Pelatihan Coaching for Managers (Selaras ICF) untuk Sektor Perbankan & Jasa Keuangan
Bank Indonesia memiliki populasi manajer cabang dan relationship manager besar yang setiap hari menyeimbangkan target produktivitas dengan pengembangan tim. Coaching skill membantu mereka mengubah percakapan transaksional (status target) menjadi percakapan pertumbuhan, tetapi harus tegas membedakan coaching dari pressure sales. Kepatuhan terhadap POJK SDM dan kebijakan compliance internal tetap jadi pagar.
- format
- In-house / online / hybrid
- durasi
- 3-5 hari intensif atau program berkelanjutan 4-6 bulan
- peserta
- 10-16 per batch (praktik intensif)
- bahasa
- Indonesia / English
Mengapa Pelatihan Coaching for Managers (Selaras ICF) berbeda di Perbankan & Jasa Keuangan
Bank Indonesia memiliki populasi manajer cabang dan relationship manager besar yang setiap hari menyeimbangkan target produktivitas dengan pengembangan tim. Coaching skill membantu mereka mengubah percakapan transaksional (status target) menjadi percakapan pertumbuhan, tetapi harus tegas membedakan coaching dari pressure sales. Kepatuhan terhadap POJK SDM dan kebijakan compliance internal tetap jadi pagar.
- Rasio frekuensi 1:1 manajer-anggota timMencapai irama yang ditetapkan HR Banking (mingguan/dwi-mingguan)
- Engagement score frontliner pada survey berikutnyaNaik nyata dibanding baseline pre-program
- Turnover frontliner unggul di cabang dengan manajer coachedTurun vs cabang kontrol
- ICF Core Competencies (Updated Model)
- ICF Code of Ethics 2020
- POJK terkait pengelolaan SDM bank umum
- Pedoman penerapan AKHLAK / nilai korporat (bila relevan)
- SE OJK terkait market conduct & perlindungan konsumen — boundary coaching vs sales pressure
- Kepala Cabang / Branch Manager
- Regional Manager
- Head of Retail / Consumer Banking
- Head of HR Banking
- Senior Relationship Manager (calon coach internal)
- Head of Learning & Development
- Manajer cabang menjalankan 1:1 mingguan/dwi-mingguan dengan struktur GROW
- Frontliner memiliki IDP yang dirawat lewat coaching, bukan formulir setahun sekali
- Boundary tegas antara coaching pengembangan vs sales pressure, coaching tidak melanggar market conduct
- Internal coach champion di kantor pusat menjadi sumber supervision untuk manajer cabang
- Performance conversation menjadi developmental, mengurangi turnover frontliner unggul
Jawaban Singkat
Pelatihan coaching for managers selaras ICF adalah program leadership yang membekali manajer menjalankan percakapan coaching dipandu 8 ICF Core Competencies dan Code of Ethics, dengan model GROW (Whitmore) & CLEAR (Hawkins), praktik STAR, dan boundary tegas antara coaching, mentoring, training, serta manajemen kinerja, sehingga manajer membangun kapabilitas tim secara terukur.
Coaching tanpa boundary = sandwich feedback manipulatif
Coaching yang dilakukan tanpa kerangka ICF Code of Ethics dan model praktik (GROW/CLEAR) sering menjadi saluran kritik yang disamarkan. Anggota tim cepat membaca pola ini dan kehilangan kepercayaan. Program ini menanamkan boundary tegas dan rubrik etika sejak modul pertama.
Coaching dipandu kerangka ICF, yang paling diakui global
8 ICF Core Competencies (Updated Model) + ICF Code of Ethics adalah kerangka coaching paling diakui di dunia. Modul kami melatihnya secara eksplisit dengan rubrik perilaku terobservasi, sebuah disiplin yang dapat diaudit, melampaui 'tips coaching populer'. Materi selaras silabus menuju kredensial ACC/PCC bila ada yang ingin lanjut.
Manager-as-coach = peran ganda, butuh latihan
Riset Gallup menempatkan manajer langsung sebagai faktor utama dalam engagement & retensi. Tetapi peran ganda (atasan + coach) menuntut latihan boundary yang jelas. Modul khusus mengajarkan kapan kamu bertindak otoritas dan kapan bertindak coach, agar anggota tim tidak bingung peran mana yang sedang berjalan.
