Langsung ke konten
Sektor Logistik & Rantai Pasok

Jasa Pelatihan Kubernetes untuk Sektor Logistik & Rantai Pasok

Penyedia logistik (3PL, kurir, last-mile) menjalankan beban kerja real-time: tracking, dispatch, route optimization, WMS, TMS, integrasi multi-mitra. Latency dan ketahanan adalah faktor kompetitif. Adopsi K8s memberi skalabilitas, namun butuh disiplin produksi: SLO ketat, autoscaling, observability, dan disiplin biaya.

  • 4,9/5 ยท 287 ulasan
  • 300+ klien nasional
  • 2.000+ trainer
  • 1 sampai ratusan peserta
  • Standar ยท Premium ยท Privat 1-on-1
format
In-house / online / hybrid
durasi
5 hari intensif per batch
peserta
10โ€“20 per batch
bahasa
Indonesia / English

2.000+ trainer dan expert

Jaringan pengajar grup kami, dipilih per kebutuhan tim Anda.

Lihat dokumentasi kelas

Trainer Anda terlihat dulu

Profil, rekam jejak, dan bidang trainer dikirim bersama proposal, sebelum Anda memutuskan.

4,9 dari 5

287 ulasan peserta.

300+ klien nasional dan 180.000+ sesi pelatihan privat terselesaikan. Sebagian di antaranya: MPR RI, Akademi Militer Magelang, DPRD Provinsi Jawa Timur.

Satu orang sampai ratusan

Coaching privat untuk satu peserta, kelas satu tim, sampai beberapa angkatan sekaligus.

Tiga tingkat anggaran

  • Standar: kelas inti, materi disesuaikan pekerjaan peserta
  • Premium: trainer senior, rancangan materi lebih dalam
  • Privat 1-on-1: satu peserta, satu trainer, jadwal mengikuti peserta
Sebutkan anggaran Anda
Khusus Sektor Logistik & Rantai Pasok

Mengapa Kubernetes untuk Tim IT berbeda di Logistik & Rantai Pasok

Penyedia logistik (3PL, kurir, last-mile) menjalankan beban kerja real-time: tracking, dispatch, route optimization, WMS, TMS, integrasi multi-mitra. Latency dan ketahanan adalah faktor kompetitif. Adopsi K8s memberi skalabilitas, namun butuh disiplin produksi: SLO ketat, autoscaling, observability, dan disiplin biaya.

KPI sektor
  • Uptime layanan tracking & dispatch
    Membaik konsisten setelah pola produksi diterapkan
  • Latency p95/p99 layanan kritis
    Stabil di bawah threshold SLO
  • Biaya cluster per shipment
    Stabil atau menurun setelah rightsizing & autoscaler
Regulasi & standar relevan
  • UU PDP No. 27/2022 โ€” data pengirim & penerima
  • PM Perhubungan terkait logistik & angkutan barang
  • ISO/IEC 27001:2022
  • CIS Kubernetes Benchmark
  • Pod Security Standards
Peran sasaran di Logistik & Rantai Pasok
  • VP Engineering Logistik
  • Head of Platform / SRE
  • Lead Backend Tracking / Dispatch
  • Lead Integration / Partner API
  • Head of Security
  • FinOps Lead
Hasil yang umum diminta di Logistik & Rantai Pasok
  • Tim engineering logistik menguasai pola produksi K8s untuk beban real-time
  • SLO/SLI didefinisikan per layanan kritis (tracking, dispatch, order)
  • Autoscaling agresif menyesuaikan lonjakan harian / musim puncak (Lebaran, Harbolnas)
  • PSS Baseline dan audit log diterapkan
  • Disiplin FinOps memberi visibilitas biaya per layanan / mitra
Pertanyaan khas Logistik & Rantai Pasok
Bagaimana modul menangani integrasi multi-mitra & API broker?
Modul khusus pola integrasi: API gateway, rate limit, retry/backoff, circuit breaker, dan observability per mitra, dengan latihan kasus integrasi marketplace & sistem mitra logistik.
Bagaimana menangani musim puncak (Lebaran, Harbolnas)?
Modul ketahanan musim puncak: capacity pre-warmed, autoscaler tuning, load test realistic, game day, dan playbook insiden. Tim berlatih skenario sebelum hari H.
Apakah materi mencakup keamanan data pengirim/penerima?
Ya. Modul mengulas klasifikasi data, encryption + KMS, RBAC, NetworkPolicy, dan audit log, dengan latihan kasus pemrosesan data alamat & dokumen pengiriman selaras UU PDP.

