Langsung ke konten
Logistik & Supply Chain

Pelatihan korporat untuk operator logistik yang menuntut OTIF tinggi, perfect-order rate, dan keamanan rantai pasok yang lulus audit

Rantai pasok Indonesia berjalan di darat, laut, udara, dan multimoda lintas pulau. Setiap keterlambatan, salah dokumen ekspor-impor, atau celah keamanan punya konsekuensi denda, klaim, dan kehilangan kontrak. Neksus mendesain program dari TNA per fungsi (warehouse, fleet, freight forwarding, customs, trade finance) selaras UU 22/2009, ISO 28000:2022, AEO Bea Cukai, dan Incoterms 2020.

  • 4,9/5 ยท 287 ulasan
  • 300+ klien nasional
  • 2.000+ trainer
  • 1 sampai ratusan peserta
  • Standar ยท Premium ยท Privat 1-on-1
Standar keamanan rantai pasok
ISO 28000:2022Standar keamanan rantai pasok
Standar dagang internasional
Incoterms 2020 (ICC)Standar dagang internasional
Status fasilitator Bea Cukai
AEO IndonesiaStatus fasilitator Bea Cukai
Format pengiriman utama
Onsite + blendedFormat pengiriman utama

2.000+ trainer dan expert

Jaringan pengajar grup kami, dipilih per kebutuhan tim Anda.

Lihat dokumentasi kelas

Trainer Anda terlihat dulu

Profil, rekam jejak, dan bidang trainer dikirim bersama proposal, sebelum Anda memutuskan.

4,9 dari 5

287 ulasan peserta.

300+ klien nasional dan 180.000+ sesi pelatihan privat terselesaikan. Sebagian di antaranya: MPR RI, Akademi Militer Magelang, DPRD Provinsi Jawa Timur.

Satu orang sampai ratusan

Coaching privat untuk satu peserta, kelas satu tim, sampai beberapa angkatan sekaligus.

Tiga tingkat anggaran

  • Standar: kelas inti, materi disesuaikan pekerjaan peserta
  • Premium: trainer senior, rancangan materi lebih dalam
  • Privat 1-on-1: satu peserta, satu trainer, jadwal mengikuti peserta
Sebutkan anggaran Anda
Jawaban singkat

Neksus menyiapkan pelatihan korporat untuk industri logistik dan supply chain Indonesia mengikuti UU 22/2009 LLAJ, UU 17/2008 Pelayaran, ISO 28000:2022, AEO Bea Cukai, Incoterms 2020, dan UCP 600. Program dirancang lewat training-needs analysis per fungsi, dengan fokus terukur pada OTIF, perfect-order rate, dwell time, dan kesiapan audit pelanggan.

Mulai TNA

Klien & Dokumentasi

Sebagian institusi yang sudah kami latih

Foto dari sesi yang sudah berjalan, dengan nama institusinya tertulis apa adanya.

Lihat dokumentasi kelas (123 foto)
Konteks Sektor

Cara kami melihat industri logistik & supply chain

Industri logistik Indonesia mencakup 3PL (third-party logistics), freight forwarder, perusahaan pelayaran, ekspedisi udara, gudang dan distribusi (warehouse & distribution), trucking, kurir/last-mile, dan tim supply chain in-house di perusahaan manufaktur, ritel, e-commerce, dan farmasi. Bebannya berlapis: jadwal pengiriman ketat, regulasi transportasi multi-moda, keamanan rantai pasok yang makin diaudit oleh prinsipal global, dan dokumentasi ekspor-impor yang punya konsekuensi finansial besar bila salah. Neksus mendesain pelatihan dari realita fungsi, gudang, fleet, freight, customs, dan trade finance.

  • Pelatihan dirancang per fungsi (warehouse, fleet, freight, customs, trade finance, planning)
  • Modul keamanan rantai pasok selaras ISO 28000:2022, AEO Bea Cukai, C-TPAT untuk klien AS
  • Modul dokumen perdagangan selaras Incoterms 2020 (ICC), UCP 600 (L/C), dan SOLAS 1974 (IMO)
  • Pengukuran hasil pakai metrik logistik nyata: OTIF, perfect-order rate, fill rate, dwell time, claims ratio
Salah Incoterms = sengketa biaya & risiko

Banyak tim sales & ekspor masih memakai istilah pre-2020 atau menggunakan Incoterms maritime untuk pengiriman kontainer udara. Akibatnya: sengketa biaya asuransi, transfer risiko yang tidak jelas, dan klaim yang sulit ditolak. Pelatihan Incoterms 2020 spesifik per moda menutup celah ini.

