Langsung ke konten
Bahasa & Komunikasi

Jasa Pelatihan Bahasa Inggris Bisnis

Bahasa Inggris yang langsung dipakai di email, rapat, presentasi, dan pembicaraan dengan mitra luar negeri. Level tiap peserta dipetakan ke CEFR sejak placement test, lalu kemajuannya diukur ulang di akhir program dengan asesmen yang diakui, sehingga terlihat siapa yang naik dan sejauh apa.

  • 4,9/5 · 287 ulasan
  • 300+ klien nasional
  • 2.000+ trainer
  • 1 sampai ratusan peserta
  • Standar · Premium · Privat 1-on-1
format
In-house / online / hybrid
durasi
6 bulan berjalan, dimulai dari placement test
peserta
8-12 per kelas, dikelompokkan per level CEFR
bahasa
Pengantar Indonesia / English

2.000+ trainer dan expert

Jaringan pengajar grup kami, dipilih per kebutuhan tim Anda.

Lihat dokumentasi kelas

Trainer Anda terlihat dulu

Profil, rekam jejak, dan bidang trainer dikirim bersama proposal, sebelum Anda memutuskan.

4,9 dari 5

287 ulasan peserta.

300+ klien nasional dan 180.000+ sesi pelatihan privat terselesaikan. Sebagian di antaranya: MPR RI, Akademi Militer Magelang, DPRD Provinsi Jawa Timur.

Satu orang sampai ratusan

Coaching privat untuk satu peserta, kelas satu tim, sampai beberapa angkatan sekaligus.

Tiga tingkat anggaran

  • Standar: kelas inti, materi disesuaikan pekerjaan peserta
  • Premium: trainer senior, rancangan materi lebih dalam
  • Privat 1-on-1: satu peserta, satu trainer, jadwal mengikuti peserta
Sebutkan anggaran Anda

Jawaban Singkat

Pelatihan Bahasa Inggris bisnis profesional adalah program in-house berkelanjutan yang melatih komunikasi kerja nyata, email, rapat, presentasi, negosiasi, dengan pendekatan English for Specific Purposes. Kurikulum dipetakan ke level CEFR (Companion Volume 2020), diajarkan secara task-based, diawali placement test, dan kemajuannya diukur dengan asesmen TOEIC/Linguaskill/Versant serta model Kirkpatrick.

Kurikulum dipetakan ke kerangka yang diakui (CEFR)

Setiap target kemampuan dipetakan ke level CEFR (Common European Framework of Reference, Companion Volume 2020 Council of Europe, termasuk skala mediasi & pendekatan can-do action-oriented). Pengelompokan kelas dan bukti kemajuan memakai band Basic/Independent/Proficient User (menggantikan pemakaian 'level' internal yang tidak dapat dibandingkan).

Konteks: Indonesia di band low proficiency (rujukan eksternal)

EF English Proficiency Index 2024 menempatkan Indonesia pada band low proficiency (skor 468, peringkat 80 dari 116), dengan speaking terlemah secara nasional. Ini benchmark eksternal (di luar status klaim Neksus), implikasinya: placement test wajib dan porsi latihan produktif diperbesar; berasumsi level tim seragam adalah kesalahan desain.

Kesalahan paling umum: kursus General English seragam tanpa pengukuran

Banyak program berhenti pada Bahasa Inggris umum satu kelas untuk semua, tanpa needs analysis, tanpa pengelompokan level, dan tanpa asesmen sebelum/sesudah. Tanpa pendekatan ESP, kerangka CEFR, dan evaluasi Kirkpatrick, kemajuan tidak terbukti dan anggaran sulit dipertanggungjawabkan. Program ini menyatukan needs analysis, kurikulum per peran, dan pengukuran level.

Klien & Dokumentasi

Sebagian institusi yang sudah kami latih

Foto dari sesi yang sudah berjalan, dengan nama institusinya tertulis apa adanya.