Jawaban Singkat

Pelatihan Kubernetes untuk tim engineering korporat adalah program in-house yang membekali developer, SRE, dan platform engineer menjalankan kontainer di produksi, Docker, Kubernetes v1.30+, Helm, ArgoCD, observability, dipandu CIS Kubernetes Benchmark, Pod Security Standards, dan NIST SP 800-204C, serta selaras kompetensi CKAD/CKA dari CNCF.

Pod Security Policies sudah dihapus di Kubernetes v1.25

Penggantinya adalah Pod Security Standards (Privileged/Baseline/Restricted). Tim yang masih bergantung pada PSP wajib bermigrasi, modul khusus memandu identifikasi workload, pemetaan ke PSS, dan enforcement via Pod Security admission atau Gatekeeper/Kyverno.

Dipetakan ke kompetensi CKAD/CKA dari CNCF

Kurikulum selaras dengan blueprint Certified Kubernetes Application Developer (CKAD) dan Certified Kubernetes Administrator (CKA). Fokus utama tetap penerapan korporat (produksi, hardening, FinOps), namun peserta yang ingin lanjut ke sertifikasi mendapat fondasi yang kuat.

Pola adopsi sehat: paved-road > setiap tim menemukan kembali

Adopsi K8s yang sukses di banyak tim biasanya berbasis paved-road yang dikurasi platform team: library chart, ApplicationSet ArgoCD, policy as code (Gatekeeper/Kyverno). Tanpa paved-road, postur timpang dan biaya cluster meledak. Modul mengajarkan pola ini eksplisit.

Klien & Dokumentasi

Sebagian institusi yang sudah kami latih

Foto dari sesi yang sudah berjalan, dengan nama institusinya tertulis apa adanya.

Lihat dokumentasi kelas (123 foto)

Kubernetes untuk Tim IT

Pelatihan Kubernetes untuk tim engineering korporat adalah program in-house yang membekali developer, SRE, dan platform engineer menjalankan beban kerja kontainer secara produksi, dari Docker fundamentals, manifes Kubernetes v1.30+, Helm, GitOps via ArgoCD, hingga observabilitas dan hardening, dipetakan ke CIS Kubernetes Benchmark, Pod Security Standards (Restricted/Baseline/Privileged), NIST SP 800-204C untuk keamanan mikroservis, serta diselaraskan dengan kompetensi sertifikasi CKAD/CKA dari CNCF.

1Disusun lewat training needs analysis (TNA): peran (developer/SRE/platform/security), pemilihan distribusi (EKS/AKS/GKE/on-prem), dan posisi adopsi
2Berlandas pada Kubernetes v1.30+ resmi (deprecation termasuk Pod Security Policies yang sudah dihapus di v1.25, beralih ke Pod Security Standards)
3Praktik dengan tooling CNCF: kubectl, Helm, ArgoCD, Prometheus + Grafana, OpenTelemetry, cert-manager
4Hardening dipetakan ke CIS Kubernetes Benchmark dan Pod Security Standards (PSS): Baseline & Restricted
5Mikroservis security mengikuti NIST SP 800-204C dan rujukan OWASP Kubernetes Security Cheat Sheet
6Selaras kompetensi sertifikasi CNCF: CKAD (developer), CKA (administrator), opsional CKS (security)
7Perkakas dan acuan di kelas ini: Docker, Kubernetes v1.30 ke atas, Helm, dan ArgoCD untuk GitOps, dengan pengamanan mengacu pada CIS Kubernetes Benchmark, Pod Security Standards, serta NIST SP 800-204C.

Hasil Terukur

Hasil yang Diharapkan

Indikator dipetakan ke level Kirkpatrick dan kompetensi CKAD/CKA, target kualitatif, ditetapkan saat TNA terhadap baseline tim.

