Langsung ke konten
Katalog Pelatihan Korporat

Komunikasi & Pelayanan

3 program. Ketuk satu untuk melihat isi, durasi, dan formatnya.

  • 4,9/5 · 287 ulasan
  • 300+ klien nasional
  • 2.000+ trainer
  • 1 sampai ratusan peserta
  • Standar · Premium · Privat 1-on-1

2.000+ trainer dan expert

Jaringan pengajar grup kami, dipilih per kebutuhan tim Anda.

Lihat dokumentasi kelas

Trainer Anda terlihat dulu

Profil, rekam jejak, dan bidang trainer dikirim bersama proposal, sebelum Anda memutuskan.

4,9 dari 5

287 ulasan peserta.

300+ klien nasional dan 180.000+ sesi pelatihan privat terselesaikan. Sebagian di antaranya: MPR RI, Akademi Militer Magelang, DPRD Provinsi Jawa Timur.

Satu orang sampai ratusan

Coaching privat untuk satu peserta, kelas satu tim, sampai beberapa angkatan sekaligus.

Tiga tingkat anggaran

  • Standar: kelas inti, materi disesuaikan pekerjaan peserta
  • Premium: trainer senior, rancangan materi lebih dalam
  • Privat 1-on-1: satu peserta, satu trainer, jadwal mengikuti peserta
Sebutkan anggaran Anda

Katalog topik

Pilih Topik Pelatihan Anda

Pelatihan yang Disusun dari Kebutuhan Anda

Neksus adalah penyedia pelatihan korporat di Indonesia. Tiap program kami susun dari hasil pemetaan kebutuhan (Training Needs Analysis) di organisasi Anda.

Programnya bisa jalan sebagai in-house training khusus untuk satu organisasi, atau kelas terbuka dengan kurikulum tetap untuk individu dan tim kecil.

Topik aktif
22Topik aktif
Sektor industri
10Sektor industri
Peran spesifik
15Peran spesifik
Tema solusi
12Tema solusi
Kepemimpinan untuk Manajer Lini Pertama
Kesadaran Keamanan Siber Karyawan
Pelatihan AI Generatif untuk Korporat

Cara lain menjelajah

Pilih jalur masuk yang sesuai konteks Anda

Satu topik bisa Anda lihat dari beberapa sisi. Mulai dari industri Anda, dari peran pesertanya, atau dari tema yang jadi fokus tahun ini.

Cara memilih topik

Tiga Pertanyaan Sebelum Memilih

Pilihan topik yang baik selalu berangkat dari kebutuhan. Tiga pertanyaan di bawah bisa Anda pakai untuk menyaring cepat, sebelum kita bicara panjang.

  1. 01

    Petakan kebutuhannya dulu

    Pemetaan kebutuhan melihat tiga hal: organisasinya (strategi, aturan, budaya), pekerjaannya (apa yang harus dikerjakan peran itu), dan orangnya (kemampuan sekarang dibanding tuntutan pekerjaan). Kalau langkah ini dilewat, pelatihan biasanya cuma menyentuh gejalanya. Anggaran habis untuk acara, sementara masalahnya tetap di tempat.

  2. 02

    Pilih berdasarkan peran sasaran

    Topik yang sama terasa beda tergantung siapa pesertanya. Transformasi digital untuk direksi berbentuk workshop strategi setengah hari. Untuk tim produk, itu berarti mengubah cara kerja harian. Tentukan dulu peran mana yang mau Anda garap.

  3. 03

    Ikatkan ke hasil bisnis yang terukur

    Sepakati indikatornya di awal, lalu evaluasi pakai empat level Kirkpatrick: reaksi, pembelajaran, perubahan perilaku, dan hasil bisnis. Topik yang dipilih tanpa indikator biasanya berakhir jadi anggaran terpakai tanpa laporan yang bisa dipertanggungjawabkan.

Konsultasi awalnya gratis. Silakan dipakai untuk mematangkan pilihan sebelum keputusan resmi.