Lihat dokumentasi kelas (123 foto)

Bahasa Inggris Bisnis Profesional

Pelatihan Bahasa Inggris bisnis profesional adalah program berkelanjutan yang meningkatkan kemampuan komunikasi kerja karyawan dalam Bahasa Inggris untuk situasi nyata, email, rapat, presentasi, negosiasi, dan dokumen teknis. Program dirancang dengan pendekatan English for Specific Purposes (ESP/English for Occupational Purposes): diawali needs analysis, dipetakan ke level CEFR (Common European Framework of Reference, Companion Volume 2020 termasuk skala mediasi), diajarkan secara task-based & communicative, lalu kemajuannya diukur dengan asesmen yang diakui (TOEIC, Cambridge Linguaskill, Pearson Versant) dan model evaluasi Kirkpatrick.

1Pendekatan English for Specific Purposes (ESP), kurikulum dibangun dari needs analysis & target-situation analysis peran (menggantikan silabus General English generik)
2Dipetakan eksplisit ke level CEFR A1-C2 (Companion Volume 2020): tiga band Basic/Independent/Proficient User, plus skala mediasi untuk konteks lintas budaya
3Metode Task-Based Language Teaching (TBLT) & Communicative Language Teaching, tugas komunikatif nyata (email, meeting, negosiasi) yang melampaui latihan grammar terisolasi
4Diawali placement test berbasis CEFR (opsi TOEIC L&R/S&W, Cambridge Linguaskill, atau Pearson Versant) untuk pengelompokan kelas yang adil
5Kurikulum dikustomisasi per departemen lewat training needs analysis: sales/BD, teknik, finance, operasi, manajemen
6Pola 70-20-10 dengan microlearning & latihan berjarak agar kemampuan bertahan; kemajuan diukur sebagai kenaikan level CEFR per siklus dan dipetakan ke Kirkpatrick
7Rujukan yang kami pakai: pendekatan English for Specific Purposes, peta level CEFR (Companion Volume 2020), serta asesmen TOEIC, Cambridge Linguaskill, dan Pearson Versant untuk mengukur kemajuan.

Hasil Terukur

Hasil yang Diharapkan

Indikator keberhasilan yang dipetakan ke level evaluasi Kirkpatrick/Phillips dan kenaikan band CEFR, target kualitatif, ditetapkan bersama saat TNA terhadap baseline tim.

Level bahasa peserta naik
Kenaikan level CEFR terukur per siklus dari hasil placement test (mis. A2 menuju B1, B1 menuju B2), diverifikasi asesmen ulang yang sama. Kenaikan bandnya dibaca pada peta level CEFR (Kirkpatrick L2).
Tugas kerja selesai dalam bahasa Inggris
Email, ringkasan, dan partisipasi rapat Bahasa Inggris lebih tepat, jelas, dan profesional pada pekerjaan nyata pasca-pelatihan. Tampak saat peserta menulis surel dan memimpin rapat berbahasa Inggris (Kirkpatrick L3).
Berani presentasi dan meladeni tanya jawab
Peserta mampu menyusun dan membawakan presentasi bisnis serta menangani tanya jawab di forum internasional dengan percaya diri. Terlihat pada sesi presentasi berbahasa Inggris yang direkam (Kirkpatrick L3).
Cara berkomunikasi jadi seragam satu perusahaan
Standar komunikasi Inggris lebih seragam lintas tim, diturunkan ke template & rubrik internal yang dapat dipakai berkelanjutan. Tercermin dari keseragaman surat keluar antar unit (Kirkpatrick L4).
Mampu menjembatani rapat lintas budaya
Kemampuan menjembatani makna antar pihak (skala mediasi CEFR) dalam negosiasi dan koordinasi dengan mitra asing. Terbukti ketika peserta menjembatani pembicaraan dengan mitra asing (Kirkpatrick L3).
Nilai rupiah dari kemampuan baru (opsional)
Perhitungan net benefit dengan isolasi efek pelatihan bila keuangan meminta angka (mis. percepatan siklus deal/kontrak berbahasa Inggris). Angka rupiahnya dihitung memakai Phillips L5 bila diminta keuangan.

Format Program

Pilihan Format Program

Dipilih sesuai sebaran level, urgensi kebutuhan, dan jadwal operasional, final ditetapkan setelah training needs analysis. Panjang yang paling sering diambil perusahaan adalah enam bulan. Kelas yang mengejar lompatan level lebih jauh dapat diperpanjang sampai dua belas bulan, sedangkan kebutuhan sempit seperti menyiapkan satu presentasi besar dipadatkan menjadi intensif tematik.