Dasar Kubernetes dikuasai tim
Mayoritas peserta lulus asesmen manifes (Deployment/Service/Ingress/ConfigMap/Secret), networking dasar, dan kubectl. Dinilai lewat asesmen objek dasar klaster di akhir kelas (Kirkpatrick L2).
Rilis otomatis lewat GitOps berjalan
Peserta menyusun Helm chart + pipeline ArgoCD untuk satu aplikasi internal, dengan rollback yang dapat diaudit. Terlihat saat perubahan menyusul ke klaster lewat repositori (Kirkpatrick L3).
Standar keamanan pod diterapkan
Workload tim dimigrasi ke PSS Baseline atau Restricted, dengan dokumentasi konfigurasi (runAsNonRoot, readOnlyRootFilesystem, seccomp, drop capabilities). Tampak pada berkas manifest yang dirapikan peserta (Kirkpatrick L3).
Klaster dikeraskan sesuai acuan
Kontrol prioritas CIS Kubernetes Benchmark diterapkan di cluster latihan (kontrol plane, kubelet, RBAC, networking).
Kondisi produksi terpantau
Tim memiliki dashboard SLO/SLI awal (Prometheus + Grafana) + trace OpenTelemetry untuk satu layanan. Kesiapannya terlihat dari metrik, log, dan jejak yang sudah terpasang di klaster.
Siap mengambil sertifikasi resmi
Peserta memetakan kompetensi terhadap blueprint CKAD/CKA dan dapat menempuh tes sertifikasi CNCF resmi sesuai kesiapan masing-masing.

Format Program

Pilihan Format Program

Dipilih sesuai posisi adopsi K8s tim, final ditetapkan setelah TNA. Sebuah tim sudah sanggup menjalankan klasternya sendiri sesudah lima hari itu. Organisasi yang sedang memindahkan banyak aplikasi umumnya meneruskannya dalam program dua sampai tiga bulan berikutnya sambil menata cara kerja platformnya.

1

Docker โ†’ Kubernetes Bootcamp (4โ€“5 hari)

Bootcamp intensif: Docker fundamentals, manifes K8s v1.30+, Service & Ingress, ConfigMap & Secret, observability dasar, hardening Baseline PSS. Hands-on di cluster latihan.

Cocok untuk: Tim engineering pertama kali memproduksikan beban kerja kontainer
2

GitOps & Helm Mastery Workshop

Workshop praktis menyusun Helm chart yang reusable + pipeline ArgoCD GitOps multi-environment (dev/stg/prod) dengan rollback dan progressive delivery.

Cocok untuk: Tim yang sudah jalan di K8s namun delivery masih manual / fragmented
3

Cluster Hardening & PSS Migration

Sesi konsultatif menerapkan CIS Kubernetes Benchmark prioritas dan migrasi workload ke Pod Security Standards Baseline/Restricted, plus NetworkPolicy & RBAC review.

Cocok untuk: Tim yang menghadapi audit keamanan atau migrasi pasca penghapusan PSP
4

Platform Engineering Enablement Berkala

Program berkala (bulanan/kuartalan) untuk platform team: review SLO, capacity planning, upgrade pattern, dan pelembagaan paved-road internal.

Cocok untuk: Organisasi dengan platform internal & multi-tim aplikasi

Konsultasi Gratis

Diskusikan rencana adopsi Kubernetes tim Anda

Kami petakan distribusi, peran, posisi adopsi, dan posture target, lalu susun proposal & estimasi anggaran berbasis kebutuhan nyata.

Kurikulum

Kerangka Kurikulum

Disusun dengan ADDIE; modul final dikurasi sesuai distribusi (EKS/AKS/GKE/on-prem), peran, dan baseline TNA. Topik di bawah adalah cakupan penuh.

  • Konsep kontainer vs VM; runtime (containerd, runc) dan OCI image specification
  • Dockerfile efektif: multi-stage build, base image minimal (distroless), pinning version, layer cache
  • Vulnerability scanning image (Trivy/Grype); SBOM (CycloneDX/SPDX) sebagai output build
  • Image signing dengan Sigstore (cosign) dan supply-chain attestation
  • Docker Compose untuk dev/test lokal; transisi ke Kubernetes manifest