Untuk siapa

Siapa yang Biasa Memakai Katalog Ini

Yang mencari pelatihan korporat datang dari macam-macam organisasi. Prioritas dan urusan administrasinya beda-beda, dan semuanya kami layani.

  • Perusahaan swasta

    Dari korporasi besar sampai perusahaan menengah yang sedang menaikkan kemampuan timnya. Biasanya minta cepat, materi yang benar-benar disesuaikan, dan laporan hasil yang ringkas.

  • BUMN & BUMD

    Kami siap Purchase Order, faktur PPN, dan dokumen vendor. Kami juga sudah terbiasa dengan tahap pengadaan yang panjang dan pelaporan internal yang ketat.

  • Instansi pemerintah

    Kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Termasuk program yang masuk lewat sistem pengadaan elektronik (SPSE), dengan pelaporan administratif sesuai ketentuan.

  • Lembaga & asosiasi profesi

    Asosiasi industri, lembaga riset, dan organisasi profesi yang menyiapkan program untuk anggotanya, atau menyiapkan satu angkatan menuju sertifikasi.

  • Organisasi nonprofit & NGO

    Yayasan, NGO, dan organisasi sosial yang biasanya butuh format hemat anggaran dan nyambung dengan misi serta penerima manfaatnya.

Cara Katalog Ini Disusun

Katalog ini punya satu pintu utama dan tiga pintu samping. Mengenali keempatnya membuat pencarian Anda jauh lebih pendek.

Pintu utamanya topik. Tiap topik punya halaman sendiri yang menjelaskan masalah apa yang digarap, siapa pesertanya, isi modulnya, dan bentuk pelaksanaannya. Kalau Anda sudah tahu kemampuan apa yang mau dinaikkan, misalnya negosiasi atau literasi data, mulailah dari kotak cari atau dari kategori di atas.

Banyak pembeli datang dengan bekal yang berbeda. Ada yang hanya tahu sektornya, ada yang hanya tahu jabatan pesertanya, ada pula yang membawa target tahunan dari direksi tanpa nama topik sama sekali. Untuk mereka, tiga pintu samping di bawah ini lebih cepat mengantar ke program yang tepat. Semua pintu itu akhirnya bertemu di halaman topik yang sama, jadi Anda tidak akan tersesat ke katalog yang lain.

Lewat industri

Cocok bila
Anda ingin melihat dulu bagaimana sebuah topik dibawakan dengan istilah, aturan, dan contoh kasus sektor Anda.
Yang Anda dapat
Halaman topik versi sektor, misalnya kepemimpinan untuk perbankan atau keselamatan kerja untuk manufaktur, dengan konteks yang sudah disesuaikan.

Lewat peran

Cocok bila
Yang Anda pegang adalah daftar nama peserta dan jabatannya, misalnya supervisor hasil promosi atau tim sales yang baru dibentuk.
Yang Anda dapat
Gambaran kemampuan yang biasanya kurang di peran itu dan topik yang paling sering dipakai untuk menutupnya.

Lewat solusi

Cocok bila
Atasan Anda menyebut hasil yang diinginkan, misalnya keluhan pelanggan turun atau proyek selesai tepat waktu, tanpa menyebut topiknya.
Yang Anda dapat
Rangkaian beberapa topik yang disusun bertahap menuju satu hasil bisnis.

Lewat percakapan

Cocok bila
Kebutuhannya masih berupa keresahan, misalnya tim terasa lamban, dan Anda belum bisa menamainya.
Yang Anda dapat
Tim kami membantu merumuskan masalahnya lebih dulu, lalu menunjukkan topik mana di katalog yang paling dekat.

Membaca Halaman Program untuk Mengambil Keputusan

Halaman program memuat banyak bagian. Untuk keputusan pembelian, lima bagian ini yang paling layak dibaca pelan-pelan, dan tiap bagian disertai satu pertanyaan untuk diajukan saat rapat pembahasan.