1

Placement Test & Diagnostik Kebutuhan

Asesmen level berbasis CEFR (opsi TOEIC L&R/S&W, Cambridge Linguaskill yang fokus situasi bisnis, atau Pearson Versant untuk speaking) + needs analysis per peran. Output: profil level + peta target-situation per departemen.

Cocok untuk: Langkah pertama sebelum program, atau audit kemampuan tim
2

Program Berkelanjutan per Level

Kelas rutin dikelompokkan per band CEFR dengan kurikulum ESP task-based, microlearning antar sesi (pola 70-20-10), dan asesmen ulang per siklus untuk membuktikan kenaikan level.

Cocok untuk: Peningkatan kemampuan jangka menengah dengan target level terukur
3

Intensif Tematik (Skill Spesifik)

Fokus satu skill prioritas, email & korespondensi, meeting & telekonferensi, presentasi bisnis, atau negosiasi & mediasi lintas budaya, untuk kebutuhan mendesak yang spesifik.

Cocok untuk: Tim dengan tenggat konkret (mis. ekspansi pasar, audit principal)

Konsultasi Gratis

Diskusikan kebutuhan pelatihan Bahasa Inggris tim Anda

Kami petakan peran, situasi komunikasi nyata, dan level CEFR tim Anda, lalu susun proposal & estimasi anggaran berbasis kebutuhan nyata.

Kurikulum

Kerangka Kurikulum

Disusun dengan ADDIE dan pendekatan ESP (needs analysis -> target-situation -> task); modul final dikurasi sesuai hasil TNA dan band CEFR. Topik di bawah adalah cakupan penuh yang dapat diaktifkan.

  • Membaca hasil placement test: posisi peserta pada band CEFR (Basic A1-A2, Independent B1-B2, Proficient C1-C2)
  • Target level realistis per peran (mis. B1 fungsional vs B2 untuk peran hadap-klien internasional)
  • Diagnostik kebutuhan komunikasi: situasi kerja nyata yang harus dikuasai (target-situation analysis)
  • Strategi belajar mandiri & kebiasaan latihan berjarak (spaced practice) agar kemampuan bertahan
  • Penetapan baseline pengukuran bersama tim L&D

  • Email bisnis: struktur, register (formal/netral), tone, dan etika korespondensi internasional
  • Laporan, ringkasan eksekutif, dan notulen yang ringkas dan jelas
  • Penulisan yang akurat: kalimat efektif, kohesi, dan akurasi tata bahasa dalam konteks tugas (menggantikan model latihan grammar terisolasi)
  • Korespondensi pengadaan/komersial: penawaran, klarifikasi, tindak lanjut
  • Rubrik kualitas tulisan internal untuk standardisasi pasca-program

  • Memimpin & berpartisipasi rapat: membuka, mengarahkan agenda, menyimpulkan
  • Klarifikasi, interupsi sopan, menyatakan setuju/tidak setuju secara diplomatis
  • Bahasa untuk panggilan daring (Zoom/Teams): mengatasi kendala audio, giliran bicara, follow-up tertulis
  • Mendengarkan aktif & parafrase untuk memastikan pemahaman lintas aksen
  • Active listening terhadap variasi aksen English sebagai lingua franca

  • Struktur presentasi: signposting, transisi, dan penekanan pesan kunci
  • Bahasa untuk data, angka, tren, dan visual
  • Menangani Q&A: menjawab, menunda, mengklarifikasi pertanyaan sulit
  • Penyampaian: pacing, penekanan, dan kepercayaan diri di forum internasional
  • Latihan rekam-tinjau (record-review) sebagai umpan balik terukur

  • Bahasa negosiasi: proposal, konsesi, kondisi, dan penutupan
  • Skala mediasi CEFR (Companion Volume 2020): menjembatani makna antar pihak & menyampaikan ulang informasi
  • Diplomasi, hedging, dan pengelolaan nada dalam situasi sensitif
  • Kesadaran lintas budaya: gaya komunikasi langsung vs tidak langsung, ekspektasi waktu & hierarki
  • Studi kasus negosiasi dari konteks bisnis perusahaan Anda

