner certification
Ukuran Keberhasilan Seluruh Organisasi

Metrik sukses tingkat organisasi, representation + equity + inclusion

Pilih 4โ€“6 metrik dari daftar berikut sebelum program mulai, dengan ambang yang disepakati.

Representation perempuan di senior management
Naik โ‰ฅ 5 poin persentase dalam 12 bulan (target spesifik per organisasi)
HRIS demographic report kuartalan
Promotion rate parity (perempuan vs laki-laki)
Promotion rate perempuan โ‰ฅ 90% dari promotion rate laki-laki per level
HRIS promotion data tahunan
Pay equity gap (gender + role-controlled)
โ‰ค 5% gap pada akhir tahun 1 (tindak lanjut adjustment)
Pay equity audit pihak ketiga
Inclusion survey score
Naik โ‰ฅ 7 poin dari baseline untuk kelompok minoritas yang diukur
Annual inclusion survey (segmented by demographic)
ERG (Employee Resource Groups) aktif
Minimum 4 ERG aktif dengan executive sponsor + budget + cadence rapat
DEI Council quarterly audit
Retensi 12-bulan untuk karyawan minoritas
Retensi โ‰ฅ retensi karyawan mayoritas (no gap)
HRIS data 12-bulan rolling
KPI DEI di balanced scorecard
Manager + above memiliki KPI DEI dengan bobot โ‰ฅ 10%
Performance management system
Alat Bantu Keputusan

Tema setahun terintegrasi vs Unconscious bias training tunggal vs Hanya International Women's Day

Tiga pendekatan korporat untuk DEI, dengan profil hasil yang berbeda.

KriteriaUnconscious bias training tunggalTema setahun terintegrasi
โ˜…
Hanya IWD + campaign
Cara anggaran disusunBiaya satu sesi pelatihanStandar atau Premium sesuai ambisiBiaya acara dan kampanye
Perubahan inclusive leadership behaviorRendah, workshop sekali jadiTinggi, modul + coaching + KPITidak relevan
Pay equity gap ditanganiTidakYa, audit pihak ketiga + adjustmentTidak
Accountability frameworkTidak adaDashboard + KPI balanced scorecardTidak ada
Retensi karyawan minoritas membaikMarginalSignifikanMarginal
Alur Kerja Sama

Alur kerja sama Neksus untuk tema setahun

  1. 1

    Kickoff & DEI maturity diagnostic (4 minggu)

    Minggu 1โ€“4

    Workshop 2 hari dengan CHRO/CDO/CFO/Legal/CEO + interview 15 stakeholder kunci + DEI maturity assessment (representation baseline, inclusion survey, policy audit). Output: Charter program + maturity baseline + rancangan rollout.

  2. 2

    Pilot BU 30 hari

    Bulan 2

    Literasi + inclusive leadership + D&I Policy draft diuji di 1 BU pilot. Tim Neksus + champions BU pilot bekerja berdampingan. Baseline inclusion survey untuk BU pilot. Retro mingguan.

  3. 3

    Retro pilot & policy kalibrasi (2 minggu)

    Bulan 3 (awal)

    Workshop retrospektif. D&I Policy direvisi v1.0. Modul inclusive leadership dikalibrasi. Rancangan Wave 1 disepakati.

  4. 4

    Wave 1, 3 BU prioritas (90 hari)

    Bulan 3โ€“5

    D&I Policy v1.0 disahkan. Literasi org-wide 3 BU. Inclusive leadership modul untuk manager 3 BU. DEI Council terbentuk + ERG dibentuk.

  5. 5

    Wave 2โ€“3, sisa BU + accountability (180 hari)

    Bulan 6โ€“11

    Rollout ke seluruh organisasi. Pay equity audit. DEI dashboard live. KPI DEI masuk balanced scorecard.

  6. 6

    Capstone & rancangan tahun ke-2

    Bulan 12

    Annual DEI report internal + eksternal dirilis. Capstone presentation ke direksi: representation trend + pay equity + inclusion. Workshop rancangan tahun ke-2 (WEPs signatory / ISO 30415 readiness).