  1. 1

    Masalah yang dijawab

    Baca paragraf pembukanya dan cocokkan dengan keluhan yang Anda dengar dari atasan peserta. Pertanyaannya sederhana: apakah masalah yang ditulis di sini sama dengan masalah di kantor kami, atau hanya mirip namanya?

  2. 2

    Untuk siapa

    Perhatikan level peserta yang dituju. Materi yang pas untuk staf pelaksana akan terasa dangkal bagi manajer, dan materi untuk direksi akan terasa jauh bagi staf. Tanyakan: berapa persen peserta kami yang masuk ke profil ini?

  3. 3

    Hasil belajar dan modul

    Hasil belajar yang baik bisa diamati di pekerjaan, misalnya mampu menyusun laporan risiko mingguan. Tanyakan: kalau peserta sudah menguasai ini, apa yang akan terlihat berbeda di meja kerja mereka sebulan kemudian?

  4. 4

    Format dan tipe program

    Lihat pilihan format dan bentuk program yang tersedia. Pertanyaannya: apakah bentuk ini cocok dengan jadwal operasional kami, termasuk shift, cabang di kota lain, dan musim sibuk?

  5. 5

    Varian industri

    Bila topik itu punya versi untuk sektor Anda, bukalah dan bandingkan contohnya. Tanyakan: apakah studi kasusnya bisa diganti dengan kasus nyata dari unit kami sendiri?

Mencocokkan Durasi dan Format dengan Masalahnya

Durasi menentukan seberapa jauh perubahan yang masuk akal diharapkan. Memilih durasi berarti memilih jenis perubahan yang Anda kejar.

Sesi setengah hari

Yang realistis berubah
Pemahaman bersama dan bahasa yang sama di satu tim: aturan baru, kebijakan baru, atau cara pakai alat baru.
Cocok untuk
Sosialisasi, pembuka program yang lebih panjang, atau rapat kerja yang ingin diberi isi.
Batasnya
Waktunya terlalu sempit untuk latihan berulang, jadi keterampilan yang butuh praktik jarang menetap hanya dari satu sesi.

Intensif satu sampai dua hari

Yang realistis berubah
Keterampilan yang dilatih langsung di kelas, misalnya presentasi, negosiasi, atau analisis data dasar, karena peserta sempat mencoba, gagal, lalu mencoba lagi.
Cocok untuk
Satu kemampuan yang jelas batasnya dan bisa dipraktikkan di ruang kelas.
Batasnya
Kebiasaan lama mudah kembali bila sepulang kelas tidak ada tugas lanjutan atau atasan yang menagih penerapannya.

Kohort beberapa minggu

Yang realistis berubah
Cara kerja dan kebiasaan memimpin, karena di antara pertemuan peserta mencoba materinya di pekerjaan lalu membawa hasilnya kembali ke kelas.
Cocok untuk
Program kepemimpinan, perubahan proses kerja, dan peran baru yang perlu didampingi.
Batasnya
Butuh komitmen jadwal dari atasan peserta, dan program bisa kehilangan tenaga kalau kehadiran mulai bolong di tengah jalan.

Online, onsite, atau hybrid

Online
Pas untuk tim yang tersebar di banyak kota dan materi yang banyak berupa penjelasan, dengan sesi yang lebih pendek supaya perhatian terjaga.
Onsite
Pas untuk materi yang butuh simulasi, permainan peran, atau kerja kelompok yang intens.
Hybrid
Pas bila sebagian peserta ada di kantor pusat dan sebagian di cabang, asalkan fasilitatornya menjaga peserta daring tetap dilibatkan.

Menyesuaikan Program Katalog dengan Institusi Anda

Program di katalog adalah titik berangkat. Sebagian besar pembeli in-house meminta penyesuaian, dan ada bagian yang memang leluasa diubah.