Pelatihan Coaching for Managers (Selaras ICF)
Pelatihan coaching for managers selaras ICF adalah program leadership yang membekali manajer lini dan menengah menjalankan percakapan coaching dengan anggota tim, dipandu 8 ICF Core Competencies (Demonstrates Ethical Practice, Embodies a Coaching Mindset, Establishes & Maintains Agreements, Cultivates Trust & Safety, Maintains Presence, Listens Actively, Evokes Awareness, Facilitates Client Growth) dan ICF Code of Ethics, dengan model praktik GROW (Whitmore 1992), CLEAR (Hawkins), STAR, serta boundary tegas antara coaching, mentoring, training, dan manajemen kinerja, agar manajer membangun kapabilitas tim, bukan menambahkan kemacetan keputusan.
Hasil Terukur
Hasil yang Diharapkan
Indikator dipetakan ke Kirkpatrick L1-L4; target kualitatif yang ditetapkan saat TNA.
- Penguasaan ICF Core Competencies (Kirkpatrick L2)
- Peserta lulus asesmen 8 kompetensi inti & Code of Ethics dengan rubrik ICF
- Kemampuan menjalankan sesi coaching (L3, Behavior)
- Peserta menjalankan minimal 8 sesi coaching nyata dengan anggota tim dalam 60 hari pasca-pelatihan
- Kualitas percakapan coaching (L2-L3)
- Rasio listening:speaking manajer-ke-anggota tim membaik nyata dibanding baseline
- Pertumbuhan anggota tim (L4, Results)
- Anggota tim coached menunjukkan progres pada target pengembangan yang disepakati di IDP
- Engagement & retensi (L4)
- Engagement score tim coached meningkat pada survey berikutnya (qualitative target, baseline TNA)
- Coaching ROI (Phillips L5, opsional)
- Perhitungan net benefit dari retensi & produktivitas tim coached, terisolasi, bila keuangan meminta
Format Program
Pilihan Format Program
Dipilih sesuai populasi manajer, kedalaman praktik, dan ambisi pelembagaan, final ditetapkan setelah TNA.
Coaching Conversation Workshop (2 hari)
Workshop terfokus: ICF mindset, GROW model, praktik percakapan coaching dasar dengan role-play intensif dan peer feedback.
Manager-as-Coach Intensive (4-5 hari)
Pendalaman 8 ICF Core Competencies, GROW + CLEAR, integrasi dengan IDP & performance review, plus boundary coaching vs mentoring vs konseling.
Coaching Bootcamp Modular (8-10 sesi)
Sesi mingguan/dwi-mingguan dengan jeda praktik di antaranya: peserta menjalankan sesi coaching nyata dan membawa rekaman / refleksi untuk peer review.
Coaching Culture Program (4-6 bulan)
Program berkelanjutan dengan supervision coaching, peer coaching circle, dan sertifikat internal, sampai budaya coaching hidup lintas tim dengan ritme yang berkelanjutan.
Konsultasi Gratis
Bangun manajer yang menumbuhkan, bukan yang menghambat
Mulai dari training needs analysis gratis: kami petakan populasi manajer, baseline percakapan, dan ambisi budaya coaching, lalu susun proposal & estimasi anggaran berbasis kebutuhan nyata.
Kurikulum
Kerangka Kurikulum
Disusun dengan ADDIE; modul final dikurasi sesuai hasil TNA. Cakupan di bawah adalah penuh, bisa diaktifkan sebagian sesuai populasi peserta.
Perbandingan
Memilih Format Program Coaching
Matriks keputusan ringkas, final ditetapkan setelah training needs analysis.
| Aspek | Coaching Workshop (2 hari) | Manager-as-Coach Intensive (4-5 hari) | Coaching Bootcamp Modular (8-10 sesi) | Coaching Culture Program (4-6 bln) |
|---|---|---|---|---|
| Tujuan utama | Disiplin GROW dasar | Penguasaan 8 ICF Competencies | Praktik paralel operasional | Pelembagaan budaya coaching |
| Peserta ideal | Manajer aktif | Manajer senior & champion | Manajer padat operasional | Lintas peran organisasi |
| Kedalaman supervision | Peer feedback dasar | Supervision singkat | Supervision bertahap | Full supervision + sertifikat |
| Level evaluasi training | Kirkpatrick L1-L2 | Kirkpatrick L1-L3 | Kirkpatrick L1-L3 | Kirkpatrick L1-L4 (+Phillips L5) |
| Paling cocok untuk | Quick win disiplin baru | Bangun champion coach | Manajer padat operasional | Org dengan target budaya |
Untuk Siapa
Untuk Siapa Program Ini?
Manajer aktif yang ingin tim mereka tumbuh, bukan tergantung. TNA memetakan baseline & target.
Manajer lini pertama (first-line manager)
Memimpin tim individual contributor langsung dan butuh coaching skill agar tidak menjadi bottleneck keputusan.