  • Arsitektur cluster: kontrol plane (kube-apiserver, etcd, scheduler, controller-manager), node (kubelet, kube-proxy, container runtime)
  • Objek inti: Pod, ReplicaSet, Deployment, StatefulSet, DaemonSet, Job, CronJob
  • Service (ClusterIP/NodePort/LoadBalancer), Ingress controller (NGINX, Traefik), Gateway API (GA 1.0+)
  • ConfigMap & Secret; konfigurasi external secret store (External Secrets Operator)
  • kubectl mastery: get/describe/logs/exec/port-forward, kustomize, jsonpath, context & kubeconfig

  • Helm 3: chart structure, templating, values per environment, dependency management
  • Library chart & umbrella chart untuk standar internal lintas tim
  • GitOps dengan ArgoCD: ApplicationSet, sync waves, hooks, dan App-of-Apps pattern
  • Progressive delivery (Argo Rollouts): canary, blue-green, analysis template
  • Workflow PR-based: review manifest sebelum merge, dampak ke produksi terverifikasi

  • Networking: CNI plugin (Cilium, Calico), service discovery, DNS internal
  • NetworkPolicy: default deny + allow-list per namespace/workload (mikrosegmentasi)
  • Storage: PV/PVC, StorageClass, CSI driver (AWS EBS/EFS, Azure Disk/Files, GCP PD/Filestore)
  • StatefulSet untuk database & queue; backup & restore (Velero)
  • Service mesh dasar: Istio / Linkerd (mTLS, traffic shifting), kapan masuk akal vs over-engineering

  • Pod Security Standards (Privileged/Baseline/Restricted) sebagai pengganti Pod Security Policies (dihapus di v1.25)
  • Konfigurasi securityContext: runAsNonRoot, runAsUser, readOnlyRootFilesystem, allowPrivilegeEscalation=false, seccomp, capabilities
  • RBAC: Role/RoleBinding vs ClusterRole/ClusterRoleBinding; least privilege; ServiceAccount per workload
  • CIS Kubernetes Benchmark: kontrol plane, kubelet, RBAC, networking, prioritas penerapan & alat audit (kube-bench)
  • OPA Gatekeeper / Kyverno untuk policy as code; admission control mutasi & validasi

  • Observabilitas 3 pillar: metrics (Prometheus + Grafana), logs (Loki/Elastic), traces (OpenTelemetry + Tempo/Jaeger)
  • SLO/SLI/SLA berdasarkan Google SRE; error budget; alert yang actionable (bukan noise)
  • Autoscaling: HPA, VPA, Cluster Autoscaler, Karpenter; right-sizing request/limit
  • Pola disaster recovery: backup etcd, Velero, multi-AZ vs multi-region trade-off
  • FinOps Kubernetes: namespace-level cost allocation (OpenCost), node group strategy, spot/preemptible

  • NIST SP 800-204C: panduan keamanan microservices yang berjalan di service mesh
  • Kebijakan image: hanya dari registry terpercaya, signed via cosign, scanned via Trivy
  • Secret management: External Secrets Operator + Vault/AWS Secrets Manager/Azure Key Vault/GCP Secret Manager
  • Runtime security: Falco untuk anomali; eBPF dasar; audit log Kubernetes
  • OWASP Kubernetes Security Cheat Sheet sebagai checklist developer

Perbandingan

Memilih Format Program

Matriks keputusan ringkas, rekomendasi final ditetapkan setelah training needs analysis.

AspekDocker โ†’ K8s BootcampGitOps & Helm MasteryCluster Hardening & PSS MigrationPlatform Engineering Berkala
Tujuan utamaFondasi produksi K8sDelivery GitOps konsistenPostur hardening & PSSDisiplin platform berkelanjutan
Peserta idealTim baru memproduksikan kontainerTim sudah jalan, delivery manualMenghadapi audit / migrasi PSPPlatform team multi-tim aplikasi
Durasi tipikal4โ€“5 hari intensif2โ€“3 hari workshop1โ€“2 minggu konsultatifBulanan / kuartalan
Output utamaPenguasaan dasar + labHelm chart + ArgoCD pipelinePSS Baseline/Restricted + kube-benchLibrary chart + paved-road
Sertifikasi terkaitFondasi CKAD/CKAPenerapan CKADPersiapan CKS (security)Pendukung CKA / praktisi

Untuk Siapa

Untuk Siapa Program Ini?

Disusun per peran karena tantangan menjalankan K8s berbeda untuk developer vs SRE vs security.