AEO + ISO 28000 makin jadi syarat tender

Pelanggan global (otomotif, FMCG, farmasi) meminta vendor logistiknya bersertifikat AEO Bea Cukai dan/atau menerapkan ISO 28000:2022. Pelatihan kesadaran security untuk supir, gudang, dan dokumen menjadi prasyarat audit kesiapan AEO/ISO 28000.

Format blended untuk operasi 24/7

Industri logistik berjalan 24/7. Format blended (onsite untuk warehouse & driver, e-learning untuk staf dokumen di kantor) sering paling realistis. Neksus mengikuti pola shift gudang dan jadwal armada saat mendesain rotasi pelatihan.

Realitas Pasar

Realitas industri logistik & supply chain Indonesia

Konteks pasar yang membentuk kebutuhan pelatihan korporat di sektor ini

Skor 3.0 (2023)
Indeks LPI Bank Dunia

Logistics Performance Index Indonesia berada di kisaran 3.0 menurut survei Bank Dunia 2023, peringkat ke-63 dari 139 negara. Ruang perbaikan kompetensi tim logistik tetap besar.

โ‰ˆ 24%
Kontribusi logistik thd PDB

Biaya logistik nasional masih dalam kisaran dua puluhan persen PDB menurut berbagai studi sektor. Penurunan biaya logistik adalah agenda nasional jangka panjang.

โ‰ˆ 300+
Bandara & pelabuhan komersial

Negara kepulauan ini dilayani ratusan bandara dan pelabuhan komersial. Operasi multimoda menuntut tim yang paham dokumen lintas moda secara konsisten.

Puluhan ribu
Importir/eksportir teregistrasi

Ribuan perusahaan terdaftar memiliki API/NIB sebagai eksportir-importir di portal INSW. Setiap perusahaan memerlukan tim yang paham AEO, customs, dan trade finance.

Regulasi & Standar

Regulasi & standar yang harus disentuh program pelatihan logistik

Modul kami dirancang sejalan dengan landasan hukum dan standar berikut

UU No. 22 Tahun 2009, Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ)
UU 22/2009

Acuan utama transportasi darat. Mengatur perizinan, keselamatan, dan tata cara angkutan barang. Pelatihan supir, dispatcher, dan fleet manager selaras dengan kewajiban dokumen dan keselamatan.

UU No. 17 Tahun 2008, Pelayaran
UU 17/2008

Acuan transportasi laut. Mengatur kapal, pelabuhan, navigasi, dan keselamatan pelayaran. Penting untuk freight forwarder laut, perusahaan shipping, dan operator pelabuhan.

ISO 28000:2022, Security & Resilience, Security Management Systems
ISO 28000:2022

Standar global manajemen keamanan rantai pasok. Mencakup kebijakan, risiko, kontrol akses, pemeriksaan kontainer, dan kesinambungan. Pelatihan kesadaran security wajib bagi seluruh staf operasional.

C-TPAT, Customs Trade Partnership Against Terrorism (CBP US)
C-TPAT, U.S. Customs and Border Protection

Program kemitraan AS yang menjadi syarat banyak prinsipal eksportir ke pasar AS. Pelatihan minimum-security criteria diperlukan oleh tim gudang, dokumen, dan driver.

AEO Indonesia, Authorized Economic Operator (Bea Cukai)
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Program AEO

Status fasilitator Bea Cukai yang memberi kemudahan customs untuk perusahaan yang lulus audit keamanan & kepatuhan. Pelatihan kesiapan AEO menjadi syarat operasional dan dokumen.

Incoterms 2020, International Commercial Terms (ICC)
International Chamber of Commerce, Incoterms 2020

Standar global penentu pembagian biaya, risiko, dan kewajiban antara penjual dan pembeli internasional. 11 istilah (EXW, FCA, CPT, CIP, DAP, DPU, DDP, FAS, FOB, CFR, CIF). Pelatihan untuk tim sales ekspor, procurement, dan freight.

UCP 600, Uniform Customs and Practice for Documentary Credits (ICC)
International Chamber of Commerce, UCP 600

Pedoman global Letter of Credit. Wajib untuk tim trade finance, treasury, dan ekspor yang menggunakan instrumen L/C. Salah dokumen = pembayaran tertunda atau ditolak.