Ada pula bagian yang sebaiknya dijaga supaya program tetap kokoh. Urutan belajarnya perlu dipertahankan, karena keterampilan lanjutan berdiri di atas dasar yang diajarkan lebih dulu. Porsi latihan juga perlu dijaga, sebab memangkas latihan demi menambah materi biasanya membuat peserta pulang dengan catatan banyak dan kemampuan yang sedikit bergeser.

Untuk topik yang mengarah ke sertifikasi profesi, isi yang dipetakan ke unit kompetensi acuan tidak bisa dikurangi sembarangan. Sertifikatnya diterbitkan lembaga sertifikasi atau LSP yang menjalankan asesmen, jadi materinya harus tetap setia pada standar yang mereka pakai.

  • Studi kasus dan contoh: diganti dengan situasi dari unit Anda sendiri, misalnya data penjualan yang disamarkan atau keluhan pelanggan yang pernah masuk.
  • Bahasa pengantar dan istilah: disesuaikan dengan istilah yang biasa dipakai di kantor Anda, termasuk singkatan internal yang dikenal peserta.
  • Jadwal: dipecah menjadi beberapa pertemuan pendek untuk tim yang bekerja dengan shift, atau dipadatkan untuk tim yang sulit meninggalkan pekerjaan lama-lama.
  • Kedalaman: modul dasar bisa dipersingkat untuk peserta yang sudah berpengalaman, dan modul lanjutan bisa ditambah untuk yang siap.
  • Bentuk tugas akhir: dikaitkan dengan pekerjaan nyata, misalnya rencana perbaikan proses yang dipresentasikan di depan atasan.

Meminta Topik yang Belum Ada di Katalog

Kalau kotak cari tidak menemukan apa yang Anda butuhkan, kebutuhan itu tetap bisa dirancang. Agar rancangannya tepat, lima hal ini yang paling membantu tim kami.

  1. 1

    Ceritakan kejadiannya

    Catat peristiwa di lapangan yang membuat permintaan ini muncul, misalnya laporan yang terus terlambat atau rapat yang selalu molor. Kejadian konkret memberi pegangan yang jelas untuk merancang jalan keluarnya.

  2. 2

    Sebut siapa pesertanya

    Jabatan, jumlah orang, pengalaman kerja, dan apakah mereka satu tim atau campuran dari beberapa unit.

  3. 3

    Gambarkan hasil yang diharapkan

    Apa yang ingin dilihat atasan peserta setelah program selesai. Satu kalimat sederhana sudah cukup sebagai awal.

  4. 4

    Sebut batasannya

    Kisaran waktu pelaksanaan, kota atau format yang memungkinkan, dan anggaran yang sudah Anda pegang. Anggaran Anda yang menjadi patokan rancangan.

  5. 5

    Lampirkan bahan pendukung

    Bila ada, sertakan hasil survei internal, uraian jabatan, atau aturan baru yang harus dipahami. Bahan seperti ini memangkas banyak pertanyaan di percakapan pertama.

Menyiapkan Peserta dan Atasannya Sebelum Hari Pertama

Hasil pelatihan banyak ditentukan oleh apa yang terjadi sebelum peserta masuk kelas. Persiapan kecil ini sering terlupa padahal dampaknya besar.

Atasan yang ikut terlibat sejak awal biasanya menjadi penentu apakah materi dipakai atau dilupakan. Karena itu banyak program in-house menyisipkan sesi singkat khusus untuk para atasan, berisi isi program dan cara mereka menagih penerapannya.

  • Atasan peserta bicara singkat dengan tiap peserta tentang alasan ia diikutkan dan apa yang diharapkan sepulangnya.
  • Peserta diberi tahu jadwal dan format jauh hari, supaya pekerjaannya bisa didelegasikan dan ia hadir dengan kepala yang lapang.
  • Bila ada tugas pra-kelas, misalnya kuesioner singkat atau contoh pekerjaan, waktunya disediakan di jam kerja.
  • Atasan menyiapkan satu kesempatan nyata untuk mempraktikkan materi di minggu pertama sesudah kelas.
  • Untuk kelas daring, perangkat, jaringan, dan ruang yang tenang diperiksa sebelum hari pelaksanaan.
  • Satu orang di sisi Anda ditunjuk sebagai penghubung, supaya pertanyaan peserta dan urusan teknis punya alamat yang jelas.