Tantangan umum
- Anggota tim datang dengan masalah, selalu menunggu jawaban manajer
- Tidak punya bahasa untuk menumbuhkan, hanya untuk menugaskan
- Performance conversation menjadi konfrontasi karena tanpa rangka coaching
Manajer menengah & people leader
Memimpin manajer lain dan butuh coaching skill untuk mengembangkan kapabilitas bawahan langsung & tidak langsung.
Tantangan umum
- Sulit memisahkan peran direktif vs developmental
- Tim kehilangan motivasi karena pertumbuhan stagnan
- Pengembangan talenta tergantung program HR pusat saja
HR Business Partner & L&D
Mendukung pelembagaan budaya coaching dan butuh literasi coaching untuk advice yang kredibel ke pemimpin.
Tantangan umum
- Program coaching one-off tidak berlanjut menjadi budaya
- Tidak ada cara mengukur kualitas coaching manajer
- Coaching seringkali dijalankan dengan mindset training, bukan coaching
Internal coach champion & people leader senior
Calon coach internal yang akan menjadi pilar pelembagaan budaya coaching.
Tantangan umum
- Belum punya jam praktik terdokumentasi untuk kredibilitas internal
- Belum mengenal supervision coaching
- Belum punya boundary yang jelas saat coaching karyawan dari unit lain
Konteks Industri
Penerapan per Industri
Setiap industri punya hirarki, ritme, dan tantangan budaya berbeda, coaching for managers didesain mengikutinya.
Coaching manajer cabang & relationship manager: percakapan pengembangan untuk frontliner di tengah target produktivitas ketat, dengan boundary jelas antara coaching dan target sales, selaras Permenpan / POJK terkait SDM bank.
Coaching engineering manager & tech lead: percakapan pengembangan teknis & karir di tengah kompleksitas product dan kerja remote/hybrid, dengan boundary tegas terhadap technical mentoring.
Lihat di konteks Teknologi & Startup →Coaching pejabat & manajer BUMN: integrasi coaching dengan AKHLAK behaviour development, knowledge management, dan succession planning di tengah hirarki direksi-divisi-bagian, selaras Permen BUMN.
Lihat di konteks BUMN →Coaching kepala unit & supervisor rumah sakit / farmasi: pengembangan tim klinis (kepala perawat, koordinator) dan non-klinis di tengah jadwal shift dan kepatuhan SNARS / KARS, dengan boundary tegas terhadap pendampingan klinis.
Lihat di konteks Kesehatan & Farmasi →Coaching store manager & area manager ritel: pengembangan tim store dengan turnover tinggi dan target sales musiman, coaching ringkas terstruktur yang muat di ritme harian/mingguan toko.
Lihat di konteks Ritel & FMCG →Coaching supervisor pabrik & kepala bagian produksi: pengembangan tim shift dengan tekanan target produksi dan disiplin K3LL, sesi coaching ringkas di awal/akhir shift, terintegrasi briefing harian.
Lihat di konteks Manufaktur →Metode Pengiriman
Cara Pelaksanaan
Praktik intensif: role-play, recording self-review, peer feedback dengan rubrik ICF, fishbowl coaching. Bukan ceramah teori.
In-house tatap muka
Fasilitator datang ke kantor; praktik role-play intensif, fishbowl coaching, dan peer feedback dengan rubrik ICF. Cocok untuk intensif 3-5 hari.
Live online
Kelas interaktif via Zoom/Teams dengan breakout role-play, recording praktik (dengan persetujuan) untuk self-review, dan supervision virtual.
Hybrid
Tatap muka untuk angkatan champion & supervision; online untuk peer coaching circle dan office hours berkelanjutan.
Alur Pelaksanaan
Alur Kerja Sama (Engagement Path)
Dari kebutuhan ke budaya coaching yang hidup, durasi kualitatif, disesuaikan skala.
Training Needs Analysis (TNA)
Pemetaan populasi manajer, baseline percakapan (rasio listening:speaking, frekuensi 1:1), engagement & turnover, budaya organisasi. Output: profil kebutuhan + baseline.
Tahap awalDesain Program (ADDIE)
Penyusunan tujuan pembelajaran selaras ICF, silabus, rubrik praktik, template IDP, dan integrasi dengan sistem performance management.
Sebelum deliveryDelivery, Praktik Intensif
Role-play, fishbowl coaching, recording self-review (dengan persetujuan), peer feedback dengan rubrik ICF. Peserta menjalankan praktik coaching nyata di antara sesi.
Inti programSupervision & Peer Circle
Sesi supervision oleh fasilitator senior, peer coaching circle berkelanjutan, dan kalibrasi etika lintas peserta.