SOLAS 1974, Safety of Life at Sea (IMO) & amandemen Verified Gross Mass (VGM)
International Maritime Organization, SOLAS 1974 + VGM

Konvensi keselamatan kapal. Amandemen VGM mewajibkan deklarasi berat kontainer terverifikasi sebelum loading. Pelatihan untuk freight forwarder dan shipper-eksportir.

Hasil yang Diharapkan

Hasil terukur yang biasanya dikejar program logistik

Target keberhasilan disepakati pada saat TNA, diukur memakai metrik logistik nyata

OTIF (On-Time In-Full)
Naikkan persentase pengiriman tepat waktu dan lengkap lewat pelatihan dispatch, koordinasi gudang-fleet, dan komunikasi pelanggan.
Perfect-Order Rate
Tingkatkan proporsi order yang sempurna (tepat waktu, jumlah benar, dokumen benar, tanpa kerusakan) lewat pelatihan warehouse SOP, picking & packing, dan QC pengiriman.
Dock-to-stock cycle
Pendekkan siklus dari penerimaan barang sampai siap dipakai (atau dikirim) lewat pelatihan receiving, putaway, dan integrasi WMS.
Dwell time pelabuhan/bandara
Turunkan dwell time dengan pelatihan dokumen customs, koordinasi forwarder, dan kepatuhan jadwal kapal/penerbangan.
Claims ratio
Kurangi rasio klaim asuransi & kerusakan lewat pelatihan packing standar, penanganan dangerous goods, dan inspeksi container.
Efisiensi BBM (km/L)
Tingkatkan efisiensi BBM armada lewat pelatihan eco-driving, telematics interpretation, dan disiplin maintenance preventif.
Alat Bantu Keputusan

Memilih pendekatan pelatihan untuk operasi logistik

Bandingkan empat pendekatan utama. Operator logistik sering mengombinasikannya dalam satu roadmap tahunan.

KriteriaPublic class umumBlended (onsite + online)
โ˜…
Onsite di gudang/kantorOnline live (Zoom)
Cocok untuk supir & operator gudangKurang, sulit dilepas dari operasiSangat cocok, praktik onsite, teori onlineSangat cocok, di area kerjaKurang, keterbatasan akses peralatan
Cocok untuk staf dokumen / customsCocok, bisa hadir bersama tim lainSangat cocok, fleksibel antar pelabuhanCocok, di kantor cabangSangat cocok, efisien lintas cabang
Studi kasus pakai data operasi sendiriTidak, kasus generikYa, diskusi onsite + drill onlineYa, observasi operasiSebagian, slide internal saja
Cocok untuk operasi multi-lokasiSulit, peserta harus dikirimSangat cocok, onsite di hub utama, online di cabangCocok, jika cabang dikunjungi bergiliranSangat cocok, terjangkau semua cabang
Bukti dokumentasi untuk audit AEO / ISO 28000Terbatas, bukti vendor generikKuat, kombinasi onsite + log digitalKuat, bukti foto + daftar hadirCukup, bukti rekaman digital
Alur Kerja Sama

Alur kerja sama Neksus dengan perusahaan logistik

Enam tahap dari penjajakan sampai program berjalan, biasanya 4โ€“8 minggu

  1. 1

    Penjajakan awal & pengisian brief

    โ‰ค 3 hari

    Tim HR / Operations / Supply Chain Director menyampaikan prioritas: penurunan klaim, persiapan AEO/ISO 28000, transformasi WMS, atau standardisasi tim multi-cabang.

  2. 2

    Training-Needs Analysis per fungsi

    1โ€“2 minggu

    Wawancara head warehouse, fleet, freight, customs, dan trade finance. Tinjauan data OTIF, claims, dwell time, dan kepatuhan dokumen. Output: peta kompetensi per fungsi.

  3. 3

    Desain kurikulum & seleksi trainer

    1โ€“2 minggu

    Kurikulum disusun per fungsi (warehouse, fleet, freight, customs, trade finance, planning). Trainer dipilih dengan rekam jejak operasi logistik sektor relevan.

  4. 4

    Proposal komersial + dokumen procurement

    3โ€“7 hari

    Proposal mencantumkan KPI logistik, durasi, format, jumlah batch, lokasi onsite, dan dokumen procurement (PO, PPN, e-Faktur, NDA, MSA jika diminta).