Tata Kelola Program

Tata kelola program, siapa, peran apa, ritme apa

Tata kelola DEI yang jelas mencegah program kehilangan momentum dan menjadi checkbox. Empat lapisan dengan cadence berbeda.

Steering Committee (CHRO + DEI Lead + CFO + Chief Legal + CEO/COO sponsor)
Triwulanan

Sponsor eksekutif. Sahkan D&I Policy, alokasi anggaran, prioritas wave berikutnya, dan resolusi konflik lintas-BU. Akuntabel ke direksi.

DEI Council (DEI Lead + HR Business Partners + ERG Chairs + Comms Lead)
Bulanan

Operasional lintas-fungsi. Review dashboard, ERG progress, inclusion survey results, dan policy updates.

Program Office (L&D Lead + PMO + Champions Lead)
Mingguan

Eksekusi operasional. Jadwal, LMS, komunikasi, koordinasi champions, dan pelaporan ke steering committee.

ERG Chairs + Executive Sponsors (per ERG)
Bulanan ERG + triwulanan executive sponsor checkpoint

Membangun komunitas peer, suara karyawan ke leadership, dan inisiatif tematik (mentoring, allyship workshop, dst).

Neksus Engagement Team (Account Director + Lead Facilitator + DEI Specialist)
Mingguan steering call + onsite per wave

Co-design program, fasilitasi sesi inti, kalibrasi modul, eskalasi metodologi (ISO 30415, WEPs, Catalyst, McKinsey).

Peserta Sasaran

Siapa yang ikut dari organisasi Anda, multi-kohort terintegrasi

Program ini terdiri dari beberapa cohort paralel dengan kurikulum berbeda.

All-employee literasi DEI
100% karyawan

Setiap karyawan (4โ€“6 jam async + 2 jam tatap muka).

Inclusive Leadership untuk Manager + Above
100% manajer dan above

Manager + senior leader. 20โ€“40 jam terstruktur + 1:1 coaching + KPI DEI di balanced scorecard.

DEI Champions per BU
1 per 50โ€“80 karyawan

Mid-level employee dengan kredibilitas dan minat DEI yang otentik.

ERG Chairs + Executive Sponsors
4โ€“12 ERG

Chair karyawan + executive sponsor senior leader untuk setiap ERG aktif.

DEI Council members
8โ€“15 orang

DEI Lead + HR Business Partners + ERG Chairs + Comms Lead.

Steering committee
4โ€“5 orang

CHRO, DEI Lead, CFO, Chief Legal, CEO/COO sponsor.

Direksi briefing
Direksi penuh

Sesi 90 menit triwulanan dengan ringkasan DEI dashboard + representation trend + pay equity.

Cara Menekan Risiko Program

Risiko program yang umum gagal, dan mitigasi yang efektif

Program DEI dianggap PR atau tokenism oleh karyawan

Inclusion survey menunjukkan karyawan tidak percaya program serius; partisipasi ERG rendah; manajer skeptis.

Cara menekannya: Pilar 4 accountability nyata (pay equity audit + KPI balanced scorecard + transparent reporting) + CEO/COO sebagai sponsor visible + ERG dengan budget + waktu kerja resmi.

Backlash dari mayoritas yang merasa terancam

Manajer atau karyawan laki-laki / mayoritas merasa diserang; resistance terhadap modul; komentar negatif di internal forum.

Cara menekannya: Framing DEI sebagai 'inclusion for all' + modul yang menjelaskan equity โ‰  kurang adil untuk mayoritas + safe space untuk pertanyaan yang sulit + facilitator terlatih (bukan ideologis).

Pay equity audit menemukan gap besar yang sulit ditutup

Audit menunjukkan gap pay perempuan vs laki-laki 12% role-controlled; menutup membutuhkan adjustment Rp 5+ miliar.