Pasca-intensifInternal Coach Pool & Champion Network
Pembentukan internal coach pool untuk angkatan champion, sertifikat internal coach, dan rencana supervision berkelanjutan.
BerkelanjutanEvaluasi Kirkpatrick & Roadmap Budaya
Pengukuran Level 1-4 (reaksi, pembelajaran, perilaku/adopsi, hasil pada engagement & retensi). Phillips ROI L5 bila keuangan meminta. Roadmap budaya coaching 12-18 bulan.
Pasca programStudi Kasus
Pola Hasil Tipikal
Ilustrasi pola dampak dari struktur program serupa; tanpa nama klien atau angka yang dijanjikan.
Manajer cabang & relationship manager bank dengan target produktivitas tinggi
Intervensi
Intensif 4 hari + supervision 3 bulan + integrasi dengan IDP frontliner
Hasil
Frekuensi 1:1 mingguan tercapai di mayoritas cabang; engagement frontliner meningkat di survey berikutnya
Engineering manager baru promosi di organisasi teknologi
Intervensi
Program berkelanjutan 6 bulan + peer coaching circle + supervision EM senior
Hasil
Retensi engineer mid-level di tim manajer coached lebih baik vs tim kontrol; konsistensi IDP aktif tercapai
Pejabat & manajer mid-level BUMN dengan pipeline succession aktif
Intervensi
Bootcamp modular + internal coach pool + integrasi AKHLAK + supervision lintas anak perusahaan
Hasil
IDP pejabat mid-level hidup; rasio kandidat pipeline succession dengan progress tercatat tumbuh nyata
Informasi Pengadaan
Informasi untuk Procurement & Vendor Management
Kelengkapan untuk tim pengadaan, keuangan, hukum, dan HR/L&D.
PT berbadan hukum di bawah ekosistem Selestia (Eduprima group); NPWP & dokumen legal lengkap; siap PKS/kontrak dan vendor onboarding.
Proposal terstruktur: tujuan pembelajaran selaras 8 ICF Core Competencies, silabus, profil fasilitator senior (idealnya bersertifikat ICF), jadwal, rincian biaya berbasis TNA.
Berbasis TNA, flat per program, per sesi, per peserta, tiered, atau custom. Estimasi diberikan setelah TNA.
Termin fleksibel (DP + pelunasan / termin per batch); faktur pajak (PPN) dan dukungan dokumen PO tersedia.
Terbiasa pengadaan BUMN/instansi: dokumen vendor, e-procurement, HPS/penawaran, klausul kepatuhan.
Laporan evaluasi Kirkpatrick Level 1-3 (kehadiran, asesmen, hasil latihan); engagement & retention sebagai L4 indikator; Phillips ROI L5 atas permintaan keuangan.
Pelatihan ini selaras ICF Core Competencies & Code of Ethics, bukan sertifikasi ACC/PCC ICF (dikeluarkan ICF dengan jam coaching terdokumentasi). Sertifikat internal coach champion dikeluarkan Neksus.
Template IDP, rubrik coaching internal, dan playbook coaching yang dibangun untuk perusahaan menjadi milik perusahaan; hak pakai materi pelatihan disepakati di kontrak.
FAQ
Pertanyaan Umum
Langkah Berikutnya
Bangun manajer yang menumbuhkan, bukan yang menghambat
Mulai dari training needs analysis gratis: kami petakan populasi manajer, baseline percakapan, dan ambisi budaya coaching, lalu susun proposal & estimasi anggaran berbasis kebutuhan nyata.
- Training needs analysis tanpa biaya, langkah pertama yang natural
- Proposal, silabus, dan rubrik ICF dalam beberapa hari kerja
- Dokumen siap procurement (company profile, NPWP, NDA, faktur PPN)
- Pengukuran dampak Kirkpatrick (Phillips ROI atas permintaan)
Jelajahi Lebih Lanjut
Topik Terkait
Pelatihan Pelatihan Coaching for Managers (Selaras ICF) untuk tim Perbankan & Jasa Keuangan Anda
Mulai dari training needs analysis gratis: kami petakan populasi manajer, baseline percakapan, dan ambisi budaya coaching, lalu susun proposal & estimasi anggaran berbasis kebutuhan nyata.
- Training needs analysis tanpa biaya, langkah pertama yang natural
- Proposal, silabus, dan rubrik ICF dalam beberapa hari kerja
- Dokumen siap procurement (company profile, NPWP, NDA, faktur PPN)
- Pengukuran dampak Kirkpatrick (Phillips ROI atas permintaan)