Application Developer (mengarah CKAD)

Tim yang menulis kode dan ingin mendeploy aplikasi mereka sendiri ke K8s.

Tantangan umum

  • Belum nyaman menulis manifes (Deployment/Service/Ingress) dan men-debug pod yang crash
  • Tidak tahu kapan memakai Helm vs Kustomize dan bagaimana strukturnya
  • Workflow GitOps belum dipahami; deploy masih kubectl apply manual ke produksi

Site Reliability Engineer / Platform Engineer (mengarah CKA)

Tim yang mengelola cluster dan platform untuk tim aplikasi.

Tantangan umum

  • Belum punya pola upgrade cluster yang aman dan dapat diulang
  • Observability terpotong: metrik & log tidak terhubung; alert noise tinggi
  • Capacity planning ad-hoc; biaya cluster naik tanpa visibilitas namespace

Security Engineer (mengarah CKS)

Tim yang harus memastikan posture K8s memenuhi audit & regulasi.

Tantangan umum

  • PSP sudah dihapus di v1.25, belum migrasi ke Pod Security Standards
  • CIS Kubernetes Benchmark belum diterapkan konsisten; tidak ada laporan kube-bench
  • Supply-chain security belum lengkap: image tidak signed, SBOM belum dipakai

DevOps / Build Engineer

Tim yang merancang pipeline CI/CD dan paved-road internal.

Tantangan umum

  • Pipeline CI/CD masih kustom per tim; tidak ada standar paved-road
  • GitOps belum diadopsi; rollback bergantung pada human + kubectl
  • Workflow PR-based untuk perubahan produksi belum ada

Tech Lead / Engineering Manager

Pemilik keputusan adopsi K8s dan akuntabilitas pengiriman.

Tantangan umum

  • Sulit menentukan kapan tim siap mengelola K8s sendiri vs pakai managed service
  • Kekhawatiran biaya cluster vs benefit; belum ada FinOps Kubernetes
  • Roadmap kematangan platform belum disusun secara progressif

Konteks Industri

Penerapan per Industri

Satu use case spesifik per industri, menyebut beban kerja, regulasi, dan pola K8s yang relevan.

Perbankan & Jasa Keuangan

Modernisasi backend layanan digital bank (internet banking, mobile, API channel) di K8s dengan postur memenuhi POJK 11/POJK.03/2022 (manajemen risiko TI bank) dan SEOJK 29/SEOJK.03/2022 (keamanan siber), termasuk Pod Security Standards Restricted, RBAC ketat, dan jejak audit yang dapat dipakai pemeriksaan OJK.

Lihat di konteks Perbankan & Jasa Keuangan โ†’
Teknologi & Startup

Platform internal K8s (paved-road) untuk perusahaan teknologi tumbuh cepat, agar puluhan tim produk dapat deploy aman & cepat tanpa setiap tim menemukan kembali pola yang sama.

Lihat di konteks Teknologi & Startup โ†’
BUMN

Standarisasi platform K8s holding lintas anak usaha BUMN dengan baseline keamanan seragam, jejak audit yang dapat dipakai BPK/SPI, dan FinOps yang dapat dilaporkan ke holding.

Lihat di konteks BUMN โ†’
Ritel & FMCG

Backend e-commerce & sistem POS modern di K8s untuk ritel multi-channel, dengan ketahanan musim puncak (Harbolnas, Lebaran), pola autoscaling agresif, dan FinOps karena traffic burst memengaruhi biaya tajam.

Lihat di konteks Ritel & FMCG โ†’
Kesehatan & Farmasi

SIMRS dan platform integrasi rumah sakit di K8s, dengan kontrol akses data pasien yang ketat (UU PDP data spesifik), audit log lengkap, dan kesiapan KARS atas tata kelola informasi.

Lihat di konteks Kesehatan & Farmasi โ†’
Logistik & Rantai Pasok

Platform K8s untuk sistem tracking, TMS, WMS, dan order orchestration logistik, dengan beban kerja real-time, integrasi multi-mitra, dan ketahanan tinggi karena downtime menyebabkan kerugian operasional besar.

Metode Pengiriman

Cara Pelaksanaan

Format menyesuaikan sebaran tim engineering; semua format hands-on di cluster latihan.