  • Modul ESP per fungsi: sales/BD, teknik/operasi, finance, procurement, layanan
  • Terminologi & wacana sektor (mis. perbankan, energi, logistik, manufaktur)
  • Pola 70-20-10: kelas formal, latihan terbimbing, penerapan di pekerjaan nyata + microlearning
  • Asesmen ulang per siklus & evaluasi Kirkpatrick L1-L4 untuk membuktikan dampak
  • Roadmap kemandirian: bank materi, rubrik, dan champion bahasa internal

Perbandingan

Memetakan Level CEFR ke Asesmen & Kebutuhan Peran

Pemetaan indikatif antara band CEFR, instrumen asesmen, dan tipikal kebutuhan peran. Ambang TOEIC mengikuti panduan resmi ETS (per bagian Listening/Reading, skala 5-495); rekomendasi final ditetapkan setelah training needs analysis.

AspekBasic User (A1-A2)Independent, B1Independent, B2Proficient User (C1-C2)
Deskripsi can-do (CEFR)Frasa & kalimat dasar; transaksi sederhana yang dapat diprediksiMenangani sebagian besar situasi kerja rutin; teks terhubung sederhanaInteraksi lancar & spontan; argumen jelas; topik kerja kompleksEkspresi fleksibel & presisi; nuansa makna; teks kompleks
TOEIC L&R (ambang per bagian, ETS)Di bawah B1 (L/R < 275)L 275 / R 275L 400 / R 385L 490 / R 455 (C1)
Padanan IELTS / Versant (indikatif)IELTS < 4.0IELTS 4.0-5.0IELTS 5.5-6.5IELTS 7.0+
Tipikal kebutuhan peranKomunikasi dasar internal; perlu penguatan fondasiEmail rutin & partisipasi rapat terbatasPeran hadap-klien internasional, presentasi, negosiasiNegosiasi tingkat tinggi, peran kepemimpinan global
Fokus kurikulum tipikalFondasi + kebiasaan latihan berjarakEmail profesional, meeting, akurasi dalam tugasPresentasi, negosiasi, mediasi lintas budayaPenyempurnaan register, nuansa, mediasi kompleks

Untuk Siapa

Untuk Siapa Program Ini?

Distruktur per peran lewat needs analysis ESP, karena tugas komunikasi dan target level berbeda per fungsi.

Tim hadap-klien (sales, business development, ekspor)

Berkomunikasi langsung dengan mitra, prospek, dan klien internasional via email, call, dan negosiasi.

Tantangan umum

  • Email terasa kurang profesional atau ambigu sehingga memperlambat respons
  • Ragu dan kehilangan inisiatif saat negosiasi atau call berbahasa Inggris
  • Sulit membangun rapport lintas budaya yang mempengaruhi kepercayaan klien

Tim teknis, operasi & proyek

Membaca/menulis dokumen teknis, berkoordinasi dengan principal, vendor, dan tim global.

Tantangan umum

  • Sulit menjelaskan hal teknis secara ringkas dan tepat dalam Bahasa Inggris
  • Pasif di rapat internasional sehingga kontribusi teknis tidak tersampaikan
  • Dokumentasi teknis berbahasa Inggris rawan salah tafsir

Finance, procurement & legal/contract

Menangani korespondensi komersial, kontrak, dan komunikasi dengan auditor/mitra asing.

Tantangan umum

  • Korespondensi pengadaan & klausul mudah disalahartikan jika register salah
  • Komunikasi audit/principal asing menuntut presisi dan nada diplomatis
  • Belum ada standar register komunikasi komersial yang seragam

Manajemen, HR & L&D

Mengangkat standar komunikasi global organisasi dan membuktikan dampak pelatihan.

Tantangan umum

  • Level kemampuan tim tidak terpetakan secara objektif (tanpa kerangka CEFR)
  • Hasil pelatihan bahasa sulit dibuktikan ke manajemen/keuangan
  • Konten generik tidak relevan dengan situasi kerja nyata perusahaan

Konteks Industri

Penerapan per Industri

Satu use case spesifik per industri, menyebut situasi komunikasi & target level nyata di vertikal tersebut.