  5. 5

    Eksekusi pelatihan blended

    Sesuai roadmap

    Sesi berjalan onsite di gudang / kantor cabang utama dan online untuk cabang. Studi kasus memakai SOP, manifest, dan dokumen operasi nyata.

  6. 6

    Evaluasi Kirkpatrick + audit kesiapan

    2โ€“6 minggu pasca-program

    Laporan evaluasi mencakup L1โ€“L4 dan, jika relevan, audit kesiapan AEO/ISO 28000 internal sebagai indikator kelulusan audit eksternal.

Peran Sasaran

Peran sasaran di perusahaan logistik & supply chain

Pelatihan dirancang berbeda untuk tiap fungsi dan tiap tingkat tanggung jawab

Supply Chain / Logistics Director
Eksekutif

Bertanggung jawab atas biaya logistik total dan tingkat layanan pelanggan. Butuh pelatihan strategi end-to-end SCM, S&OP, dan resiliensi rantai pasok.

Warehouse Manager
Manajerial

Mengelola produktivitas gudang, akurasi stok, dan dock-to-stock cycle. Pelatihan WMS, slotting, dan lean warehouse menjadi prioritas berkala.

Fleet Manager / Transport Manager
Manajerial

Mengelola armada, BBM, dan kepatuhan UU 22/2009. Butuh pelatihan telematics, eco-driving, dan keselamatan armada.

Freight Forwarding Manager
Manajerial

Mengelola dokumen laut/udara, koordinasi shipping line/airline, dan SLA pelanggan. Butuh pelatihan SOLAS/VGM, hazardous goods, dan negosiasi shipping.

Customs / Compliance Officer
Spesialis

Bertanggung jawab atas deklarasi customs, ketepatan HS code, dan kesiapan AEO. Pelatihan tarif, NIK, dan AEO menjadi rutin.

Trade Finance / Treasury
Spesialis

Mengelola L/C, kontrak FX, dan dokumen perdagangan. Butuh pelatihan UCP 600, ISBP, dan instrumen pembayaran ekspor-impor.

Supervisor Gudang / Shift Leader
Supervisi

Lapisan kritis yang menjalankan SOP harian gudang dan menjaga OTIF. Butuh first-line leadership, pengawasan keselamatan, dan komunikasi tim.

Driver / Operator Forklift

Populasi terbesar di operasi. Butuh pelatihan keselamatan, eco-driving, penanganan kontainer, dan kepatuhan dokumen muatan.

Topik Pelatihan

Topik pelatihan paling relevan untuk industri logistik

Daftar pilihan kurator Neksus untuk perusahaan logistik & supply chain

Literasi Data & Analitik Bisnis

Membangun literasi data lintas fungsi: dari membaca dashboard hingga analitik prediktif, agar keputusan bisnis berbasis bukti, bukan intuisi.

Lihat detail

Kepemimpinan untuk Manajer Lini Pertama

Transisi dari kontributor individu ke pemimpin tim: coaching, delegasi, manajemen kinerja, dan percakapan sulit untuk supervisor dan manajer baru.

Lihat detail

Negosiasi & Pengaruh dalam Bisnis

Kerangka negosiasi berbasis kepentingan untuk tim sales, procurement, dan kemitraan: persiapan, BATNA, taktik konsesi, dan negosiasi multi-pihak.

Lihat detail

Agile & Scrum untuk Tim Produk

Penerapan Agile dan Scrum yang nyata di lapangan: backlog, sprint, ceremony, metrik delivery, dan scaling lintas tim untuk produk digital.

Lihat detail

Bahasa Inggris Bisnis Profesional

Bahasa Inggris bisnis terapan untuk email, meeting, presentasi, dan negosiasi lintas budaya, dengan asesmen level dan kurikulum per departemen.

Lihat detail

Kubernetes untuk Tim IT

Pelatihan Kubernetes & Docker untuk tim engineering: kubectl, Helm, ArgoCD, Pod Security Standards, CIS Kubernetes Benchmark, NIST SP 800-204C, dan kompetensi CKAD/CKA.

Lihat detail

Bahasa Mandarin Bisnis

Pelatihan Mandarin bisnis korporat selaras HSK 1-9 (Standard 2021), HSKK speaking, dan BCT, untuk negosiasi supplier mainland China, koordinasi JV manufaktur, dan ekspansi BUMN ke Asia, dengan fondasi Pinyin yang kuat dan konteks bisnis Indonesia.