Pertanyaan Seputar Memilih Program dari Katalog

Peserta kami campuran level, staf dan supervisor. Satu program atau dipisah?

Untuk materi pemahaman bersama, misalnya aturan baru, kelas campuran bisa berjalan baik. Untuk keterampilan yang berkaitan dengan wewenang, seperti memberi umpan balik atau mengambil keputusan, kelas yang dipisah per level biasanya lebih jujur karena peserta lebih leluasa berbicara tanpa atasannya di ruangan.

Apakah dua topik dari katalog bisa digabung menjadi satu program?

Bisa, dan cukup sering diminta. Misalnya komunikasi dan manajemen waktu untuk supervisor baru. Yang perlu disepakati adalah urutannya dan porsi waktunya, supaya kedua topik tetap mendapat ruang latihan.

Bagaimana kalau di tengah program ternyata materinya kurang cocok?

Sampaikan secepatnya ke penghubung program. Penyesuaian di sesi berikutnya bisa dilakukan, dan bila yang kurang cocok adalah trainernya, trainer bisa diganti tanpa biaya.

Apakah halaman topik versi industri berarti programnya sudah jadi untuk sektor kami?

Halaman itu menunjukkan cara topik dibawakan dalam konteks sektor Anda. Untuk in-house, contoh dan kasusnya tetap disusun ulang dari situasi organisasi Anda sendiri.

Kami butuh program untuk beberapa cabang di kota berbeda. Harus memilih topik yang berbeda per cabang?

Biasanya topiknya sama dan contohnya yang disesuaikan per cabang. Format hybrid atau rangkaian sesi bergiliran ke tiap lokasi bisa dibahas sesuai jumlah peserta di masing-masing kota.

Apa yang sebaiknya kami siapkan sebelum menghubungi tim Neksus?

Cukup tiga hal: siapa pesertanya, masalah apa yang memicu kebutuhan ini, dan kisaran anggaran serta waktu yang Anda pegang. Sisanya bisa dilengkapi bersama di konsultasi pertama, yang tidak dikenai biaya.

Bolehkah kami membagikan halaman program ke atasan untuk persetujuan awal?

Boleh. Halaman program memang ditulis supaya bisa dibaca orang yang tidak ikut percakapan awal. Banyak pembeli membagikannya sebagai bahan diskusi sebelum meminta proposal resmi.

Topik yang kami cari ada, tapi namanya berbeda dengan istilah di kantor kami. Bagaimana mencarinya?

Coba kata kunci yang lebih umum di kotak cari, atau lewat pintu peran dan solusi. Bila tetap belum ketemu, tuliskan istilah internal Anda di formulir dan tim kami yang mencocokkannya dengan topik yang ada.

Apakah program bisa dimulai dari kelompok kecil dulu sebelum diperluas?

Bisa. Satu angkatan percontohan sering dipakai untuk menguji kecocokan materi dan cara penyampaian, lalu hasilnya menjadi bahan untuk memperbaiki program sebelum dibuka ke unit lain.

Belum yakin topik mana yang paling tepat?

Mulai saja dari konsultasi awal yang gratis. Kami bantu menemukan topik yang menjawab kebutuhan nyata tim Anda.

Pertanyaan tentang Topik Pelatihan

Yang paling sering ditanyakan tim HR, L&D, dan Procurement sebelum memilih topik di katalog Neksus.

Tidak ada tarif tetap per topik. Angkanya kami susun di proposal setelah kebutuhan dipetakan, dengan empat variabel: jumlah peserta, durasi, format (online, offline, atau hybrid), dan seberapa dalam kustomisasinya (in-house dari nol dibanding modul yang diadaptasi). Dengan begitu angkanya mengikuti kebutuhan nyata tiap tim. Konsultasi awalnya gratis.