In-house intensif & workshop

Fasilitator datang ke kantor untuk bootcamp 4โ€“5 hari; lab di cluster EKS/AKS/GKE atau on-prem (kind/minikube/k3d), dengan studi kasus workload internal Anda.

Live online + lab terkelola

Kelas interaktif via Zoom/Teams; lab dijalankan di cluster latihan yang disediakan Neksus atau akun internal Anda dengan ruang lingkup terbatas.

Hybrid

Tatap muka untuk modul konsultatif (PSS migration, hardening, paved-road); online untuk konsep & lab, cocok untuk tim multi-lokasi.

Jadwal disusun mengikuti kalender release & on-call tim
Materi & lab dilokalkan ke distribusi yang dipakai (EKS / AKS / GKE / on-prem)
Cluster latihan dengan guardrail biaya tersedia; alternatif lab di cluster internal non-produksi
Sertifikat keikutsertaan + pemetaan kompetensi terhadap blueprint CKAD/CKA
Laporan evaluasi & rekomendasi prioritas hardening untuk pimpinan teknis

Alur Pelaksanaan

Alur Kerja Sama (Engagement Path)

Mengikuti ADDIE + pola adopsi K8s, durasi kualitatif, disesuaikan posisi adopsi & distribusi.

1

Training Needs Analysis & Posisi Adopsi K8s

Pemetaan distribusi (EKS/AKS/GKE/on-prem), peran, posisi adopsi (greenfield/migrasi/scale), workload kritis, dan baseline pengukuran. Output: profil kebutuhan + ruang lingkup lab.

Tahap awal
2

Desain Program per Peran (ADDIE)

Penyusunan tujuan pembelajaran terukur, silabus per peran (dev/SRE/platform/security), skenario lab, dan peta kerangka ke CIS, PSS, NIST SP 800-204C, CKAD/CKA.

Sebelum delivery
3

Bootcamp Docker โ†’ Kubernetes

Sesi inti 4โ€“5 hari: Docker fundamentals, K8s manifests, Service/Ingress, ConfigMap/Secret, observability dasar, hardening Baseline PSS. Hands-on di cluster latihan.

Minggu inti
4

GitOps & Helm di Workload Nyata

Workshop praktis menyusun Helm chart + pipeline ArgoCD untuk satu aplikasi internal, dengan rollback dan progressive delivery.

Pasca bootcamp
5

Hardening, PSS Migration & RBAC Review

Sesi konsultatif menerapkan kontrol CIS prioritas, migrasi workload ke PSS Baseline/Restricted, dan review RBAC + NetworkPolicy.

Bergulir per workload
6

Observability, FinOps & Pelembagaan

Ritme berkala: review SLO, autoscaler tuning, OpenCost per namespace, game day. Evaluasi Kirkpatrick L1โ€“L4 (Phillips L5 bila diminta) dan roadmap kematangan platform.

Berkala & berkelanjutan

Studi Kasus

Pola Hasil Tipikal

Gambaran pola dampak berdasarkan struktur program serupa, ilustratif, tanpa nama klien atau angka yang dijanjikan. Sertifikasi CKAD/CKA & rujukan CIS Kubernetes Benchmark / Pod Security Standards diatribusikan sebagai sumber eksternal CNCF / CIS.

Institusi keuangan dengan layanan digital di EKS

Intervensi

Bootcamp + workshop PSS migration & RBAC review + GitOps ArgoCD

Hasil

Workload produksi pindah ke PSS Baseline/Restricted, audit log terpusat, dan jejak perubahan dapat diaudit OJK

Perusahaan teknologi dengan ratusan microservice multi-tim

Intervensi

Platform engineering enablement: library chart + ApplicationSet + Gatekeeper

Hasil

Paved-road stabil, onboarding tim baru cepat, dan posture konsisten lintas tim

Penyedia logistik multi-mitra musiman

Intervensi

Bootcamp + workshop SLO/SLI + autoscaling tuning + game day

Hasil

Ketahanan saat musim puncak meningkat dan biaya cluster lebih terkendali

Informasi Pengadaan

Informasi untuk Procurement & Vendor Management

Kelengkapan yang dibutuhkan tim pengadaan, keuangan, hukum, dan keamanan informasi.