Perbankan & Jasa Keuangan

Komunikasi dengan bank koresponden, investor, dan auditor asing: email trade finance, conference call treasury, dan presentasi kinerja, target band Independent (B1-B2) untuk peran hadap-internasional, dengan register komersial yang presisi.

Lihat di konteks Perbankan & Jasa Keuangan →
Teknologi & Startup

Kolaborasi tim global terdistribusi: dokumentasi & PRD berbahasa Inggris, daily/sprint call lintas zona waktu, dan komunikasi asinkron yang jelas, fokus active listening lintas aksen dan penulisan teknis ringkas.

Lihat di konteks Teknologi & Startup →
Manufaktur

Komunikasi dengan principal & vendor asing: spesifikasi teknis, laporan kualitas/deviasi, dan audit pabrik, modul ESP teknis dengan terminologi proses, plus latihan menjelaskan masalah produksi secara akurat.

Lihat di konteks Manufaktur →
BUMN

Komunikasi kemitraan internasional, lembaga multilateral, dan forum global: nota kerja sama, ringkasan untuk direksi, dan presentasi di forum resmi, target level dipetakan ke CEFR agar dapat dipertanggungjawabkan dalam pelaporan pengembangan SDM.

Lihat di konteks BUMN →
Energi & Sumber Daya

Komunikasi proyek dengan kontraktor & mitra EPC internasional: rapat proyek, korespondensi kontrak, dan negosiasi perubahan lingkup, penekanan bahasa negosiasi, hedging, dan mediasi lintas budaya.

Lihat di konteks Energi & Sumber Daya →
Logistik & Rantai Pasok

Koordinasi dengan mitra, agen, dan klien lintas negara: instruksi pengiriman, penanganan keluhan, dan eskalasi yang jelas di bawah tekanan waktu, fokus email ringkas dan komunikasi telepon yang tegas namun sopan.

Lihat di konteks Logistik & Rantai Pasok →

Metode Pengiriman

Cara Pelaksanaan

Format menyesuaikan sebaran tim dan jadwal operasional; semua format komunikatif & task-based dengan banyak praktik berbicara/menulis sepanjang sesi.

In-house tatap muka

Fasilitator datang ke kantor atau lokasi training perusahaan; kelas per level dengan role-play, simulasi rapat/negosiasi, dan umpan balik langsung.

Live online

Kelas interaktif via Zoom/Teams dengan breakout praktik berpasangan, simulasi telekonferensi nyata, rekaman sesi, dan microlearning antar sesi.

Hybrid

Sesi tatap muka untuk praktik intensif (presentasi, negosiasi) dilanjutkan online untuk follow-up, coaching, dan latihan penerapan di pekerjaan nyata (pola 70-20-10).

Jadwal disusun mengikuti kalender operasional & shift perusahaan agar tidak mengganggu jam kerja
Materi, lembar kerja, dan bank tugas komunikatif disiapkan tim Neksus, disesuaikan konteks perusahaan
Placement test & asesmen ulang dijalankan dengan instrumen yang sama agar perbandingan level adil
Bila diminta, sertifikat keikutsertaan mencantumkan band CEFR yang dicapai tiap karyawan
Laporan evaluasi pasca-pelatihan (kenaikan level + Kirkpatrick) untuk tim L&D & pimpinan

Alur Pelaksanaan

Alur Kerja Sama (Engagement Path)

Dari kebutuhan ke kenaikan level terukur, durasi kualitatif, disesuaikan skala organisasi dan target band CEFR.

1

Training Needs Analysis & Placement Test

Needs analysis ESP (situasi komunikasi nyata per peran) + placement test berbasis CEFR (TOEIC/Linguaskill/Versant). Output: profil level + peta target-situation + baseline pengukuran.

Tahap awal
2

Desain Program (ADDIE + ESP)

Penyusunan tujuan pembelajaran terukur (target band CEFR), silabus task-based per peran, studi kasus dari konteks bisnis Anda, dan rencana asesmen ulang.

Sebelum delivery
3

Pengelompokan Kelas per Band CEFR

Peserta dikelompokkan per band (Basic/Independent/Proficient User), menggantikan pengelompokan per jabatan, agar setiap kelas homogen dan setiap peserta mendapat giliran praktik cukup.