Cara menekannya: Adjustment bertahap 2โ€“3 tahun (Tahun 1: gap > 8%, Tahun 2: gap > 5%, Tahun 3: gap โ‰ค 3%) + komunikasi transparan ke direksi + alokasi budget khusus pay equity adjustment.

Inclusive leadership modul tidak mengubah perilaku manajer

Manajer ikut modul + assessment lulus, namun inclusion survey untuk tim mereka tetap rendah.

Cara menekannya: 1:1 coaching 6 sesi per manajer + 360 feedback dari tim + KPI DEI di balanced scorecard manager (bobot โ‰ฅ 10%) + accountability dari atasan manajer.

ERG (Employee Resource Groups) tidak aktif setelah 6 bulan

ERG dibentuk dengan antusiasme awal, lalu meredup karena chair burn-out dan tidak ada executive sponsor yang hadir.

Cara menekannya: ERG chair role formal (10โ€“15% waktu kerja + recognition) + executive sponsor wajib hadir bulanan + budget ERG minimum Rp 20โ€“50 juta/tahun + suksesi chair tahunan.

Sponsor eksekutif berganti di tengah program

CHRO baru atau CEO baru tidak melanjutkan komitmen DEI sponsor sebelumnya.

Cara menekannya: Charter program ditandatangani CEO + CHRO + dewan + DEI Council yang terinstitusi + annual DEI report publik yang menjadi komitmen organisasi (bukan komitmen individu).

Informasi Pengadaan

Informasi procurement

  • Format kontrak
    Tema setahun terstruktur (renewable). Pendampingan multi-tahun dengan SOW yang disepakati per tahun. Opsi WEPs signatory + ISO 30415 readiness di tahun ke-2.
  • Lokasi
    Onsite di kantor klien, regional onsite, atau hybrid (kickoff onsite + sesi bi-weekly online).
  • Bahasa pengantar
    Bahasa Indonesia (default) atau bilingual ID/EN untuk korporat multinasional / BUMN dengan reporting global.
  • Materi & sertifikat peserta
    Modul terstruktur, workbook bilingual, template D&I Policy + pay equity audit + inclusion survey + ERG charter, akses 12 bulan ke alumni resource hub, sertifikasi internal DEI Practitioner.
  • Dokumentasi pajak & e-procurement
    Faktur pajak PPN, kwitansi, BAST. Dukungan e-procurement BUMN/pemerintah (SPSE LKPP) tersedia. Pagu SBM K/L untuk kementerian/lembaga.
  • Termin pembayaran
    Uang muka saat kontrak, termin per wave (3x), pelunasan pasca-capstone tahun ke-1. Besaran tiap termin disepakati di kontrak mengikuti ketentuan pengadaan klien.
  • Pendampingan opsional
    Coaching personal CHRO/DEI Lead (paket terpisah), executive briefing direksi (90 menit triwulanan), pay equity audit pihak ketiga (basis manday), WEPs signatory advisory, ISO 30415 readiness audit.

Pertanyaan Umum

Tidak ada regulasi Indonesia yang secara eksplisit mewajibkan program DEI lengkap. UU 13/2003 Ketenagakerjaan + Permenaker 7/2017 + ILO Convention 100+111 yang diratifikasi memberi dasar anti-diskriminasi. Selain hukum, korporat dengan eksposur global investor (IFC Gender Lens, ESG funds) + global B2B clients (yang menanyakan WEPs/diversity report supplier) menemukan DEI menjadi syarat de facto. Dampak bisnis (McKinsey Diversity Wins: 27โ€“39% profitability uplift) menjadi alasan bisnis.

Konteks Indonesia menuntut kalibrasi: dimensi gender + multi-faith + multi-etnis + generation + disability inclusion lebih relevan dibanding agenda DEI Amerika yang fokus ras. Modul Neksus dirancang dengan facilitator lokal yang memahami konteks Indonesia + studi kasus relevan + safe space untuk pertanyaan yang sulit. Topik sensitif (orientasi seksual) ditangani dengan hati-hati sesuai konteks korporat (multinasional sering lebih siap dari korporat lokal).