Lihat detail

Manajemen Proyek

Pelatihan manajemen proyek korporat berbasis PMI PMBOK Guide 7th Edition (12 prinsip + 8 performance domains), Disciplined Agile (PMI-DA), elemen SAFe, kontras PRINCE2, dan disiplin Earned Value Management, dengan tailoring sadar per konteks proyek (prediktif/adaptif/hybrid).

Lihat detail
Pola Hasil Tipikal

Pola hasil tipikal di industri logistik (ilustratif, bukan klaim klien)

Tiga skenario umum tempat program pelatihan korporat memberi dampak pada KPI logistik

Konteks

Operator 3PL skala menengah dengan claims ratio meningkat dan beberapa pelanggan FMCG mengancam pengurangan kontrak.

Intervensi

Pelatihan packing standar untuk operator gudang, inspection checklist untuk supervisor, dan refresher Incoterms 2020 untuk customer service.

Hasil indikatif

Claims ratio menunjukkan tren penurunan dalam 1โ€“2 kuartal, dan pelanggan FMCG menambah scope kontrak setelah review kuartalan.

Konteks

Eksportir komoditi menengah dengan riwayat L/C ditolak akibat ketidaksesuaian dokumen.

Intervensi

Pelatihan UCP 600 + ISBP untuk tim trade finance, refresher Incoterms 2020 untuk sales ekspor, dan SOLAS/VGM untuk freight forwarder pendukung.

Hasil indikatif

Persentase L/C clean submission meningkat, sengketa dokumen turun, dan periode pembayaran ekspor menjadi lebih pendek.

Konteks

Perusahaan logistik nasional yang mempersiapkan sertifikasi AEO Bea Cukai untuk memperluas pasar prinsipal global.

Intervensi

Pelatihan kesadaran security untuk driver & gudang, pelatihan kepatuhan customs untuk staf dokumen, dan ISO 28000 awareness untuk manajemen.

Hasil indikatif

Audit internal kesiapan AEO menunjukkan kelengkapan dokumen meningkat dan praktik security di gudang lebih konsisten antar cabang.

Informasi Procurement

Informasi procurement untuk perusahaan logistik

Hal-hal yang biasanya ditanyakan tim purchasing dan finance saat mengevaluasi vendor pelatihan

  • Bentuk badan hukum & dokumen vendor
    Neksus siap proses vendor. Dokumen perusahaan lengkap diserahkan langsung ke tim pengadaan untuk vendor onboarding perusahaan logistik dan klien BUMN/multinasional.
  • Master Services Agreement (MSA) & NDA
    Kami terbiasa menandatangani MSA framework untuk program multi-tahun dan NDA terkait data pelanggan, manifest, dan SOP operasi sebelum TNA berlangsung.
  • Faktur pajak & PPN
    Penerbitan e-Faktur PPN sesuai Peraturan DJP yang berlaku, dengan NPWP klien. Pencatatan biaya menyesuaikan struktur cost center perusahaan logistik.
  • Skema pembayaran
    Mendukung PO standar perusahaan logistik, termin disepakati di kontrak (umumnya 30โ€“60 hari setelah faktur). Down payment dimungkinkan untuk program multi-cabang.
  • Model harga
    Harga ditetapkan setelah TNA. Pilihan model: flat per program, per sesi, per peserta (untuk batch driver / operator besar), atau bertingkat untuk roll-out multi-cabang. Kuotasi final tidak diumbar pra-TNA.
  • Lokasi & biaya perjalanan
    Sesi onsite tersedia di seluruh Indonesia (hub Jakarta, Surabaya, Medan, Makassar, Balikpapan, Batam, dan kota-kota pelabuhan/bandara lain). Biaya travel trainer dirinci terpisah di RAB.
  • Kualifikasi trainer
    Trainer dipilih dari jaringan trainer Neksus, dengan rekam jejak operasi 3PL, freight forwarding, customs, atau trade finance yang relevan. CV trainer dilampirkan di proposal.

Pertanyaan Umum

Ya, kami menyiapkan pelatihan kesiapan AEO berbasis kriteria yang ditetapkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai: kesadaran security untuk operator gudang & driver, kepatuhan customs untuk staf dokumen, manajemen risiko untuk officer compliance, dan audit kesiapan internal. Sertifikasi AEO tetap diterbitkan oleh Bea Cukai, Neksus menyiapkan kesiapan internal menjelang penilaian AEO.