Sebelum kelas dimulai
4

Delivery Berkelanjutan (70-20-10)

Kelas komunikatif task-based + latihan terbimbing + penerapan di pekerjaan nyata, diperkuat microlearning & latihan berjarak antar sesi untuk retensi.

Bergulir per siklus
5

Asesmen Ulang & Evaluasi Kirkpatrick

Asesmen dengan instrumen yang sama untuk mengukur kenaikan band CEFR; evaluasi Kirkpatrick L1-L4. Phillips ROI Level 5 bila keuangan meminta angka termonetisasi.

Akhir tiap siklus
6

Tindak Lanjut & Pelembagaan

Coaching penerapan, review berkala, rencana 30-60-90 hari, bank materi & rubrik, serta champion bahasa internal agar standar komunikasi terjaga.

Berkelanjutan

Studi Kasus

Pola Hasil Tipikal

Gambaran pola dampak berdasarkan struktur program serupa, ilustratif, tanpa nama klien atau angka yang dijanjikan. Benchmark eksternal (mis. EF EPI) dikutip sebagai rujukan industri (di luar status klaim hasil Neksus).

Tim sales ekspor lintas level (Basic-Independent User), populasi terdistribusi

Intervensi

Placement test berbasis CEFR + program berkelanjutan 6 bulan, kurikulum ESP fokus email & negosiasi

Hasil

Kenaikan band CEFR terukur per siklus pada mayoritas peserta; korespondensi klien lebih profesional dan konsisten

Tim engineering yang sering presentasi ke principal asing

Intervensi

Intensif tematik presentasi & Q&A + latihan rekam-tinjau

Hasil

Struktur presentasi lebih jelas dan penanganan tanya jawab lebih percaya diri di forum internasional

Unit pengembangan SDM instansi/BUMN dengan kebutuhan pelaporan kemajuan

Intervensi

Asesmen level + program per band + laporan dipetakan ke CEFR dan Kirkpatrick

Hasil

Kemajuan kemampuan dapat dipertanggungjawabkan dengan kerangka yang diakui, mendukung pelaporan pengembangan SDM

Informasi Pengadaan

Informasi untuk Procurement & Vendor Management

Kelengkapan yang dibutuhkan tim pengadaan, keuangan, hukum, dan pengembangan SDM.

Penawaran

Proposal terstruktur: tujuan pembelajaran terukur (target band CEFR), silabus ESP per peran, metodologi asesmen (TOEIC/Linguaskill/Versant), profil fasilitator, jadwal, dan rincian biaya berbasis hasil TNA.

Model harga

Berbasis TNA, flat per program, per sesi, per peserta, tiered, atau custom. Tidak ada angka standar tanpa analisis kebutuhan; estimasi diberikan setelah TNA dan setelah cakupan asesmen disepakati.

Pembayaran & pajak

Termin fleksibel (DP + pelunasan / termin per batch atau per siklus); faktur pajak (PPN) dan dukungan dokumen PO tersedia.

Proses BUMN/pemerintah

Terbiasa dengan tahapan pengadaan BUMN/instansi: dokumen vendor, e-procurement, HPS/penawaran, dan klausul kepatuhan; pelaporan kemajuan dapat dipetakan ke kerangka CEFR untuk akuntabilitas pengembangan SDM.

Pengukuran

Laporan evaluasi Kirkpatrick Level 1-3 (kehadiran, asesmen level CEFR sebelum/sesudah, performa tugas komunikatif); Phillips ROI Level 5 atas permintaan keuangan.

Kerahasiaan & data peserta

Penandatanganan NDA dan klausul kerahasiaan data/skor peserta; hasil asesmen individu diperlakukan rahasia dan dilaporkan secara agregat ke L&D kecuali disepakati lain.

Kepemilikan materi

Bank tugas, rubrik, dan materi yang dibangun spesifik untuk perusahaan menjadi milik perusahaan; hak pakai materi pelatihan disepakati di kontrak.