Penawaran

Proposal terstruktur: tujuan pembelajaran terukur, silabus per peran, peta kerangka (Kubernetes v1.30+/CIS K8s Benchmark/Pod Security Standards/NIST SP 800-204C/CKAD-CKA), profil fasilitator, jadwal, dan rincian biaya berbasis hasil TNA.

Model harga

Berbasis TNA, flat per program, per sesi, per peserta, tiered, atau custom. Tidak ada angka standar tanpa analisis kebutuhan; estimasi diberikan setelah TNA disepakati.

Pembayaran & pajak

Termin fleksibel (DP + pelunasan / termin per batch); faktur pajak (PPN) dan dukungan dokumen PO tersedia.

Proses BUMN/pemerintah

Terbiasa dengan tahapan pengadaan BUMN/instansi: dokumen vendor, e-procurement / SPSE, HPS/penawaran, dan klausul kepatuhan.

Pengukuran

Laporan evaluasi Kirkpatrick Level 1โ€“3 (kehadiran, asesmen pengetahuan, lab) + pemetaan kompetensi CKAD/CKA; Phillips ROI Level 5 atas permintaan keuangan/risiko.

Kerahasiaan & keamanan data

Penandatanganan NDA, klausul kerahasiaan workload internal yang dipakai sebagai studi kasus, dan praktik selaras UU PDP serta kebijakan keamanan internal Anda.

Kepemilikan materi

Manifest, Helm chart, dan dokumen yang dibangun untuk perusahaan menjadi milik perusahaan; hak pakai materi pelatihan disepakati di kontrak.

FAQ

Pertanyaan Umum

Docker adalah teknologi kontainer (build & run image OCI) yang relevan di dev lokal & node-level. Kubernetes adalah platform orchestration yang menjalankan kontainer di banyak node, mengelola scaling, networking, storage, dan ketahanan. Tim produksi modern memakai keduanya: Docker untuk build image, Kubernetes untuk menjalankannya di skala. Materi mencakup keduanya dari fondasi sampai produksi.

Materi diselaraskan dengan blueprint CKAD (developer) dan CKA (administrator). Fokus utama kami adalah penerapan korporat, bukan tes-prep tunggal, namun peserta yang ingin lanjut ke sertifikasi mendapat fondasi yang kuat plus jalur belajar tambahan. CKS (security) dibahas konseptual; persiapan ujian khusus tersedia sebagai modul tambahan.

Pod Security Policies (PSP) dihapus di Kubernetes v1.25. Penggantinya adalah Pod Security Standards (PSS): Privileged, Baseline, Restricted. Modul mengajarkan migrasi: identifikasi workload, pemetaan PSP lama ke PSS, penambahan securityContext yang sesuai (runAsNonRoot, readOnlyRootFilesystem, seccomp, capabilities drop), dan enforcement via Pod Security admission. Untuk kontrol lebih dalam, kami ajarkan OPA Gatekeeper atau Kyverno.

Service mesh berguna saat tim butuh mTLS otomatis lintas service, traffic shifting canary, policy lintas service, atau observability mesh-level. Service mesh menjadi over-engineering saat layanan masih sedikit, tim kecil, dan kebutuhan mTLS dapat dipenuhi di app/ingress. Modul memberi kriteria adopsi konkret berdasarkan skala & kebutuhan.

Modul mencakup image hygiene (multi-stage build, distroless base), scanning (Trivy/Grype), SBOM (CycloneDX/SPDX), image signing dengan cosign (Sigstore), dan policy admission yang menolak image tidak signed atau dari registry tidak terpercaya. Pendekatan dipetakan ke prinsip SLSA dan rekomendasi NIST SP 800-204C.

GitOps adalah praktik produksi modern yang sangat dianjurkan. Manfaatnya: jejak perubahan dapat diaudit, rollback mudah, environment drift terdeteksi, dan PR-based review menjadi gerbang produksi. Kami sarankan adopsi GitOps sejak awal untuk tim yang ingin postur produksi yang dapat dipertahankan. Materi mencakup ArgoCD karena paling matang di CNCF; pola sama berlaku untuk Flux.

Modul FinOps Kubernetes mencakup OpenCost untuk cost allocation per namespace/workload, strategi node group (mixed instance + spot), rightsizing request/limit berbasis data observability, autoscaler (HPA + Cluster Autoscaler / Karpenter), dan anti-pola umum (request/limit terlalu tinggi, log retention tanpa lifecycle, multi-AZ tanpa pertimbangan biaya egress).