Representation senior management berubah lambat (5โ€“10 tahun untuk perubahan struktural) karena bergantung pada pipeline + promotion rates + retensi. Yang lebih cepat terlihat: pay equity gap (bisa ditutup 2โ€“3 tahun dengan adjustment bertahap), inclusion survey score (naik 5โ€“8 poin dalam 12โ€“18 bulan), retensi karyawan minoritas (membaik dalam 12 bulan jika inclusive leadership efektif).

Tidak wajib di tahun ke-1. Banyak korporat menengah memulai dengan DEI Lead (di bawah CHRO) part-time. Tema ini sering menjadi katalis pembentukan peran formal CDO/CDIO di tahun ke-2 atau ke-3 untuk korporat besar. Untuk korporat dengan ambisi WEPs signatory + IFC Gender Lens Investing, CDO formal menjadi sinyal penting.

Ya. Kami berpengalaman memasok lewat SPSE LKPP dengan dokumentasi lengkap (RKS, HPS, BAST). Pagu mengikuti PMK 39/2024 / SBM K/L. Untuk BUMN dengan mandat inclusive growth atau program transformasi SDM nasional, kontrak biasanya multi-tahun via RKAP dengan persetujuan komisaris.

Pilot 30 hari adalah komitmen kontrak independen. Kalau organisasi memutuskan tidak melanjutkan, D&I Policy draft + baseline survey + materi pilot tetap menjadi milik klien. Kami tidak memberi diskon retroaktif; pengalaman pilot menjadi fondasi DEI untuk vendor manapun di masa depan.

Setiap tema dipimpin oleh Account Director + Lead Facilitator dengan pengalaman 10+ tahun di DEI / inclusive leadership / organizational development + DEI Specialist untuk dimensi ISO 30415 + WEPs + IFC + Curriculum Architect untuk desain modul. Tim memiliki facilitator beragam (gender + etnis + generation) sebagai representasi prinsip yang diajarkan. Biografi tim dikirim sebelum kontrak ditandatangani.

NDA dua arah ditandatangani sebelum diagnostik. Data pay equity + demographic + inclusion survey klien tidak digunakan sebagai studi kasus marketing tanpa persetujuan tertulis. Pay equity audit dijalankan oleh vendor methodology pihak ketiga yang diakui (misalnya Mercer atau equivalent) sesuai pilihan klien. Akses tim Neksus dibatasi pada data anonymized atau aggregate.

Steering committee triwulanan 90 menit (4x/tahun) + retreat awal 1 hari + DEI Council bulanan 60 menit (12x/tahun), meskipun sponsor tidak harus hadir setiap bulan. Total ~20โ€“25 jam/tahun per sponsor. CEO sponsor cukup 4x setahun (kickoff, mid-year, capstone, annual report launch). Komitmen waktu yang realistis untuk eksekutif tingkat C.

Diskusikan rancangan tema DEI Korporat untuk organisasi Anda

Kirim ukuran organisasi, status baseline DEI saat ini (jika ada), dan ambisi 12-bulan ke depan (legal compliance, WEPs signatory, IFC readiness, dst). Tim Neksus mempelajari konteks Anda dan menyiapkan rancangan tema setahun.

  • Empat pilar terintegrasi (literasi ยท inclusive leadership ยท governance ยท accountability) di bawah CHRO + DEI Lead + CFO
  • Pilot 30 hari โ†’ Wave 90 hari โ†’ Org-wide 12 bulan
  • D&I Policy selaras ISO 30415:2021 + UN WEPs + UU Ketenagakerjaan 13/2003
  • Accountability framework: representation + pay equity + inclusion + KPI di balanced scorecard
  • Path opsional WEPs signatory + ISO 30415 readiness + IFC Gender Lens Investing di tahun ke-2

Enam isian saja untuk memulai. Tim korporat kami yang membaca dan membalasnya.

Detail tambahan (opsional)

Isi kalau sudah ada gambarannya. Semua isian di bagian ini boleh dilewati, dan tim kami akan menanyakannya saat sesi analisa kebutuhan.