FAQ

Pertanyaan Umum

Ya. Program diawali placement test berbasis CEFR (Common European Framework of Reference) agar peserta dikelompokkan ke kelas yang sesuai band-nya: Basic User (A1-A2), Independent User (B1-B2), atau Proficient User (C1-C2). Instrumen disesuaikan kebutuhan, TOEIC Listening & Reading / Speaking & Writing (skor dipetakan ke CEFR sesuai panduan resmi ETS), Cambridge Linguaskill (berbasis AI, fokus situasi bisnis, hasil cepat), atau Pearson Versant untuk fokus speaking. Asesmen yang sama dipakai ulang di akhir siklus agar kenaikan level dibandingkan secara adil.

Program ini berdiri di luar kategori General English. Kami memakai pendekatan English for Specific Purposes (ESP), lebih tepatnya English for Occupational Purposes. Artinya kurikulum dibangun dari needs analysis dan target-situation analysis: kami petakan situasi kerja nyata yang harus dikuasai peran tertentu (mis. email trade finance, conference call proyek, negosiasi kontrak), lalu silabus disusun di sekitar tugas-tugas itu (menggantikan pendekatan daftar kosakata umum). Hasilnya langsung transfer ke pekerjaan.

Fokus komunikasi kerja nyata. Metode yang dipakai adalah Task-Based Language Teaching (TBLT) dan Communicative Language Teaching: peserta menyelesaikan tugas komunikatif autentik, menulis email, memimpin rapat, presentasi, negosiasi, dengan makna sebagai fokus utama. Akurasi tata bahasa diajarkan dalam konteks tugas (focus on form), menggantikan pola latihan grammar terisolasi yang gagal transfer ke pekerjaan.

Kemajuan diukur sebagai kenaikan level CEFR antara placement test dan asesmen ulang dengan instrumen yang sama, ditambah performa pada tugas komunikatif terapan. Hasil dipetakan ke model Kirkpatrick: Level 1 (reaksi), Level 2 (pembelajaran, kenaikan level), Level 3 (perilaku, penerapan di pekerjaan nyata), Level 4 (hasil, konsistensi standar komunikasi). Bila keuangan meminta angka rupiah, dampak dapat dinaikkan ke Phillips ROI Level 5 dengan isolasi efek pelatihan. Baseline ditetapkan saat TNA; kami tidak menjanjikan kenaikan level yang tidak bisa kami buktikan.

Acuan utama adalah CEFR (Common European Framework of Reference for Languages), termasuk Companion Volume 2020 Council of Europe yang menambahkan skala mediasi (kemampuan menjembatani makna antar pihak, relevan untuk negosiasi lintas budaya) dan pendekatan action-oriented berbasis can-do descriptors. Desain instruksional mengikuti ADDIE, metode pengajaran TBLT/CLT, dan penguatan retensi mengikuti pola 70-20-10. Tujuannya menyiapkan kemampuan terukur sesuai kerangka yang diakui internasional.

Sebagai rujukan eksternal (di luar status klaim kami), EF English Proficiency Index 2024 menempatkan Indonesia pada band low proficiency (skor 468, peringkat 80 dari 116 negara), dengan skill speaking sebagai yang terlemah secara nasional. Implikasinya: program tidak bisa berasumsi level seragam, sehingga placement test wajib, kelas dikelompokkan per band CEFR, dan porsi latihan produktif (speaking & writing) diperbesar, karena di situ kesenjangan tipikal paling besar.

Sepenuhnya. Setelah needs analysis, modul, studi kasus, dan tugas komunikatif disesuaikan per fungsi: sales/BD (negosiasi, korespondensi klien), teknik/operasi (dokumentasi & call teknis), finance/procurement (korespondensi komersial & kontrak), manajemen (presentasi & rapat strategis). Terminologi dan wacana sektor (perbankan, energi, logistik, manufaktur) diintegrasikan agar relevan langsung pada konteks setiap fungsi (menggantikan pola template seragam).

8-12 peserta per kelas agar setiap orang mendapat cukup giliran bicara dan umpan balik, krusial untuk metode komunikatif. Pengelompokan memakai band CEFR hasil placement test (menggantikan pengelompokan berbasis jabatan), karena kelas dengan level campur menghambat semua peserta. Untuk organisasi besar, kelas dibagi beberapa kohort per level dengan jadwal bergulir.