Di katalog ini, satu topik (misalnya "Pelatihan AI Generatif") bisa jalan sebagai in-house training: satu organisasi saja, materi dan studi kasus disusun dari hasil pemetaan kebutuhan, dibawakan di kantor Anda atau daring. Bisa juga jalan sebagai public training: kelas terbuka lintas organisasi, kurikulum tetap, jadwal sudah ditentukan, pas untuk individu atau tim kecil. Kolom "format" dan "tipe program" di tiap halaman topik menunjukkan pilihan yang tersedia.

Untuk in-house training, materi, studi kasus, dan asesmennya kami susun ulang dari hasil pemetaan kebutuhan dan kondisi bisnis Anda. Aturan sektor ikut masuk, misalnya POJK dan UU PDP untuk perbankan, SMK3 dan PP 50/2012 untuk energi, serta ISO 27001 untuk teknologi. Tiap topik juga punya varian per industri (pola URL /training/[topik]/[industri]) supaya Anda bisa melihat konteks sektornya sebelum kita bicara. Public training memakai kurikulum modular yang lebih umum.

Neksus menyiapkan dokumen vendor (NIB, NPWP, akta, dan profil perusahaan), menerima Purchase Order dan surat perjanjian kerja sama, serta menerbitkan faktur pajak PPN sesuai ketentuan DJP. Tim kami sudah terbiasa dengan administrasi yang lebih ketat di BUMN, BUMD, dan instansi pemerintah, termasuk mengisi SPSE kalau programnya masuk lewat sistem pengadaan elektronik.

Sertifikat kehadiran atau penyelesaian dari Neksus tersedia atas permintaan untuk setiap program. Untuk topik yang mengarah ke sertifikasi profesi (misalnya BNSP/SKKNI, K3, atau ISO terkait), kami memetakan materi ke unit kompetensi acuan dan menyiapkan peserta untuk asesmen. Asesmennya sendiri dijalankan lembaga sertifikasi eksternal, dan keputusan akhir ada di tangan mereka. Akreditasi yang tidak kami punya, tidak kami klaim.

Pola umumnya begini: obrolan awal di hari ke-0, pemetaan kebutuhan di minggu pertama, proposal dan silabus disusun di minggu 1–2, lalu pelaksanaannya mengikuti jadwal kerja tim Anda. Public training mengikuti kalender kelas yang sudah ada. Untuk program besar lintas lokasi, misalnya roadshow nasional, perencanaan biasanya dimulai 4–6 minggu sebelum sesi pertama.

Bisa ketiga-tiganya. Neksus melayani perusahaan, BUMN, dan instansi di seluruh Indonesia: onsite di kantor klien, di venue pilihan, atau daring untuk tim yang tersebar (lewat Zoom atau Microsoft Teams, dengan rekaman bila disetujui). Untuk kota di luar jaringan utama, biaya perjalanan trainer kami tulis terbuka di proposal.

Setiap program in-house memakai empat level Kirkpatrick: reaksi peserta, pembelajaran, perubahan perilaku di pekerjaan, dan hasil bagi organisasi. Indikatornya disepakati di awal, kondisi awal diukur sebelum program, dan hasilnya kami laporkan apa adanya, termasuk kalau targetnya belum tercapai. Untuk program berkelanjutan, kami memakai prinsip 70-20-10 sebagai rangka untuk memadukan pelatihan, praktik, dan pendampingan setelah kelas.

Topik yang dicari belum ada di katalog?

Diskusikan kebutuhan tim Anda

Mulai dari Kebutuhan Dulu

Pilih topik yang sesuai, lalu kami susun program in-house training dari hasil pemetaan kebutuhan, lengkap dengan indikator hasilnya. Konsultasi awalnya gratis.