Kami menjalankan sesi dalam batch kecil 15โ€“25 peserta mengikuti pola shift gudang. Format onsite digunakan untuk operator dan supervisor, sementara modul pengetahuan dasar (misalnya Incoterms, basic WMS theory) bisa diberikan via e-learning sehingga staf shift malam tetap terjangkau. Pilihan ini disepakati pada saat TNA.

Supir butuh modul keselamatan, eco-driving, penanganan kontainer, dan kepatuhan dokumen muatan, bahasa sederhana, banyak demo. Operator gudang butuh SOP picking-packing, keselamatan forklift, dan akurasi stok. Staf dokumen butuh Incoterms 2020, customs, UCP 600, dan SOLAS/VGM. Manajer butuh perspektif strategis: end-to-end SCM, S&OP, dan resiliensi rantai pasok. Kurikulum disusun terpisah per fungsi.

Ya. Trainer dipilih dari jaringan trainer Neksus dengan rekam jejak operasi 3PL, freight forwarding (laut & udara), customs broker, atau trade finance. Beberapa trainer adalah mantan operations manager di 3PL multinasional atau eks-bank trade finance officer. CV trainer disampaikan di proposal sehingga tim HR/Operations bisa menilai kesesuaian sebelum kontrak.

Pelatihan Incoterms 2020 dirancang berbasis skenario. Peserta diajak menyelesaikan 11 istilah (EXW, FCA, CPT, CIP, DAP, DPU, DDP, FAS, FOB, CFR, CIF) lewat studi kasus moda spesifik: laut bulk, kontainer multimoda, udara, dan darat lintas batas. Modul ini selalu dibarengi diskusi praktis tentang pemilihan istilah yang sesuai dengan profil risiko dan model bisnis perusahaan.

Ya. Untuk proyek transformasi WMS/TMS/visibility platform, kami menggabungkan modul agile/scrum (untuk tim implementasi) dengan manajemen perubahan (untuk operasional gudang yang akan menjalankan sistem baru). Pendekatan iteratif ini cocok untuk operasi multi-lokasi yang tidak bisa berhenti, sehingga roll-out bertahap per cabang lebih realistis dibanding big-bang.

Studi kasus pelatihan memakai data operasi yang sudah dianonimkan: nama pelanggan diganti, nomor B/L atau AWB digeser, harga komersial dihilangkan. NDA ditandatangani sebelum TNA. Data sensitif tidak dipublikasi atau dibagikan ke peserta dari perusahaan lain.

Kami memakai kerangka Kirkpatrick L1โ€“L4. Level 1 (reaksi) lewat survei, Level 2 (pembelajaran) lewat pre-post asesmen, Level 3 (perilaku) lewat audit operasi 4โ€“8 minggu pasca-program, dan Level 4 (dampak) lewat KPI logistik seperti OTIF, perfect-order rate, claims ratio, dwell time, atau efisiensi BBM yang sudah disepakati pada saat TNA.

Ya. Dokumentasi pelatihan kami siapkan dalam format yang biasa diminta auditor: silabus, daftar hadir bertanda tangan, foto sesi onsite, asesmen pre-post, dan sertifikat partisipan. Bukti ini dapat dimasukkan ke aspek personnel & training ISO 28000, kriteria security awareness AEO, dan minimum-security criteria C-TPAT bila perusahaan melayani prinsipal AS.

Praktisi Logistik & Supply Chain? Kami merekrut trainer di kota-kota ini

Neksus mencari trainer dan konsultan yang pernah bekerja di sektor ini. Pilih kota tempat Anda tinggal atau yang sanggup Anda datangi.

Mari rancang program pelatihan untuk tim logistik Anda

Diskusikan kebutuhan dengan tim Neksus. Kami akan menjadwalkan training-needs analysis singkat sebelum menyusun proposal.

  • Konsultasi gratis sebelum kuotasi diberikan
  • Trainer berpengalaman 3PL, freight, customs, dan trade finance
  • Dokumentasi siap untuk audit AEO, ISO 28000, C-TPAT
  • Dukungan PO, faktur pajak, PPN, MSA, dan vendor onboarding
  • Evaluasi Kirkpatrick L1โ€“L4 dengan KPI logistik nyata

Enam isian saja untuk memulai. Tim korporat kami yang membaca dan membalasnya.

Detail tambahan (opsional)

Isi kalau sudah ada gambarannya. Semua isian di bagian ini boleh dilewati, dan tim kami akan menanyakannya saat sesi analisa kebutuhan.