Tidak harus. Tersedia format online, hybrid, dan jadwal fleksibel yang disusun mengikuti kalender operasional serta shift perusahaan. Pola 70-20-10 berarti sebagian besar penguatan terjadi lewat microlearning singkat dan penerapan di pekerjaan nyata, sehingga waktu kelas formal dapat diatur efisien tanpa mengorbankan hasil.

Kenaikan satu band CEFR (mis. B1 ke B2) umumnya menuntut ratusan jam paparan & latihan bermakna, sehingga program biasanya berkelanjutan 3-12 bulan tergantung target dan ketersediaan waktu. Latihan berjarak (spaced practice) dan microlearning antar sesi mempercepat retensi. Dukungan lanjutan mencakup coaching penerapan, review berkala, rencana 30-60-90 hari, serta bank materi & rubrik agar standar komunikasi tetap terjaga setelah program selesai.

Sebaran level peserta sesudah placement test menjadi penentu pertama, sebab dari situlah ketahuan berapa kelas yang harus dibuka. Jumlah murid per kelas menyusul, lalu kepadatan pertemuan tiap pekan dan panjang programnya. Pilihan pengajar juga menggeser hitungan, antara penutur asli dan pengajar lokal yang berpengalaman. Kelas yang digelar di kantor Anda, kelas daring, dan kelas yang menuntut pengajar berkeliling antar cabang punya biaya berbeda. Seluruhnya baru bisa dijumlahkan setelah training needs analysis itu selesai, dan hasilnya kami kirim dalam penawaran tertulis.

Level yang campur hampir selalu memecah dua puluhan orang menjadi dua kelas atau lebih, karena murid dikelompokkan menurut hasil placement test dan tiap kelas kami isi 8 hingga 12 orang saja. Kelas-kelas itu berjalan paralel dengan pertemuan rutin tiap pekan selama kira-kira enam bulan. Naik satu tingkat CEFR menuntut jam pakai bahasa yang tidak bisa dipangkas, jadi sasaran levelnya kita tetapkan wajar sejak TNA, mengikuti waktu yang benar-benar dimiliki peserta.

Pengajarnya kami tukar. Cukup beri tahu koordinator program sejak awal, maka pengajar Bahasa Inggris bisnis lain yang sudah tervalidasi kami tunjuk untuk meneruskan sisa pertemuan. Hasil placement test, catatan kemajuan tiap murid, dan rekam kehadiran sudah terekam di sistem operasi kami, sehingga pengajar penggantinya mulai dari bab terakhir yang dibahas dan kelas tidak kehilangan waktu.

Langkah Berikutnya

Diskusikan kebutuhan pelatihan Bahasa Inggris tim Anda

Kami petakan peran, situasi komunikasi nyata, dan level CEFR tim Anda, lalu susun proposal & estimasi anggaran berbasis kebutuhan nyata.

  • Proposal & silabus ESP yang disesuaikan dengan level CEFR tim
  • Dokumen siap procurement (company profile, NPWP, NDA, faktur PPN)
  • Pengukuran dampak: kenaikan level CEFR + Kirkpatrick (Phillips ROI atas permintaan)

Terhubung dengan topik ini

Laman-laman ini memilih topik ini sebagai bagian programnya. Buka untuk melihat bagaimana topik ini dipakai untuk peran, sasaran, atau sektor tertentu.

Diskusikan kebutuhan pelatihan Bahasa Inggris tim Anda

Kami petakan peran, situasi komunikasi nyata, dan level CEFR tim Anda, lalu susun proposal & estimasi anggaran berbasis kebutuhan nyata.

  • Proposal & silabus ESP yang disesuaikan dengan level CEFR tim
  • Dokumen siap procurement (company profile, NPWP, NDA, faktur PPN)
  • Pengukuran dampak: kenaikan level CEFR + Kirkpatrick (Phillips ROI atas permintaan)

Enam isian saja untuk memulai. Tim korporat kami yang membaca dan membalasnya.

Detail tambahan (opsional)

Isi kalau sudah ada gambarannya. Semua isian di bagian ini boleh dilewati, dan tim kami akan menanyakannya saat sesi analisa kebutuhan.