Bisa. Materi inti vanilla Kubernetes berlaku universal; modul distribusi mengulas fitur unik (EKS Fargate, AKS Pod Identity, GKE Autopilot, OpenShift bila on-prem). TNA menentukan fokus distribusi yang paling relevan untuk tim Anda.

Kami memakai Kirkpatrick: Level 1 (reaksi), Level 2 (pengetahuan via asesmen), Level 3 (perilaku, manifest, GitOps, hardening yang diterapkan), Level 4 (hasil, frekuensi rilis, MTTR, kepatuhan PSS, hasil kube-bench). Phillips ROI Level 5 atas permintaan keuangan dengan isolasi efek pelatihan. Baseline ditetapkan saat TNA.

Bootcamp 4โ€“5 hari mencakup fondasi + lab inti. Untuk transformasi yang lebih dalam, kami sarankan program bertahap 2โ€“3 bulan: bootcamp โ†’ GitOps โ†’ hardening PSS/CIS โ†’ observability. Ukuran batch ideal 10โ€“20 peserta agar setiap orang dapat akses fasilitator dan lab; batch lebih besar dipecah agar lab efektif.

Lingkungan latihan memegang porsi terbesar, sebab praktik kontainer menuntut klaster, kuota, dan akses yang disiapkan lebih dulu, entah di lingkungan Anda atau di lab yang kami sediakan. Titik berangkat peserta menyusul, karena tim yang baru mengenal kontainer dan tim yang klasternya sudah jalan membutuhkan susunan materi berbeda. Menyusul kemudian banyaknya engineer, jumlah gelombang, banyaknya pertemuan, kelas yang digelar langsung atau daring, serta kota penyelenggaraan. Angkanya kami sampaikan setelah training needs analysis itu ditutup.

Satu klaster latihan kami bagi untuk 10 hingga 20 engineer, dengan begitu dua puluhan orang tetap satu gelombang, dan lima hari penuh membawa mereka dari Docker sampai menjalankan beban kerja di klaster. Klaster latihan berikut izin aksesnya perlu disiapkan lebih awal, dan bagian inilah yang paling sering menggeser tanggal. Bila sasarannya memindahkan aplikasi produksi, sediakan waktu tambahan sesudah kelas untuk pendampingan migrasi, sebab tiap aplikasi membawa kerumitannya sendiri.

Boleh. Kelas Kubernetes menuntut instruktur yang sanggup menjawab pertanyaan di luar skenario, sebab di situlah pengalaman lapangannya terlihat. Kabari koordinator program, lalu instruktur platform lain yang sudah tervalidasi mengambil alih ruangan. Modul lab, konfigurasi klaster latihan, dan catatan tiap engineer terekam pada sistem operasi kami, jadi kelas menyambung dari titik terakhir.

Langkah Berikutnya

Diskusikan rencana adopsi Kubernetes tim Anda

Kami petakan distribusi, peran, posisi adopsi, dan posture target, lalu susun proposal & estimasi anggaran berbasis kebutuhan nyata.

  • Proposal, silabus per peran, dan peta kerangka (Kubernetes v1.30+/CIS/PSS/NIST 800-204C/CKAD-CKA)
  • Lab di cluster sandbox dengan guardrail biaya; opsi review workload internal
  • Dokumen siap procurement (company profile, NPWP, NDA, faktur PPN)

Pelatihan Kubernetes untuk Tim IT untuk tim Logistik & Rantai Pasok Anda

Kami petakan distribusi, peran, posisi adopsi, dan posture target, lalu susun proposal & estimasi anggaran berbasis kebutuhan nyata.

  • Proposal, silabus per peran, dan peta kerangka (Kubernetes v1.30+/CIS/PSS/NIST 800-204C/CKAD-CKA)
  • Lab di cluster sandbox dengan guardrail biaya; opsi review workload internal
  • Dokumen siap procurement (company profile, NPWP, NDA, faktur PPN)

Enam isian saja untuk memulai. Tim korporat kami yang membaca dan membalasnya.

Detail tambahan (opsional)

Isi kalau sudah ada gambarannya. Semua isian di bagian ini boleh dilewati, dan tim kami akan menanyakannya saat sesi analisa kebutuhan.